Kabar kecelakaan yang menimpa kenalan saya adalah kejadian yang mengejutkan dan membuat trenyuh hati saya. Bagaimana tidak, seorang sopir yang penghasilannya dari mengandalkan kakinya, harus mengalamai patah kaki karena sebuah kecelakaan. Bagaimana cara mencari nafkah nanti?

Kenalan saya adalah seorang sopir pribadi. Beberapa minggu ini dia menganggur, hingga saya beri dia pekerjaan menjadi salah satu driver di rental mobil saya. Siang tadi adalah pertemuan dan kesepakatan kerja dengan saya, berikut penyampaian berbagai hal yang harus dikuasai sebagai sopir persewaan mobil ditempat saya.

Masih teringat jelas, bagaimana semangatnya kenalan saya itu saat mendapat pekerjaan kembali sebagai sopir sesuai dengan keahliannya. Dan masih teringat jelas pula bagaimana tatapan putus asa yang saya lihat, dengan kakinya yang terluka cukup parah setelah kecelakaan. Saya menyusulnya karena kabar kecelakaan saya terima 10 menit setelah pertemuan kami tersebut.

Suaranya lirih berkata pada saya: “bagaimana saya mencari makan dengan luka kaki seperti ini?” Walaupun tak kuat melihat luka seperti itu, saya kuatkan untuk duduk dekat dengannya dan menghiburnya agar dia bisa bersyukur.

Syukurlah dia bisa merubah kata-kata putus asanya dengan bersyukur. Allah sudah mengatakan, akan menambah nikmat orang yang selalu bersyukur. Baik dalam senang atau dalam musibah. Itulah yang berusaha saya tanamkan pada kenalan saya, agar dia bisa selalu bersyukur walau dalam musibah. Agar nikmat Allah selalu tercurah dan bertambah dalam setiap musibah.

Beberapa hal yang bisa disyukuri adalah; kaki kenalan saya tidak patah semuanya, jadi dalam beberapa bulan dia bisa menjadi sopir lagi. Pengendara motor yang menabrak dia, mau bertanggung jawab, walaupun awalnya melarikan diri dan berhasil dikejar. Masih banyak orang-orang sekitarnya yang mau peduli dan menolong dengan ikhlas, walau dia hidup sendiri.

Hikmah dari cerita diatas adalah; bahwa nikmat Allah itu setiap saat bisa diambil dengan mudah. Apa nikmat terbesar sopir itu? Adalah kaki yang bisa dipakai menghasilkan uang sebagai sopir. Adalah kenikmatan bisa mencari nafkah dengan mudah dan lancar karena kondisi fisiknya yang sehat.

Berkaca dari kisah ini. Yuk kita sama-sama SENANTIASA bersyukur. Bahwa kita hari ini bisa menggunakan tangan kita, kaki kita, dan mata kita untuk bekerja dengan lancar. Yuk kita selalu menjaga RASA SYUKUR karena Allah sudah menganugerahkan kemudahan dengan anggota tubuh kita. Janganlah kita menjadi orang yang tak tahu terimakasih, sehingga Allah murka dan mengambil nikmatnya.

Semoga kisah ini bermanfaat. Sukses untuk Anda…..