Kebangkrutan Fatal Saya yang Pertama

bisnis bangkrut, kegagalan bisnis, keterpurukan, bangkit dari kegagalan, hikmah cobaan, hikmah kegagalan

Jun 28

Untuk membangun bisnis impian saya di tahun 2000 an, saya menghabiskan modal uang seharga 2 mobil baru waktu itu. Dengan perhitungan matang dan kepercayaan diri yang tinggi, akhirnya jalanlah bisnis yang sejak lama saya impikan tersebut. Tapi apa daya, bisnis itu tidak bertahan lama. Bisnis besar itu hanya bertahan 1 tahun saja dan uang saya hilang tiada sisa…..

Semua uang yang saya kumpulkan susah payah dalam waktu yang lama dari beberapa bisnis sebelumnya, lenyap tak berbekas akibat kebangkrutan tersebut. Kecewa, marah, dan menyalahkan diri sendiri adalah hal yang tidak bisa saya hindari waktu itu.

Keadaan saya setelah bangkrut sungguh bertolak belakang dengan sebelum bangkrut. Dari seorang mahasiswa dengan penghasilan hampir 4 kali lipat gaji ayahnya (PNS gol 3C). Akhirnya menjadi seorang pecundang yang tidak punya apa-apa…. :)

Itulah keadaan saya saat mengalami sebuah kebangkrutan fatal yang pertama. Semua uang habis tak tersisa. Hanya menyisakan beberapa inventaris yang tidak seberapa seandainya dijual lagi dibandingkan modal yang telah saya tanam.

Saya hanya bisa pasrah. Saya ingat betul kata nenek; bahwa kita ibarat wayang yang harus ikut apa kemauan dalang. Masih untung yang hilang hanya uang kita, sesuatu yang bisa dicari lagi. Bagaimana kalau yang hilang sesuatu yang tidak bisa dicari lagi? Kaki, mata, atau nyawa kita? Itulah kata-kata yang selalu saya ingat dan membuat saya selalu bersyukur walau dalam kebangkrutan fatal waktu itu.

Untuk bisa bangkit dari kebangkrutan fatal itu, akhirnya saya harus menjual sepeda motor satu-satunya milik saya. Kemana-mana terpaksa saya harus naik mikrolet waktu itu. Bagaimana pun saya harus bisa bangkit, itulah tekat saya.

Uang hasil penjualan sepeda motor saya pakai untuk membuka usaha toko komputer kecil-kecilan. Sampai akhirnya usaha toko komputer menjadi penghasilan utama saya hingga beralih menjadi distributor komputer tahun 2007. Dan berkat usaha toko komputer, saya akhirnya mendalami juga dunia pemrograman tahun 2002 yang justru lebih memantapkan hobi desain website yang saya tekuni sejak akhir tahun 1998.

Kini semua usaha itu menjadi sumber rejeki saya untuk menghidupi anak istri saya hingga sekarang. SEMUA BERAWAL DARI KEBANGKRUTAN TOTAL, dan berkat kebangkrutan total itulah sebuah jawaban saya temukan. Sebuah jawaban tentang pekerjaan apa yang paling cocok dengan jiwa dan hobi saya. Sebuah pekerjaan yang bisa saya lakukan dengan senang dan tanpa beban.

Semoga kisah saya ini bermanfaat bagi Anda, terutama yang saat ini sedang mengalami kebangkrutan/keterpurukan. Anda akan merasakan BETAPA TUHAN SAYANG PADA ANDA, saat anda berhasil bangkit dari keterpurukan itu nanti. Karena kebangkrutan/kegagalan/keterpurukan hanyalah cara Allah memberi jalan yang terbaik pada kita.

Jangan pernah berhenti berkarya, sukses untuk Anda…..


Google BookmarksYahoo BookmarksShare/Save

Tags: , , , , ,




19 Responses to “Kebangkrutan Fatal Saya yang Pertama”

  1. kukuh Says:

    inspiratif boss…….

  2. ADAbisnis.com Says:

    Ada benarnya peribahasa ini : Kegagalan adalah sukses yang tertunda.

  3. Noers@ Says:

    Semoga aq juga bisa..
    Salam satu jiwa bosss!

