Pengobatan Ponari menjadi headline berita semua media massa Indonesia beberapa pekan terakhir ini. Pengobatannya yang konon sangat mujarab membuat ribuan orang datang tiap harinya untuk mencari kesembuhan melalui batu ajaib milik Ponari.

Saya lebih menyoroti kasus Ponari sebagai kekuatan media massa bagi masyarakat. Saat media massa baik televisi, surat kabar, atau media internet memblow-up hebatnya khasiat pengobatan Ponari membuat banyak orang langsung percaya dan penasaran untuk mencobanya. Bahkan tak tanggung-tanggung, orang yang meminta kesembuhan melalui media batu ajaib Ponari mencapai ribuan orang dalam satu hari dan rela menginap beberapa hari untuk sekedar mengantri. Pencari kesembuhan yang datang pada Ponari bukan hanya wilayah Jawa Timur saja, bahkan ada yang berasal dari luar Jawa Timur, dari mana mereka bisa tahu? Media massa jawabannya.
Mengapa masyarakat begitu percaya dan langsung tersugesti pada pengobatan Ponari? Karena sejak awal semua media massa gencar memberitakan bagaimana seorang yang lumpuh langsung sembuh, seorang yang sakit keras langsung bisa sehat, dan berbagai keajaiban lain. Itulah kehebatan media massa, saat media massa mengatakan “A”, masyarakat juga akan ikut mengatakan “A”. Sampai-sampai logika dikesampingkan masyarakat, kalau memang batu Ponari bisa menyembuhkan banyak orang mengapa saat dirinya sakit tidak bisa disembuhkan? Mengapa saat dirinya sendiri sakit dia malah dibawa ke dokter?

Terlepas dari benar atau tidak khasiat yang digembar-gemborkan media massa terhadap pengobatan Ponari, lewat artikel ini saya hanya ingin membuka mata kita semua. Inilah kekuatan media. Untuk meraih kesuksesan dalam bisnis, media massa mempunyai kekuatan yang sangat dahsyat. Bahkan terkadang bisa menggiring masyarakat mempercayai hal yang tidak mungkin sekalipun.

Dalam dunia bisnis, telah banyak tokoh sukses yang berhasil memanfaatkan media massa untuk kepentingan pemasaran. Tung Desem dengan aksi menyebar uang di udara telah membuat media massa memblow-up aksi dia dan akhirnya dia memperoleh keuntungan ganda pada peluncuran bukunya. Selain itu jika anda jeli, biasanya saat akan ada peluncuran film baru atau album baru, pasti akan beredar isu panas yang mengundang perhatian masyarakat di beberapa media berkaitan dengan artis yang terlibat dalam film atau album yang akan keluar. Gunanya apa? Agar media massa gencar memberitakan artis tersebut dan akhirnya promosi film atau album pada masyarakat luas bisa sukses.

Satu pelajaran penting bisa kita petik pada kasus pengobatan Ponari, jika ingin mengambil hati masyarakat agar tujuan bisnis kita tercapai, gunakan kekuatan media massa. Promosikan dengan gencar usaha anda di media massa, buat opini yang bagus tentang usaha anda di media massa. Keuntungannya bagi anda, saat media massa memberitakan sesuatu yang dahsyat tentang bisnis anda, masyarakat akan mengetahui dan akhirnya terpengaruh pada apa yang disampaikan media massa. Semoga bermanfaat bagi perkembangan bisnis anda.

Sukses untuk anda…..