Menjadi Broker Properti

Kisah ini saya dengar beberapa tahun lalu di sebuah siaran radio saat saya melakukan perjalanan ke Surabaya. Kebetulan acara di radio itu mengulas tentang bisnis sampingan yang bisa dilakukan oleh para ibu rumah tangga.

Saat itu ada juga sesi tanya jawab atau bertukar fikiran dengan nara sumber. Ada beberapa penelepon yang memanfaatkan sesi itu, tapi hanya satu penelepon yang menarik perhatian saya. Penelepon itu adalah seorang ibu yang telah ditinggal mati oleh suaminya. Bahkan kepergian suaminya meninggalkan banyak hutang karena bisnis yang dijalankan semasa hidupnya. Untuk melunasi hutang sang suami, dia menjual rumah dan harta berharga lainnya. Dia dan anak-anaknya akhirnya mengontrak rumah sangat sederhana tanpa pekerjaan dan uang yang cukup.

(more…)