  4. Tas Batam Murah Says:

    Sy sekarang lagi mulai mencari-cari, nih Boss. Setelah gagal pada usaha pertama dan kedua . Usaha yg kedua hanya jalan tak sampai 2 tahun
    Seperti yg mas sampaikan, mungkin sekarang saya sedang menjalani danmencari-cari untuk sukses yang akan datang.
    Thanks sharingnya….

  5. ferdi Says:

    dear mas facebookq arie.ferdiansyah@gmail.com / arie ferdiansyah

  6. The Explorer Says:

    selalu merasa tersindir dengan kata2 semacam…” Sebuah jawaban tentang pekerjaan apa yang paling cocok dengan jiwa dan hobi saya. Sebuah pekerjaan yang bisa saya lakukan dengan senang dan tanpa beban. ”
    hahaha…

    Thanks

  7. Eko Yulianto Says:

    Tetap semangat ya. Kegagalan adalah proses menuju setingkat lebih tinggi dari sekarang :)

  8. oen Says:

    makasih pak eko kolom inspirasinya, mantap..

  9. Rio Rukmana Says:

    Bgus, krn saya sendiri prnah mengalami kebangkrutan total. Tapi itu smua bkn akhir dari segalanya

  10. Gwe Banget Says:

    Mantap dan inspiratif Boss artikelnya, saat ini Sayapun mengalami seperti yang Boss alami waktu dulu. Tapi tetap Semangat. Terima kasih Motivasi dan Inspirasinya

  11. Nirwan Says:

    Artikelnya memberi motivasi. Mohon motivasi yang lainnya. saat ini saya adalah yang bangkrut. Semua harta habis, utang yang banyak dan rekan bisnis lari tak bertanggungjawab. Semuanya dibebankan ke saya. Saya butuh bimbingan anda dalam kebingunan ini. Terimakasih

  12. lim mulyono Says:

    Terima kasih atas motivasinya Pak Eko. Sekitar 2 thn yang lalu saya mengalami kegagalan ke-2 (sangat-sangat total). Kerugian saya 500 jt an, minimarket saya terpaksa tutup, toko/rumah terjual, sdh tdk punya aset, msh menyisakan hutang 150 jtan.Untuk bertahan hidup, sewa rumah dan, makan, modal usaha baru itu semua dari ngutang.

    Tapi Alhmd meski belum pulih benar, skrng saya mulai menemukan arah untuk bangkit kembali, setelah trial error selama 2 thn. Walaupun sangat berat untuk bangkit, tapi saya memang sdh bertekad tdk akan mundur dr dunia bisnis, dan harus bisa bangkit lagi!!! Terima kasih. (Lim: http://bantalsilikon.blogspot.com).

  13. lusy Says:

    Terima kasih pak Eko atas pengalaman dan motivasinya…smoga bs menjadi pembelajaran bwat sy..

    Untuk pak Liem smoga sy juga bisa mempunyai semangat yg kuat seperti bapak…sehingga sy dan suami bisa bangkit lagi dari keterpurukan ini…Amien…

  14. lim mulyono Says:

    Untuk Mbak Lusy:

    Kita harus yakin sesulit apapun keadaan, Alloh telah berjanji setelah kesulitan akan datang kemudahan, begitu sebaliknya. Itu sama halnya bergantinya siang/malam, atau bergantinya musin hujan/kemarau.

    Hanya saja ketika datang kemudahan, kita sering sombong seolah itu bersama kita selamanya. Dan manakala kesulitan yg menghadang, kita kita mudah putus asa seakan tak kan ada lagi kemudahan.

  15. Daus Says:

    Sekarang ini saya dalam posisi menderita kerugian pada usaha pertama saya ini, apakah sebaiknya saya pertahankan atau saya beralih ke usaha yg lain. Mohon saran nya pak.

  16. Eko Yulianto Says:

    Carilah dulu penyebab/permasalahannya pak, disitu nanti bisa ditemukan jawaban yang paling tepat

  17. galuh chrysanti Says:

    bukan kebetulan sy singgah di web ini Mas, disaat sy sedang mencari semangat untuk bangkit dari kondisi serupa. Alhamdulillah.. semoga ini bagian dari kasih sayangNya untuk saya. terus berkarya mas eko..

  18. erland Says:

    keren mas… smoga sukses,,
    lagi mencari tentang cerita pengusaha bangkrut, ehh ketemu tempat ini, numpang koment ya mas ^^

  19. yhoga Says:

    sama boss, ceritany persis dgn sy
    salut untuk nenek

Leave a Reply