Aug 20

Berkat kepiawaiannya memasak serta bereksperimen dengan berbagai bumbu dan masakah, Harland bisa menghasilkan sebuah makanan yang sangat kezat. Salah satu eksperimen yang sukses yaitu ditemukannya campuran sebelas tanaman bumbu dan rempah-rempah yang terbentuk untuk melapisi ayam gorengnya yang saat ini terkenal sebagai resep rahasia Kentucky Fried Chicken.

Menyadari kelebihan serta keunikan masakannya, Harland beserta istrinya memulai perjalanan berkeliling mengunjungi restoran-restoran untuk menawarkan resep ayam gorengnya. Sudah banyak biaya dan tenaga yang harus dia habiskan untuk menawarkan produknya tersebut tetapi dia tidak berputus asa.

Sudah banyak restoran yang mau membeli hak patennya tetapi Harland belum merasa puas. Harland berserta istrinya terus menawarkan ke beragai penjuru negeri agar hak paten ayam gorengnya semakin terkenal.

Perjuangan itu akhirnya membawa hasil setelah sekitar 8 tahun kemudian sudah sekitar 600 restoran di Amerika Serikat yang menggunakan resep ayam gorengnya. Genap empat tahun kemudian hak paten Kentucky dibeli oleh Pepsi seharga 840 juta dolar Amerika pada tahun 1986. Kini, saya yakin semua orang di seluruh penjuru dunia sudah tidak asing lagi dengan “Kentucky Fried Chicken”.

Pelajaran yang bisa kita petik dari kisah Harland ini adalah tentang pentingnya hak paten dan kegigihan kita untuk mengenalkan pada konsumen produk yang dihasilkan. Selezat apa pun masakan yang dihasilkan pasti tidak akan banyak diketahui orang jika kita tidak membuat strategi pemasaran yang bagus. Hak paten jelas kita butuhkan agar karya kita atau sesuatu yang kita hasilkan tersebut tidak bisa dicuri atau ditiru orang lain. Jelas ini akan sangat menguntungkan dari segi bisnis dan kekuatan hukum.

Google BookmarksYahoo BookmarksShare/Save

Tags: , , ,