Oct 08

Saya baru baca buku karangan Ustad Yusuf Mansyur. Salah satu bab-nya mengisahkan tentang modal kita yang akan dijamin oleh Allah. Dikisahkan dalam buku itu ada seorang pengusaha yang selalu bersedekah sebelum memulai usaha. Memang, umumnya kita bersedekah setelah mendapatkan hasil, tetapi tidak dengan pengusaha itu. Uang yang akan dia pakai untuk memulai usaha dia kurangi untuk dia sedekahkan.

Setiap mendapatkan tambahan modal dari pinjaman bank, biasanya pengusaha itu menyisihkan 2,5% pinjaman itu untuk dia sedekahkan. Tujuannya agar modal yang baru dia dapatkan itu mendapatkan berkah Allah. Dia berkeyakinan modal yang dia dapatkan disertai dengan sedekah dahulu sebelum dipakai, pasti akan dijamin oleh Allah kesuksesannya dikemudian hari. Kenyataannya memang demikian, makanya pengusaha itu selalu sukses menjalankan bisnisnya. Semoga sepenggal kisah ini bisa bermanfaat bagi kita semua.

Sukses untuk anda…..


Google BookmarksYahoo BookmarksShare/Save

Tags:


Artikel ini ditulis secara eksklusif oleh Eko Yulianto. Hanya untuk kepentingan NON KOMERSIAL, Anda bebas memakai sebagian atau seluruh isi artikel ini dengan mencantumkan nama Eko Yulianto sebagai penulis dan URL/link asli artikelnya.
Silahkan gunakan PETA SITUS untuk melihat arsip artikel lebih lengkap. Terimakasih.


35 Responses to “Modal yang dijamin oleh Allah karena Sedekah”

  1. mimi Says:

    bgus dewh,, motivasinya..

    hal ni bisa dpke untuk kita yg juga pgen skses, tentunya dgan jalan yang di ridhoi Allah SWT…..
    thanx..

  2. jamaludin wahid Says:

    Blh tahu apa judul buku karangan Ust Yusuf mansur niih, gue kepingin banget tuk membelinya lho..

  3. eko Says:

    @jamaludin:
    Judul bukunya “Allah Maha Penolong, Maka Engkau Gampang Bayar Hutang”. Kalau kesulitan mendapatkan bukunya bisa saya bantu, kebetulan teman saya bekerja di distributor buku yang kebanyakan mendistribusikan buku2 karangan Ustad Yusuf Mansyur. Salam hangat.

  4. reski Says:

    Kenapa Bill Gates menjadi terkaya no1 didunia, ya karena dia selalu bersedekah

  5. reski Says:

    bayangkan Bill Gates menyumbang untuk keperluan sosial, 225 Triliun kalau dirupiahkan, Allah Memang Kuasa, Dia Tidak Mengingkari Janji Yang telah Dia Tetapkan, Allah Maha Luas dan Maha Mengetahui, sedekah yang Dia Janjikan untuk seluruh Umat, disini Allah menjamin Keistimewaan sedekah tersebut.

    Jawaban saya:
    Betul pak, rata-rata orang sukses dan kaya raya selalu giat sedekah. Bahkan banyak pula yang punya yayasan sosial.

  6. Nila Khresna Says:

    saya salut sama mereka maka saya juga akan mengamalkannya thanks dengan artikelnya

  7. El yandie Elshiyanzury Says:

    insya Allah ana Coba,
    mohon doanya ya ikhwah….
    tgl 10 mei 2009 ana akan melangsungkan pernikahan…
    di Bogor Barat…..

    eL_yandie Elshiyanzury.

    Jawaban saya:
    Wah selamat pak, semoga bisa terbina keluarga yang bahagia dunia dan akherat…..Amin.

  8. yudi susanto Says:

    ya, Sodaqolloh hul adzim, maha benar Allah dengan segala firmanNYA, disini apa yang dijanjikan ALLAH adalah Maha BENAR, dan orang-orang yang yakin sudah banyak yang merasakan JANJI ALLAH, selain insysAllah bisa menjadi temen kita di alam kubur, berupa amal baik, yang selalu menyertai kita nanti.

    wass. yudi

  9. yudi susanto Says:

    selamat ya Pak, mudah-mudah bisa menjadi inspirasi bagi kita semua yang membaca kisah KEAJABAN SEDEKAN ini.

