Saat jalan-jalan tadi pagi saya bertemu seorang teman yang sudah beberapa bulan tidak bertemu. Ada perubahan mencolok pada diri teman saya saat bertemu tadi. Perubahan itu ada pada kendaraan yang dia kendarai. Jika dulu dia selalu mengendarai sepeda motor, kini dia mengendarai sebuah mobil yang masih baru. Setelah ngobrol beberapa saat, akhirnya saya tahu bahwa dia bisa membeli mobil baru itu dari bisnis barunya. Sebuah bisnis menjadi seorang broker properti.

Sebenarnya teman saya menjalani bisnis ini tanpa sengaja. Saat tetangga rumahnya ingin membeli rumah dan tetangga satunya mencari rumah, dia menjadi penghubung informasi. Saat itu dia diberi bingkisan kue-kue dan pakaian untuk anaknya, begitu pula saat ada transaksi kedua. Saat itu dia belum berfikir bahwa dia punya potensi yang bagus sebagai seorang broker properti.

Akhirnya selang beberapa waktu ada seorang kenalan dia yang meminta tolong menjualkan rumahnya, orang itu berjanji akan memberikan komisi jika terjual. Tak membutuhkan waktu lama akhirnya rumah itu bisa dijualkan dan teman saya mendapatkan komisi 2,5% dari nilai penjualan rumah. Dari komisi yang lumayan itu akhirnya dia berfikir untuk menjadikannya sebagai sebuah bisnis. Dia lebih giat lagi mencari informasi rumah dijual dan orang-orang yang membutuhkan rumah. Akhirnya sejak saat itu menjadi broker properti menjadi pilihan yang dia seriusi.

Mungkin karena semangatnya yang tinggi ditambah kenalan dia yang sangat luas, banyak sekali rumah yang bisa dia jualkan. Akhirnya tidak sampai setahun dia bisa membeli mobil Avansa baru yang dia kendarai tadi pagi saat bertemu saya. Bisnis properti memang sebuah bisnis yang sangat mudah dan menguntungkan, semua bisa dilakukan tanpa membutuhkan modal. Modalnya hanya kemauan dan fokus dalam melakukan bisnis ini. Semoga bermanfaat.

Sukses untuk anda…..


Google BookmarksYahoo BookmarksShare/Save