Dulu dia cuma seorang buruh pabrik dengan hasil yang pas-pasan. Suatu ketika datang seorang kerabat yang mengatakan ada seorang bayi yatim piatu yang butuh pertolongan. Walaupun dia juga punya seorang anak yang masih kecil dan untuk membelikan susu anaknya dia terkadang hutang, dia dan istrinya ikhlas mengadopsi bayi yatim piatu ini hanya karena Allah.
Dia tidak takut bayi itu akan mati kelaparan karena kemiskinan dia. Dia sangat yakin Allah tidak akan tinggal diam dengan keadaannya dan bayi yang dia adopsi. Akhirnya keyakinan yang besar akan pertolongan Allah itu terjawab. Allah memberi jalan rejeki dan menjadikan seorang buruh pabrik itu sebagai pengusaha sukses dengan kekayaan melimpah saat ini.
Saat saya berkunjung ke rumahnya pertama kali karena mengantar teman untuk keperluan bisnis, saya tidak percaya kalau dia dulu adalah seorang buruh pabrik. Rumahnya megah dan pabriknya juga sudah berskala nasional. Sewaktu saya tanya apa rahasia suksesnya, dia hanya menjawab tidak tahu. Mengapa dia menjawab tidak tahu? Karena semua rejeki itu datang benar-benar tanpa disangka-sangka.
Saat pertama kali membuka usaha pembuatan kue kering sebagai tambahan hidup karena anggota keluarganya bertambah (anak yatim piatu tadi), seakan keajaiban banyak terjadi pada bisnisnya. Tiba-tiba banyak datang pelanggan bahkan sampai dari luar pulau ke rumahnya dan memesan kue produksinya. Padahal dia tidak pernah beriklan.
Setelah itu banyak pihak bank dan perusahaan besar yang menawarkan pinjaman dan kerjasama bisnis dengannya. Semua datang dengan sendirinya tanpa beliau mencari-cari pinjaman atau peluang kerjasama itu. Hingga perusahaan yang semula hanya sebagai sambilan saja, kini berkembang sebagai perusahaan berskala nasional dengan omset yang besar.
“Mungkin karena saya ikhlas dan selalu berbagi mas”, itu jawaban terakhir yang terlontar dari pengusaha itu. Setiap hasil perusahaan yang dia peroleh, dia merasakan itu bukan hak dia. Makanya selalu disumbangkan untuk anak yatim, pembangunan masjid, pondok pesantren, dan para fakir miskin.
Dan satu hal yang tidak bisa dia lupakan adalah keajaiban setelah memberi pertolongan pada anak yatim piatu yang dia adopsi tersebut. Saat itulah beliau memberi wejangan pada kami tentang kekuatan doa anak yatim. Doa anak yatim (belum baligh) adalah doa yang langsung ditangkap oleh Allah. Doa anak yatim adalah doa tanpa penghalang dihadapan Allah. Allah akan langsung menjawab doa-doa anak yatim.
Saat pulang, saya mengucapkan terimakasih yang tulus pada beliau. Ilmu yang saya dapat hari itu sungguh berharga. Dan saat ini ilmu itu saya sharingkan untuk anda semua. Jangan lupakan untuk selalu berbagi dengan anak yatim, karena sebagian harga kita adalah hak mereka.
Semoga bermanfaat, sukses untuk anda…..
Tags: anak yatim, bersedekah, doa anak yatim, keajaiban sedekah, keutamaan anak yatim, yatim piatu
|
|
6 Responses to “Mendadak Kaya Setelah Mengadopsi Anak Yatim”
Leave a Reply
|
|
September 5th, 2010 at 20:41
Tuhan akan menolong kita saat kita menolong orang lain, apalagi menolong anak yatim.
[Reply]
September 15th, 2010 at 18:38
Alllah akan menolong hambanya, apalagi itu menolong seorang anak yatim
[Reply]
September 19th, 2010 at 17:09
Mengadopsi anak yatim itu adalah investasi besar bagi kita nanti di akhirat kelak.
[Reply]
Eko Yulianto Reply:
September 19th, 2010 at 17:47
betul sekali pak, anak yatim yang kita tolong kelak di akherat akan bisa menjadi penolong kita karena mereka mendapat keutamaan dari Allah
[Reply]
December 2nd, 2010 at 07:43
1.Anak Yatim/Piatu ‘sangat berpotensi’ kehidupannya sulit dan sangat rentan pula thd.pengaruh-2 yg menjerumuskan fitrahnya; Dan Alloh swt. sangat menyukai hamba-2nya yg saling menolong demi kebaikan dan ridho-Nya, utk itu Dia yg.Maha Kuasa n Bijaksana pasti memberikan kemudahan dgn rahmad-2Nya.
2.”Mungkin karena saya ikhlas dan SELALU BERBAGI mas” sebesar apapun rahmad yg kita peroleh kapasitas kita tetap makan secara wajar 3piring/hari agar tetap sehat,insyaAllah; maka kelebihan rahmad haruslah menjadi sarana berbagi dgn sesama utk manfaat yg lebih, dan mencapai ‘khoirunaas anfa’uhum linaas / sebaik-2 manusia adalah yg banyak bermanfaat kpd sesamanya’.
3.Kemulyaan atau Kehinaan “Dunia” adalah sama-2 ujian untuk menuju ridho Alloh swt. yg sesungguhnya kelak yaitu Kebahagiaan”Akhirat” (Al-Fajr,89:15-16), dan tidak ada keajaiban/kemustahilan bagi Alloh SWT.
… itu mungkin, hikmah yg saya petik atas renungan ini.
[Reply]
June 6th, 2011 at 12:34
sungguh beruntung mereka yg dpt merasakan berkah anak yatim
[Reply]