  10. wahyu Says:

    saya selalu mengikuti acara ustaz Yusuf Mansyur di TPI, mudah-mudahan kita sebagai umat Islam senantiasa ikhlas bersedekah

  11. m.andim Says:

    kalo masyarakat sadar akan kewajiban zakat,sedekah,infaq,saya yakin indonesia akan makmur sejahtera.karena kita hidup di bumi kesuburan dan kemakmuran

  12. CHOIRUL ANAM Says:

    SEDEKAH MENOLAK MUSIBAH
    YANG AKAN MENIMPA KITA

    Dari Wonosobo menuju Jakarta bersama istrinya Mas Andre,teman saya itu, berangkat naik bus malam. Sore hari sekitar jam 05.00 WIB. Matahari mulai redup, mega merah menghias langit menyapu awan – awan , semburat dimana – mana membuat pemandangan sore itu semakin indah saja. Suasana terminal yang hiruk pikuk, riuh rendah oleh pedagang asongan serta kenek bus dan para calo penumpang yang berkeliaran mencari penumpang.

    Mas Andre dan istrinya masuk kedalam bus yang dianggap cukup lumayan dijadikan pilihan untuk melakukan perjalanan jauh ini. Tempat duduk sudah hampir penuh, hanya ada beberapa kursi yang masih kosong, mas Andre dan istrinya memutuskan untuk duduk disitu. Sambil menunggu tambahan satu dua orang penumpang lagi, para pedagang asongan dan pengamen jalanan mengambil kesempatan untuk menjajakan dagangannya diatas bus tersebut atau menghibur penumpang dengan nyanyian dan alat musik yang ala kadarnya.

    Ada anak kecil dengan pakaian yang lusuh, menenteng keranjang kecil berisi jeruk manis jualannya. Penampilannya yang kurang simpatik, bahasanya yang kurang persuasif untuk menarik minat pembeli, menjadikan jeruk jualannya tidak laku di bus itu, mungkin juga di bus –bus yang lain dihari itu, atau bahkan mungkin dihari – hari yang lain. Mas Andre merasa kasihan melihat anak itu. kasihan karena nampaknya ia anak yang kurang beruntung, dari tutur bahasanya menunjukkan anak yang kurang terlatih mengkomunikasikan dagangannya. Mungkin juga tidak ada sekolahnya, atau mungkin pernah sekolah kemudian putus sekolahnya.

    Mas Andre membisikkan kalimat ketelinga istrinya yang ada di samping kanannya, :
    “ Beli saja jeruk itu barang Rp. 10.000,- rupiah saja. “ katanya.
    “ Jeruknya kelihatan kurang bagus, agak layu-layu gitu ?………..” sahut istrinya.
    “ Ndak Apa –apa, untuk nolong saja anak itu, kasihan jualan jeruknya ndak ada yang mau beli. Kita harus bantu dia, biar gembira”, saran Mas Andre kepada istrinya.
    Sang istri pun merogoh kantungnya, dipanggilnya si anak kecil penjual jeruk itu. dikeluarkan uang Rp.10.000,- dan dibayarkan untuk membeli jeruk itu.
    “ Terimakasih……………plariiii………sssss” anak itu gembira sekali.
    “ Jeruk-jruuuuk………. siapa lagi beli …………………” anak itu menawarkan.
    Orang laki- laki yang duduk disebelah Mas Andri di kursi yang lain berkata :
    “ Mas lha wong jeruk layu gitu kok dibeli……….mana enak rasanya?”.
    “ Ndak apa – apa pak, untuk menghibur penjualnya saja kok”. Timpal Mas Andre.

    Bus pun mulai merangkak berjalan, keluar terminal dan melaju kencang dijalan raya menuju Jakarta. Mas andre meletakkan tas Eigernya yang berisi Laptop, handuk , pakaian ganti di bagasi diatas tempat dudunya. Cuaca semakin gelap, shalat magrib terpakasa dilakukan sambil duduk diatas bus bersama lajunya perjalanan. Semakin lama semakin malam, rasa ngantukpun tak terhindarkan. Air Condtioner membuat badan semakin lama semakin menggigil. Sang istri pun menggoyang pundak Mas Andri yang sedang puncak – puncaknya ngantuk.
    “ Ambil sarung……….di tas itu, saya kedingingan, untuk selimut”. Kata istrinya. Dengan sangat berat perasaan, mata sudah lelah sekali, Mas andre bangkit dari tempat duduknya mengambil tasnya yang ada di atas bagasi. terkejut luarbiasa, karena ternyata tas Eiger miliknya terbuka.
    Seolah tidak percaya dengan apa yang dilihatnya, dia terus membolak –balik tasnya dan merogohnya berulang ulang. Dengan degup jantung yang kencang , suara lirih bergetar, ia berkata setengah berbisik kepada istrinya :
    “ Astaghfirullah…..Laptop kita hilang ……..”.
    “ ……Astaghfirullah….???……..Laptop kita Hilang??? …” tanya istrinya penuh keterkejutan.
    “ ……..Tas kita dibongkar orang………..” …….Waduh……..gimana?………..”
    “ Lapor saja sama pak sopir……..” kata istrinya.

