Cobaan yang datang seringkali dianggap sebagai bentuk kutukan. Cobaan yang datang seringkali dianggap sebagai sebuah kesialan yang harus segera dihilangkan. Ini adalah anggapan yang salah dan sungguh merugikan.

Jika kita sadar akan arti cobaan, sebenarnya semua yang kita alami hanyalah sebuah bentuk PERINGATAN. Cobaan yang menimpa kita sebenarnya adalah ALARM KEHIDUPAN dari Tuhan agar kita bisa kembali pada jalan yang benar. Cobalah anda telaah cobaan yang pernah anda alami, pasti ada hubungannya dengan tingkah laku anda sebelumnya.

Hukum “sebab akibat” bisa diterapkan dalam setiap cobaan yang menimpa kita. Artinya Tuhan tidak sembarangan memberi sebuah ALARM KEHIDUPAN itu. Ada tujuan Tuhan dibalik itu semua. Hal ini terbukti bahwa dibalik cobaan/musibah pasti tersimpan hikmah yang sangat berharga yang bisa kita ambil sebagai pedoman dan jalan hidup. Ini semua bisa dirasakan bagi orang-orang yang berhasil melaluinya dengan baik. Banyak pengalaman saya sendiri dan pengalaman teman-teman yang saya kenal, hidupnya lebih baik setelah diberi ALARM KEHIDUPAN oleh Tuhan.

Saya pribadi lebih memahami akan arti penting hidup bermasyarakat setelah ada kejadian anak saya meninggal. Teman saya kehidupannya lebih baik setelah anaknya koma. Ada lagi seorang ibu direktur yang harus menjadi pembantu karena hartanya diambil Allah, kini hidupnya lebih baik karena sadar bahwa selama kaya dia adalah orang yang sombong.

Hikmah dari cobaan yang saya alami diatas adalah; seandainya saya tidak diberi musibah anak saya meninggal, tentu sampai saat ini saya tetap menjadi seorang Eko Yulianto yang tidak peka pada kehidupan sosial. Jarang bergaul dengan tetangga padahal tetangga adalah orang yang pertama kali memberi pertolongan saat kita membutuhkan. Saya sangat bersyukur karena Allah memberikan ALARM KEHIDUPAN tersebut, hikmah dari itu semua sungguh luar biasa besar pengaruhnay buat kehidupan saya.

Hikmah dari cobaan yang menimpa teman saya; seandainya teman saya tidak diberi ALARM KEHIDUPAN berupa sakitnya sang anak semata wayang hingga hampir meninggal, tentu teman saya akan tetap seperti dulu. Ibadahnya jarang, jarang bergaul dengan masyarakat, dan tidak suka menyambung tali silaturahmi. Tapi setelah diberi ALARM KEHIDUPAN, kehidupan bermasyarakat dia menjadi lebih baik, bahkan terlontar ucapan pada saya bahwa dia sangat bersyukur karena dengan cara itu dia bisa berubah lebih baik dari segi ibadah dan hubungan sosialnya.

Hikmah cobaan buat ibu direktur; seandainya ibu direktur itu suaminya tidak dibuat bangkrut dan akhirnya dia menjadi pembantu rumah tangga, pasti kehidupannya akan tetap seperti dulu sampai sekarang. Dia akan sangat sombong. Kini ibu direktur sudah menyadari segala kesalahannya. Coba anda bayangkan seandainya Tuhan tidak memberi ALARM KEHIDUPAN dan dia tetap sombong sampai meninggal, Ibu direktur itu pasti tertolak masuk surga lho. Karena setitik kesombongan dalam diri manusia akan melemparkan kita pada neraka diakherat kelak…..

Dengan pemaparan saya diatas, marilah kita sama-sama memandang segala cobaan/kesulitan/musibah dengan KACAMATA HIKMAH. Allah itu maha penyayang, Allah selalu berusaha mengembalikan kita pada jalan yang benar. Dengan sabar Allah memberikan ALARM KEHIDUPAN buat kita karena Allah SAYANG PADA KITA…..

Jadi, jangan mengeluh atau berburuk sangka pada Allah saat kita menerima ALARM KEHIDUPAN ya. Berusaha mengambil pelajaran dan memohon ampunan atas segala kesalahan adalah jalan terbaik untuk bisa melaluinya. Allah selalu menyertakan 2 kemudahan dalam sebuah kesulitan. SABAR DAN IKHLAS menjalani semuanya serta senantiasa mendekatkan diri pada Allah adalah cara terbaik untuk segera bertemu kemudahan.

Semoga bermanfaat, sampai ketemu hari Kamis depan dengan artikel yang baru. Salam hangat….. 🙂