Memasuki usia SD adalah saat yang berkesan dan mendebarkan bagi orang tua yang ingin menyekolahkan buah hatinya di SD favorit. Mengapa? Karena sang buah hati harus melalui serangkaian tes ujian masuk sebagai syarat seleksi karena jumlah peminatnya yang sangat banyak. Sebagai contoh di kota saya, untuk MIN Malang 1 jumlah pendaftar kisaran 1000 anak, hanya diterima 250 an anak. Saya yakin demikian juga untuk SD favorit di kota-kota lain.

Tips Sukses Tes Masuk SD Favorit

Tes Masuk SD Favorit

Memang, pendidikan terbaik akan diperoleh di sekolah terbaik. Dengan fasilitas terbaik dan guru pengajar terbaik. Maka tak heran sekolah favorit selalu menjadi tujuan karena sekolah favorit memenuhi semua kreteria terbaik tersebut. Dengan menyekolahkan anak di sekolah terbaik, sudah tentu harapan orang tua bagi sang anak adalah; akan menjadi terbaik dikemudian hari.

Pada kesempatan ini, saya ingin memberikan beberapa tips bagi orang tua yang ingin menyekolahkan anaknya di SD favorit, terutama orang tua yang buah hatinya menjelang ujian seleksi masuk SD favorit. Tips ini berdasarkan pengalaman pribadi dan pengalaman beberapa teman yang berjibaku agar anaknya bisa masuk di SD favorit. Berikut ini tips tersebut:

Jangan sampai mental anak down saat ujian
Sepintar atau secerdas apapun seorang anak, kalau mentalnya sudah down, dia tidak akan bisa mengerjakan serangkaian seleksi dengan baik. Akibatnya nilainya sudah pasti jelek dan tidak bisa masuk seleksi. Hal ini sudah dialami oleh seorang kenalan saya, saat anaknya selesai seleksi, kelihatan ketegangan di raut muka anaknya, sejurus kemudian dia menangis. Permasalahannya karena sang anak down saat ujian, akhirnya gagal deh masuk SD favorit padahal anaknya juara di TK.

Wajar bagi seorang anak, saat memasuki lingkungan baru, dan teman-teman yang semuanya baru, pasti akan timbul perasaan tidak nyaman. Perasaan itu bisa berupa takut, tidak bisa konsentrasi, atau perasaan lain akibat ketidaknyamanan di lingkungan baru tersebut. Lalu, bagaimana orang tua seharusnya bertindak untuk menghindari hal ini?

Pertama, beberapa hari sebelum ujian, bisa sehari sebelumnya, ajaklah sang anak untuk jalan-jalan di lingkungan yang akan dijadikan tempat ujian. Tunjukkan ruangan yang akan dijadikan tempat seleksi, jelaskan apa saja yang nanti akan dihadapi sang anak sehingga dia tahu; akan seperti apa dan apa saja yang akan dilalui sehingga dia tidak kaget saat seleksi dilaksanakan.

Kedua, jika ada teman sekelas di TK, ajaklah bersama-sama dia selama menunggu waktu seleksi. Tujuannya agar dia nyaman karena ada teman-teman lain yang sudah dikenal. Sehingga dia bisa bermain atau ngobrol dengan temannya agar dia rileks dan tidak jenuh. Jika tidak ada teman TK yang ikut tes di tempat tersebut, ajaklah suporter orang rumah. Bisa ayah ibu beserta kakek nenek, sehingga dia tetap rileks walau berada di lingkungan baru dan banyak teman-teman baru karena orang-orang terdekatnya ada disitu. Di beberapa TK yang saya tahu saat seleksi di MIN Malang 1, bahkan beberapa guru TK ada yang ikut mendampingi siswa yang seleksi, mungkin tujuannya juga sama dengan hal ini.

Ketiga, pastikan bahwa seleksi yang akan dilalui, tidak membuat anak tertekan tapi sang anak juga harus punya motivasi. Caranya; tunjukkan keistimewaan-keistimewaan sekolah yang bisa membuat sang anak ingin bersekolah disitu. Misal, gedungnya yang bagus, kantinnya yang lengkap, atau hal-hal lain yang membuat anak termotivasi untuk bersekolah di tempat itu. Motivasilah sang anak agar mengerjakan serangkaian seleksi dengan baik dan benar, tapi tetap tanamkan unsur fun dalam mengerjakannya agar anak tidak tegang.

Cari bocoran informasi tes seleksi
Ini adalah tahap yang penting, jangan disepelekan. Orang tua harus bisa memberikan langkah-langkah yang pasti dan gambaran apa saja yang akan dihadapi oleh sang anak saat ujian seleksi. Caranya? Galilah informasi dari orang tua yang anaknya sudah ditErima di sekolah tersebut. Apa saja tes-tes yang dilalui, dan apa saja kiat-kiat agar bisa diterima. Pasti jawaban dari orang tua siswa yang sudah diterima sangat berharga. Syukur-syukur punya kenalan seorang guru yang mengajar di sekolah itu, pasti informasinya semakin update….

Inilah beberapa tips buat Anda yang tahun ini sang buah hati akan tes seleksi masuk SD favorit. Tugas orang tua adalah memberikan pendidikan terbaik bagi anaknya, sekolah favorit adalah salah satu dari tujuan ini. Tapi saya tekankan, janganlah mengejar sekolah favorit demi gengsi orang tua semata. Tetaplah perhatikan kemampuan anak, karena sekolah favorit biasanya mempunyai standar nilai yang tinggi.

Tips sukses terakhir, dan paling penting dari semuanya, adalah DOA.┬áSemoga tips ini bermanfaat, sukses untuk Anda…..