    Mas Andri pun setuju dengan saran istrinya tersebut. Mas Andre pun bangkit dari kursinya menuju kedepan mendekati sang sopir.
    “ Maaf Pak sopir………..saya mau minta tolong pak……….” .
    “ Ya …..ada apa ? “ sang sopir menimpali.
    “ Maf pak …….saya kehilangan barang di dalam tas saya…..saya minta bantuan bapak untuk berhenti di pos polisi pak…………..” jelas mas Andre.
    “Bisa mas…….tapi ini masih jauh kantor polisinya. Kurang lebih setengah jam lagi…” kata pak sopir.
    “Ya…kalau begitu…..saya minta izin mau melakukan penggeledahan pak.???” Pinta mas Andre.
    “ hmm……..oh…..Silahkan mas….” kata pak sopir agak ragu

    Mas Andre berdiri mengambil posisi di samping pak sopir menghadap kearah semua penumpang.
    ” Assalamu Alikum warahmatullah wabarakatuh…maaf , bapak – bapak serta ibu-ibu seluruh penumpang di bus ini. Saya harus berdiri didepan bapak-bapak dan ibu-ibu berhubung ada masalah yang perlu saya sampaikan. Semoga tidak menjadi gangguan bagi kita semua. Maaf …..kepada semuanya tidak bermaksud menuduh ataupun berprasangka negatif kepada semuanya. Saya kehilangan barang, yaitu laptop di tas saya ( sambil menunjukkan tasnya yang robek di bongkar orang yang mencurinya ) ini, oleh karenanya saya mohon izin kepada semuanya untuk melacak dimana laptop saya berada.” Demikian mas Andre menyapaikan permohonan izin melakukan penggeledahan.

    Setelah semua menyetujuinya, mas Andrepun bekerja menggeledah satu persatu barang – barang milik penumpang. Ternyata tidak ditemukan sama sekali laptop yang dimaksud, tetapi setelah terus dilakukan pencarian ternyata laptop itu kemudian ditemukan di tumpukan barang paling belakang. Nampaknya ada yang sengaja menyembunyikannya disitu. Tetapi siapa orangnya?? Mas Andre yakin pelakunya masih ada di dalam bus, karena bus ini belum pernah berhenti ataupun menurunkan penumpang sepanjang jalan sebelumnya.
    Alhamdulillah……….akhirnya laptopnya ketemu juga, Walaupun cargernya tidak ditemukan. Mas Andre mengatakan kepada pak sopir agar tetap diusahakan berhenti di kantor polisi di depan, karena masih ada yang belum ketemu, yaitu carger. Pak sopir pun menyetujuinya. Bus melaju kencang seolah tidak mau tahu apa yang sedang terjadi di dalamnya. Tetapi kemudian bus berhenti…..menurunkan tiga orang penumpang ditengah jalan yang sebenarnya masih jauh dari perkampungan atau permukiman penduduk ataupun kota.

    Melihat tiga orang turun dari bus dengan tampang mencurigakan , mas Andre pun penasaran , siapa sebenarnya mereka ??? mas Andre pun bertanya kepada sopir :
    “ Maaf pak sopir, kok ada penumpang turun ditengah sawah ??? “ tanya mas andre serius
    “ Biasa mas , penjual kain mereka itu………sudah langganan turun disini…..” kilah pak sopir
    Ndak lama kemudia kelihatan dari jauh papan nama kantor polisi. Mas Andre pun bersuara keras :
    “ Pak ,pak ..pak berhenti depan kantor polisi pak….!!!”
    Sang sopirpun menurut, bus diberhentikan di depan kantor polisi. Mas Andre turun dari bus, menemui beberapa personil polisi yang sedang duduk – duduk sambil nonton TV, kemudian bicara dengan mereka, mengemukakan masalahnya dan meminta bantuannya. Polisi naik keatas bus, setelah permisi kepada seluruh penumpang sejurus kemudian menggeledah seluruh barang – barang bawaan para penunpang, membuka tas mereka. Tidak ada yang ditemukan. Terus membongkar tumpukan tas di bagian belakang… disudut belakang bis itulah ditemukan carger laptop itu.
    Lega rasanya…….mas Andre mengucapkan terimakasih kepada pak polisi.
    Ada yang terlintas di pikiran mas Andre. Tentang tiga buah gelas Aqua yang ada di dalam tas laptop miliknya. Dia tidak merasa memasukkannya, tidak sengaja membawanya ??? tapi kok ada ….??? jumlahnya pas betul dengan tiga orang penumpang yang turun di tengah jalan sebelum sampai perkampungan ataupun kota…..???
    Istrinya berkata kepadanya : “ Wah……jadinya tas kita rusak….jebol semua gini….” keluh istrinya.
    “ Tidak apa – apa….yang penting laptopnya ketemu….” sergah mas Andre

