Artikel ini saya buat karena begitu banyak inti dari pertanyaan pengunjung blog saya, yang jawabannya adalah jawaban ini. Rata-rata pertanyaan mereka; mengapa telah melakukan banyak ibadah sunnah dan beberapa doa sesuai anjuran untuk terkabulnya doa, kok belum terkabul doanya. Sepertinya mereka merasa “terabaikan” oleh Tuhan…..

Ada seorang ibu yang sudah melakukan banyak amalan dan doa tetapi permasalahannya belum juga terselesaikan. Ada juga seorang bapak yang sudah melakukan banyak amalan pembuka rejeki tetapi rejekinya tak kunjung membaik. Padahal mereka sudah melakukan segala ibadah dan doa-doa dengan tekun dan sungguh-sungguh……

Jawaban saya untuk permasalahan ini adalah; SUDAH PANTASKAH ANDA MENERIMA DOA-DOA YANG ANDA PANJATKAN? Pertanyaan saya ini sebenarnya hanya anda yang bisa menjawabnya. Hanya anda yang bisa mengoreksi diri anda sendiri agar doa-doa itu bisa terkabul. Karena Tuhan tidak akan mengabulkan doa jika kita sendiri BELUM PANTAS menerimanya.

Jika doa-doa anda belum terkabul padahal berdoa dengan maksimal, COBALAH DOA-DOA ITU ANDA BALIK SEBAGAI PERTANYAAN buat diri anda. Saya beri contoh beberapa pertanyaan itu seperti ini;

  • Jika anda minta limpahan rejeki, sudah pantaskan anda menerima limpahan rejeki yang anda inginkan itu? Sudah pantaskan sedekah anda, sudah pantaskah kasih sayang anda pada sesama, sudah siapkah mental anda? Karena jika Tuhan memberikan kekayaan berlimpah tapi anda tidak siap justru akan menjerumuskan anda khan…..
  • Jika anda ingin jodoh yang baik, sudah pantaskah diri anda? Tingkah laku anda, ibadah anda, dan aurat anda? Karena jika Tuhan memberi anda jodoh baik tapi anda TIDAK BAIK, anda tidak akan mungkin sejalan dengan jodoh tersebut…..
  • Jika anda ingin dikaruniai anak, sudah pantaskah anda sebagai orang tua? Sudah pantaskah keikhlasan anda, tanggung jawab anda, dan kasih sayang anda? Karena jika Tuhan memberi seorang anak tapi anda belum siap, hal itu jusru akan menyiksa anda dan anak anda…..
  • Jika anda ingin hutang-hutang terlunasi, sudah pantaskah anda menerima bantuan itu dari Tuhan? Halalkah sumber rejeki anda saat ini, ikhlaskah ibadah anda, sudah maksimalkah ketaatan anda pada Tuhan, sedekah anda, dan niat kesungguhan anda melunasi hutang dimulai dari hutang-hutang yang paling kecil? Karena Tuhan tidak akan memberi bantuan jika kita belum berubah menjadi orang yang pantas, menurut kategori Tuhan.

Pertanyaan dari doa diatas adalah beberapa contoh saja yang sering diutarakan oleh pengunjung blog saya. Saya yakin pertanyaan itu akan bermacam-macam dan berlainan antara manusia satu dengan lainnya. Tapi inti dari semua ini adalah TUHAN TIDAK AKAN MENGABULKAN DOA JIKA KITA BELUM PANTAS MENERIMANYA…..

Tuhan memberikan cobaan berupa kesedihan, rasa tidak enak, atau kecewa adalah sebagai ALARM kehidupan agar kita kembali pada jalan yang diinginkan Tuhan. Cobaan adalah wujud kasih sayang Tuhan buat kita. Cobaan adalah cara Tuhan berbicara pada kita. Lewat cobaan Tuhan ingin kita lebih baik dari keadaan sekarang; baik itu mental, keimanan, dan hubungan kita dengan Tuhan.

Jadi, jika doa anda tidak kunjung terkabul seperti harapan; INTROSPEKSI DIRILAH, lebih perbaikilah hubungan anda dengan Tuhan karena inilah yang Tuhan inginkan. Semoga bermanfaat…..