Pagi tadi saya ke rumah teman, tidak seperti biasa pagi itu begitu sulit masuk ke halaman rumah teman saya. Sepeda motor saya terganggu beberapa orang yang sibuk mendirikan tenda besar di depan sebuah rumah megah sebelah rumah teman saya. “Rupanya akan ada hajatan besar sehingga mendirikan tenda begitu megahnya”, pikir saya dalam hati. Setelah saya tanya pada teman akan ada acara apa, ternyata dia menjawab akan ada acara pengajian rutin. Pengajian rutin yang selalu diselenggarakan tiap bulan oleh seorang pengusaha kaya.

Teman saya mengatakan pengajian yang diselenggarakan tetangganya selalu penuh dihadiri masyarakat sekitar, makanya tendanya harus besar. Semua yang hadir di pengajian dijamu selayaknya sebuah acara hajatan, diberi makanan dan minuman. Perkiraan saya, dana yang dikeluarkan oleh orang tersebut antara 5-10 juta sekali acara pengajian. Bagi pengusaha kaya tersebut mungkin tidak seberapa, tetapi jika kita menghitung dengan matematika sedekah Ustad Yusuf Mansyur, bahwa dana yang dikeluarkan akan diganti 100 kali lipat oleh Allah, ditambah berkah dan doa masyarakat yang hadir dalam pengajian, maka tak ternilai balasan yang diberikan oleh Allah pada pengusaha itu.

Mungkin inilah salah satu rahasia pengusaha tersebut sehingga menjadi pengusaha terkaya di daerah teman saya. Sedekah adalah kegemaran pengusaha tersebut. Kekayaan dan rejeki pengusaha itu seakan tiada habisnya karena selalu diganti Allah 100 kali lipat dari setiap uang yang dia keluarkan. Bisnis yang dia geluti selalu sukses dan menunjukkan perkembangan yang pesat. Dalam waktu kurang dari 10 tahun pengusaha itu sudah bisa membangun rumah yang sangat megah dan indah bagai istana. Semoga kisah di atas bisa membuka mata hati kita, bahwa sedekah tidak akan membuat harta kita habis. Sedekah justru membuat harta kita semakin bertambah.

Sukses untuk anda…..