    Tidak lama kemudian, orang yang duduk disamping Mas Andre , (yang mengatakan bahwa, mengapa mas Andre membeli jeruk yang layu kepada anak kecil itu ? )karena sejak tadi, merasa gelisah setelah melihat kejadian hilangnya laptop mas Andre , karena sebenarnya dia meletakkan tasnya di dekat tas Eiger mas Andre juga. Isinya adalah uang sebesar Rp. 6000.0000,- untuk calon pengantin, anaknya. Jangan – jangan hilang juga……..
    Terdorong rasa penasaran , diapun bangkit darikursinya , mengambil tas miliknya, dan………………..kaget luar biasa…………..tas terbongkar juga ……….dan hilang uangnya Rp. 6000.0000,- itu……..

    Sungguh paniklah ia dan seluruh penumpang bus …….heboh di dalam bus. Tetapi uang itu tetap tidak ketemu………….

    “ Luar biasa…….luar biasa……. Allah menolong kita karena kita menolong hambanya” kata mas Andre kepada istrinya .
    “ Kita beli jeruk 10.000,- dari anak tadi dengan niat menolong supaya dagangannya laku, Allahpun menolong kita….. seandainya kita tidak menolongnya …….saya yakin laptop kita sudah dibawa lari…….alhamdulillah Allah menahannya tetap didalam Bus itu”

    Pembaca sekalian, ada pelajaran yang kita dapat dari kisah nyata diatas. Sedekah itu menolak balak…….mari kita rajin – rajin bersedekah, berinfak di jalan Allah. ada fenomena menarik didalam kisah nyata tersebut : 1. mas Andre yang mau menolong penjual jeruk dengan cara membeli jeruknya yang tidak laku, 2. orang yang duduk disamping mas andri dan mempertanyakan mengapa mas Andre membeli jeruk layu itu. yang satu laptopnya ketemu dan yang lain hilang uangnya. Tentu anda bisa merasakannya bukan…..??? Anda yakin atau tidak adalah hak anda.
    Selanjutnya tanpa bermaksud memprovokasi anda, semata – mata ingin menyampaikan dakwah, dan insya Allah manfaatnya akan kembali kepada kita semua, Kami mengajak anda untuk berpartisipasi membangun lembaga pendidikan bagi dhu’afa’ di Medan Sumatera utara , diatas lahan dua hektar di kelurahan Sari Rejo Polonia. Insya Allah bantuan kita untuk Allah , menjadi asbab terhalangnya kita dari sentuhan api neraka. Kami membuka peluang partisipasi anda untuk investasi akherat dengan bantuan Semen, pasir, batu bata, kayu , atap seng ataupun keramik, tidak harus berbentuk uang, seberapapun jumlahnya, yang penting ikhlas.

    Silahkan datang ketempat kami…..mungkin ada ide ataupun masukan untuk kami, para pengelola amanah ummat ini…..atau silahkan hubungi kami di :
    981346320765
    Baca Situs Blog kami di :
    http:// dakwahcentre-hidayatullah.blogspot.com

  13. sodara Says:

    Asalamu’alaikum,
    Pada kisah yang katanya ada di buku ustadz Yusuf Mansyur, di mana seorang pengusaha yang pinjam uang di bank menyedekahkan sebagian uangnya lebih dahulu sebelum memulai usaha, saya tidak yakin contoh tersebut nyata atau real. Jangan-jangan itu hanya contoh fiktif untuk menggembar-gemborkan tentang ajaibnya sedekah. Sebagai orang beriman kita wajib melakukan perintah Tuhan, bukan perintah orang, meskipun seorang ustadz. Perintah Tuhan mewajibkan kita membayar zakat lebih dahulu sebelum membayar sedekah.
    Kenapa Ustadz Yusuf MAnsyur tidak mengingatkan orang akan hal ini?
    Lihat saja laporang keuangan PPPA, di mana pembayar zakat sangat-sangat sedikit dibandingkan pembayar sedekah (sedekah yang uangnya dikelola oleh lembaga si ustadz ini). Kenapa demikian? Lalu kenapa didiamkan oleh ustadz ini?
    Saya mohon, untuk penulis blog ini agar menyaring informasi baik-baik, dengan akal maupun mata hati, untuk melihat ajaran yang benar-benar benar.
    Mengkampanyekan sedekah dengan mendiamkan minimnya zakat mirip dengan menyuruh orang berlomba-lomba sholat sunnah tetapi membiarkan mereka lalai dari sholat wajibnya. Terbalik.
    Sedekah bukan solusi. Zakatlah yang akan menjamin harta kita bila kita rutin menunaikannya.
    WAsalamu’alaikum,

