Beberapa waktu lalu seorang kenalan saya menggerutu karena merasa dibohongi oleh lembaga konsultan bisnis. Dia sudah habis puluhan juta demi menuruti saran lembaga itu tetapi bukannya semakin maju bisnisnya, akan tetapi justru malah kacau balau bisnisnya.

Saat itu saya tanya mengapa dia begitu percaya pada lembaga bisnis tersebut. Jawabnya sungguh mengejutkan saya, ternyata dia percaya karena melihat gelar para personel yang ada di lembaga konsultan itu. Embel-embel pendidikan yang tinggi serta gaya bicara yang meyakinkan adalah alasan utama mengapa dia sangat percaya pada lembaga konsultan bisnis itu.

Setelah saya telusuri, ternyata personel lembaga konsultan itu hanyalah sebagai konsultan saja. Mereka tidak punya pengalaman bisnis sendiri. Artinya mereka belum pernah terjun secara langsung di dunia bisnis, mereka hanya tahu bisnis berdasarkan TEORI DAN PENGAMATAN SAJA. Akibatnya saat ada masalah mereka tidak siap yang mengakibatkan kerugian di pihak klien.

Pengalaman kenalan saya diatas memperjelas akan pentingnya pengalaman dalam dunia bisnis. Kesimpulan atau tindakan yang kita ambil dalam bisnis tidak bisa kita tarik berdasarkan teori atau pengamatan saja. Ada banyak faktor yang menjadi tolok ukur untuk setiap langkah dalam menjalankan bisnis.

Tingginya pendidikan seseorang tidak menjadi jaminan dia akan sukses mengantarkan sebuah bisnis menuju kesuksesan. Seharusnya yang menjadi tolok ukur adalah berapa kali dia bisa bangkit dari kegagalan bisnis, karena pengalaman inilah yang paling mahal harganya…..

Semoga pengalaman kenalan saya membawa pencerahan bagi kita semua. Terutama bagi anda yang saat ini mencari konsultan bisnis untuk kemajuan bisnis anda.