    Jawaban admin:
    waalaikum salam wr wb, Menuliskan di blog ini berarti telah kami saring dengan mata hati dan ketelitian kami. Kami sangat hargai perbedaan pendapat. Sedekah yang diserukan Ustad Yusuf Mansur bukan sesimpel yang anda utarakan. Berdasar apa yang anda utarakan, kelihatan anda sama sekali belum mengerti maksud yang diserukan oleh Ustad ini. Saran saya, cobalah buka akal maupun mata hati anda. Cobalah datang pada tausiah Ustad ini sekali-kali…..

  14. irfan Says:

    suadaraku: Zakat adalah kewajiban bagi setiap muslim, dan zakat dibayarkan tidak harus kepada lembaga formal, apakah BAZIS atau lainnya. Ada kalanya zakat dibayarkan secara langsung kepada para penerima, jadi bisa saja data pembayar zakat menjadi sedikit. Sedekah secara aturan agama bukan termasuk Rukun ISLAM maka boleh dibayarka kepada siapapun dengan model pengumpulan apapun. karena sodara tahu hanya data pengumpulan sedekah yang di kumpulkan oleh Ustad kemudian berkesimpulan:pembayar sedekah menjadilebih banyak dari zakat. Jangan membahas masalah kecil, tapi mari kita amalkan zakat, diikuti dengan sedekah, infak dan laiinya dengan niat Lilahita’ala.

  15. maskur Says:

    Assalamu’alaikum.wr.wb
    Saya memberitahukan kepada pembaca yang mau memberiakan Zakat dan Sedekah kepada yayasan Yatim Piatu Ibu Zaenab. alamat web: http://www.pondokzaenab.com merupakan pondok khusus laki-laki dari usia sekolah dasar sampai perguruan tinggi. info lebih lanjut silahkan kunjungi webnya.
    Terimakasih
    Wassalamu’alaikum.wr.wb

  16. gus fan Says:

    assalamualaikum salamkenal smuanya….saya bereaksi atas apa yang disampaikan komentator berinisial( SODARA).disatu sisi kita sama2 berjuang /berdakwah untuk membumikan mandat alloh yakni sedekah.tapi ada saudara kita yang semuslim malah menahan /mengcuter dakwah sedekah,itu sama saja dengan memenggal dakwah rosululloh……..disinilah keheranan kita bahwa tidak sdkit sesamamuslim malahan yang menjadi aktor yang memangkas dakwah?!…………”selanjutnya saya sarankan untuk (SODARA) agar mengkaji ayat demi ayat di AL_QUR”AN.pahami lagi hadits yang berkaitan.sya berharap agar alloh memberi hidayah bg komentator diatas yang berinisial (sodara).amin

  17. mustang Says:

    @sodara: zakat itu wajib, dan sedekah adalah solusi, kalau kita punya masalah solusinya adalah 10%-20% keluarkan sedekah kita, kalau gak suka cerita fiktif saya punya banyak sekali kisah nyata hidup saya yang berkat sedekah masalah saya semuanya terselesaikan dengan sangat cepat, daripada kita hanya melulu mengandalkan logika manusia mendingan kita pakai logika langit, dengan sedekah Allah ikut campur dalam menyelesaikan masalah kita toh datangnya masalah adalah akibat perbuatan qita juga kan? kalau Allah sudah ikut campur Kun Fayakun gak ada yang sulit bagi Allah karna Allah pemilik segalanya. kalau anda tidak percaya bahwa Allah memberikan ganti kepada para pelaku sedekah jangan2 anda tidak beriman nieh!! coba baca Al-Qur’an dengan benar jangan gunakan Al-Qur’an untuk pengusir jin atau setan karna setan tersebut telah anda piara dengan baik tuh, atau mungkin ilmu anda baru seujung kuku itu sudah dipakai untuk mendebat, menghujat orang lain??? buka hati sodara ustad adalah guru kita, jangan sampai panggilan “si” mengikuti di belakang kata ustad Allah memberikan ilham berupa ilmu kepada guru2 kita, kepada ustad yang hatinya bersih bukan kepada kita yang masih sombong dengan ilmu yg sangat sedikit.

  18. pedagang pasar Says:

    saya seorang pedagang,saya sering mengamalkan apa yang di bilang yusuf mansyur dengan bersedekah hampir setiap hari,sebelum maupun sesudah berdagang,namun saya merasa tidak pernah mendapatkan apa yang di bilang yusuf mansyur.malah sebaliknya,usahaku sepi pembeli,selalu banyak masalah dalam keluarga,pikiranku selalu buntu,malah yang terakhir aku dapat musibah yang tidak mungkin aku lupakan, jadi dimanakah keajaiban sedekah-ku..?

  19. pencari ilmu Says:

    to: SODARA/pedagang pasar,, ilmu anda masih dangkal….!!!! buktinya anda masih ragu bahkan berburuk sangka kpd Allah, HATI-HATI….. anda bisa durhaka kpd Allah yang berujung pada keKAFIRan….!!!!!

  20. herawati Says:

    saran saya anda coba sedekahkan dahulu rezki saudara,lalu lihat apakah
    yang anda pikirkan itu benar atau tidak!!!

  21. herawati Says:

    to saudara pedagang pasar anda jangan ragukan kebenaran akan janji allah bahwa ia akan melipat gandakan rezki yang di belanjakan di jalan nya selama anda tidak melanggar apa yang menjadi ketentuan – ketentuan allah kepada manusia. maaf saudara apakah anda sudah memenuhi ketentuan tersebut???

  22. ARIF Y. Says:

    Assalamu’alaikum…

    sekedar menambah info saja, khususnya Pedagang Pasar. Salam Kenal Bapak/Ibu yang dimuliakan ALLAH.

    Untuk berdekah syaratnya:
    1.Yang di sedekahkan adalah sesuatu yg HALAL
    2.Harus Ikhlas/tidak hitung-hitungan/tidak mengingat-ngingat lagi sedekah yg kita lakukan
    3.YAKIN akan Janji ALLAH
    Setelah semua itu terpenuhi, PASRAH-lah bahwa “TANGAN-TANGAN” ALLAH yang akan menyelesaikannya.

    Karena sebenarnya apa yg kita sedekahkan itu tidak diambil oleh ALLAH,walaupun sebenar-benar nya PEMILIK apa yang kita miliki adalah ALLAH. Apa2 saja yang kita sedekahkan itu hnya “DIPINJAM” oleh ALLAH dan akan DIKEMBALIKAN lagi sesuai janji ALLAH yaitu 10x LIPAT bahkan dalam ayat AL-Qur’an yang lain hingga 700X LIPAT. Dan pengembalian itu tidak berupa materi saja, bisa berupa KESEHATAN, KETENANGAN JIWA, KESELAMATAN DARI BENCANA / BALA, DIPANJANGKAN UMURNYA, PAHALA, dll.

    Seperti pada Ayat – Ayat Al-Quran dibawah ini:

    Alquran > Surah Al Baqarah> Ayat 267
    Hai orang-orang yang beriman, nafkahkanlah (di jalan Allah) sebagian dari HASIL USAHAMU YANG BAIK-BAIK dan sebagian dari apa yang Kami keluarkan dari bumi untuk kamu. Dan JANGANLAH KAMU MEMILIH YANG BURUK-BURUK lalu kamu nafkahkan dari padanya, padahal kamu sendiri tidak mau mengambilnya melainkan dengan memicingkan mata terhadapnya. Dan ketahuilah, bahwa Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji.

    Allah adalah MAHA MENEPATI JANJI, dan apa yang tertulis di Alqur’an adalah apa yang langsung diserukan Allah kepada umatnya. Adalah sebuah kerugian besar jika kita tidak yakin akan perkataan langsung Allah tersebut. Coba anda baca dan renungkan apa yang langsung diserukan Allah tentang sedekah di bagian bawah ini:

    Alquran > Surah Al Baqarah> Ayat 245
    Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), MAKA ALLAH MELIPAT GANDAKAN PEMBAYARAN KEPADANYA DENGAN LIPAT GANDA YANG BANYAK. Dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rezeki) dan kepada-Nya-lah kamu dikembalikan.

    Dalam ayat ini Allah dengan jelas mengatakan akan melipat gandakan, DENGAN LIPAT GANDA YANG BANYAK bagi siapa saja yang gemar sedekah. Di akhir kalimat ditekankan bahwa hanya Allah-lah yang bisa melapangkan atau menyempitkan rejeki makhluk ciptaanNya.

    Alquran > Surah Al Baqarah> Ayat 261
    Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir: seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.

    Dalam ayat ini Allah secara jelas menyebut perhitungan matematis saat kita mengeluarkan hartanya untuk sedekah. Jika menurut perhitungan matematis itu berarti sedekah kita akan dibalas hingga 700 kali lipat! Di akhir ayat Allah menekankan akan membalas sedekah itu bagi siapa yang Dia kehendaki, jadi pasti ada dong yang tidak mendapatkan balasan :) Makanya kita perlu sedekah dengan ikhlas dan yakin akan janji Allah. Jangan setengah-setangah ya…..

    Alquran > Surah Al Baqarah> Ayat 274
    Orang-orang yang menafkahkan hartanya di malam dan di siang hari secara tersembunyi dan terang-terangan, maka mereka mendapat pahala di sisi Tuhannya. Tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.

    Dalam ayat ini Allah menjanjikan bagi siapa saja yang mau bersedekah, Allah akan memeliharanya dari segala bentuk kekhawatiran dan segala bentuk kesedihan.

    Alquran > Surah An Nisaa’> Ayat 114
    Tidak ada kebaikan pada kebanyakan bisikan bisikan mereka, kecuali bisikan-bisikan dari orang yang menyuruh (manusia) memberi sedekah, atau berbuat makruf, atau mengadakan perdamaian di antara manusia. Dan barang siapa yang berbuat demikian karena mencari keridaan Allah, maka kelak Kami memberi kepadanya pahala yang besar.

    Nah ayat yang ini adalah untuk saya dan anda yang mau menebarkan semangat sedekah pada orang lain. Allah menjanjikan pahala yang besar bagi siapa yang mau mengajak sedekah orang lain. Makanya, silahkan share-kan artikel ini pada siapa saja.

    MOHON MAAF LAHIR BATIN JIKA ADA TULISAN – TULISAN SAYA YANG SALAH…tidak ada maksud apapun melainkan INGIN MENGUATKAN KITA SESAMA MUKMIN agar LEBIH YAKIN AKAN JANJI ALLAH.

    Semoga bisa bermanfaat bagi kita semua. Amiin…..

  23. kumaha aing Says:

    satu komentar u/inisial SODARA kaji dulu diri sendiri sebelum mengkaji orang lain

  24. Iwan Says:

    Buat SODARA.Saya katakan lagi sadakah itu ada ayatnya dan hadisnya,bila sodara tidak percaya ya terserah sodara tapi ingat siapa yg mewahyukan alquran dan hadist.

  25. Pkl (kaki lima) Says:

    Saudaraku PEDAGANG PASAR. Yg salah itu bukan sadakah nya tp coba ingat dulu kebelakang. Tengtang 10 dosa besar
    Yatu;
    1. Syirik
    2. Melalaikan sholat
    3. Durhaka ma ibu bapak
    4. Zina
    5. Harta yg tumbuh dr harta haram termasuk minjam duit buat modal ma rentenir
    6. Memutus hubungan silaturahim
    7. Judi
    8. Khamar
    9. Kikir
    10. Ghidbah (ngerumpi alias nggosipin org
    Nah kalau ini dah di benarin insya Allah sedekah nya berbuah

    Neh kisah ane nyata bukan d rekayasa. ‘dulu ane jualan sandal omset ane dikatakan cukup bagus maktu itu bahkan dibilang d atas rata2lah untuk sekelas pkl nah.. Tp ane sering sakit2tan jiwa ane sering tdk tenang bahkan ironinya tunang ane d ambil org. Duh gimana rasanya dunia ini. Apakah ane kagak pernah sedekah.. Wah jgn d kata lagi deh kalau ada yg mau minta yg sedang ane mkn pasti ane keluarin dr mulut ane begitulah gambaranya.. Nah singkat cerita dlm keadan goncang gitu ane mengalami kebangrutan dagangan sepi. Hutang menumpuk kekasih d ambil org, sering sakit2an pokok nya lengkap deh.. Setelah ane tersadar ternyata ane kenak masalah dosa besar yaitu melalaikan sholat n terlibat rentenir.. Masya Allah. Ane bertaubat n minta Ampun sungguh2 n kemudian ane coba buat bangkit n dgn modal 200 rb ane banting stir ane jualan jagung manis alham dulilah hasìl nya jg manis di samping dpt memenuhi kebutuhan ane jg dapat menyalur kan hobi ane wat berbagi ma tetangga ane n sekaligus dapat membantu saudara ane yg lg kesusahan.. Yg penting sekali batin ane tenang..
    Oya saudara ku yg ada d forum ini ane minta doa nya y mg tahun ini Allah memgabul kan hajat ane wat memberangkatkan ayah dan bunda ane untuk berhaji jg mudah2 ane jg d beri seorang pendamping hidup yg sholehah

  26. Eko Yulianto Says:

    Terimakasih banyak telah mau berbagi dan membantu memberi pencerahan di blog saya pak. Semoga hajat anda untuk memberangkatkan haji orang tua dan mendapatkan jodoh yang sholehah segera dikabulkan Allah SWT. Amiiin…..

  27. Erik Says:

    Mohon pencerahan dari temen2 semua, dosa saya sangat2 menumpuk dan mungkin karena dosa2 ini hidup saya jadi susah, hutang banyak.. Saya ingin sekali bertaubat dan mengatasi masalah saya dengan jalan sedekah, tapi apa mungkin Allah masih mau menerima saya lagi, mengingat saya sering minta bantuan Allah dan setelah masalah saya sedikit longgar saya kembali jauh dari Dia, dan skr masalah saya bertambah pelik, dari mulai rentenir sampai terlintas utk pesugihan dan yang terakhir terlintas ingin bunuh diri, untung istri dan anak saya msh mengingatkan saya… skr saya ingin bertaubat, tapi saya masih bingung apa yang harus saya lakukan terlebih dulu, saya bingung dari mana saya harus memulai… Mohon Pencerahan temen2 semua.. terima kasih

  28. Eko Yulianto Says:

    Mulailah dengan cara mendekatkan diri anda pada Allah pak, rutinkan ibadah wajib anda, dan tambah ibadah sunnah anda. Saat kita dekat dengan Allah, pasti semua masalah akan menjadi MUDAH….. :)

  29. marya qibty Says:

    saya menyukai artikel2 anda,,,

  30. muhsinlampung Says:

    ikut berkomentar nih, tentang masalah zakat infak dan sedekah, tidak diragukan lagi bahwa ajaran islam sangat menganjurkan sedekah, akan tetapi perlu di luruskan disini bahwa sedekah yang kita lakukan hendaknya dilaksanakan dengan ikhlas,adapun Alloh akan membalas sedekah yang dilaksanakan dengan ikhlas tersebut bisa jadi didunia dan bisa jadi di akhirat, kalu seseorang hanya mengharapkan balasannya didunia maka ditakutkan tidak mendapatkan balasan diakhirat,tentunya dia akan rugi bukan,kemudian tentang dalam dalil dari ayat alqur’an surat albaqoroh yang menyatakan bahwa Alloh akan melipatgandankan orang yang menginfakkan hartanya dijalan Alloh sampai 700 kali,diakhiri dengan “Alloh akan melipatgandakan bagi yang dia kehehedaki” ini menyatakan bahwa ayat tersebut mengandungarti bahwa yang dilipatgandakan sedekahnya adalah orang yang dikehendaki oleh Alloh, maka kita bisa dapatkan bahwa orang yang bersedekah tidak harus mendapatkan balasannya didunia, karena Alloh mengetahui apa yang terbaik bagi HambaNya, karena amal perbuatan yang dilaksanakan orang mukmin dengan ikhlas itu akan di balas oleh Alloh mungkin didunia yang berupa kesehatan,atau kenikmatan lain dan munkin juga dibalas nanti diakhirat.

  31. sudarowi Says:

    Utk SAUDARA DAN PEDAGANG. Janji ALLAH pasti di tepati. Sedekah Jagan di salahkan, koreksi dulu megapa kok ngak kunjung di kabulkan.

  32. Rita Says:

    Ass…Wr. Wb
    saya mohon bantuan

  33. Masboy Says:

    saya pernah punya cerita ttg sedekah, tapi ini bukan kategori sedekah,
    waktu itu ibu saya minta uang kepada saya sebesar Rp.5000,- secara kebetulan saya punyanya hanya Rp.5000.- kemudian saya berikan kepada ibu saya,
    tapi takjub lima menit kemudian ada tamu yaitu temen saya, memberikan uang DP penulisan Rp.50.000,- memang top yah sedekah..

  34. Www.bisnisSahem.blogspot.com Says:

    Salam semua.yg masuk di forum ini harapan saya semoga di tingkatkan keimanan kita.marilah kita bersedekah tanpa mengharap imbalan ataupun balasan kecual ridho Allah smata. Apapun alasannya kita semua akan kembli padanya dgn hrpan ridhonya.yang lain adalah jalannya.semoga kita semua di ridhoi oleh Allah dunia dn akhirat amin…

  35. kurniadinacoy Says:

    Buat Sodara, anda sepertinya belum faham mana itu zakat dan mana itu sedekah/infaq,? kalau Zakat dikeluarkan setelah memenuhi hitungan nisab..bisa setengah tahun atau satu tahun bila sudah terkena nisab ,wajib dikeluarkan berbeda dengan sodaqoh, anda keluarka setiap hari boleh ,setiap minggu boleh,setiap bulan boleh,dan tidak terikat dengan nisab…..

Leave a Reply