Demi Lancarnya Rejeki; Selalu Bersyukur dan Jangan Sakiti Istri

rejeki, melancarkan rejeki, manfaat bersyukur, kekuatan istri

Feb 23

Kisah melancarkan rejeki ini saya dapat tanpa sengaja. Beberapa tahun yang lalu, tepatnya sekitar tahun 1994-an saat saya berangkat kuliah, saya bertemu dengan orang yang memberikan wejangan ini. Hari itu saya terburu-buru berangkat ke tempat kuliah, maklum hari itu saya agak terlambat padahal hari itu mata kuliah favorit saya. Saat hujan turun tiba-tiba, saya baru sadar kalau lupa membawa mantel, akhirnya berteduhlah saya di sudut sebuah warung. Di tempat itu saya berkenalan dengan seorang yang sangat baik, dia seorang menantu kyai pemilik pondok pesantren. Obrolan kami tambah seru saat menginjak materi rejeki bagi manusia.

Pekerjaan dia adalah pekerjaan serabutan. Dia tidak memiliki pekerjaan tetap, tetapi dia bersyukur bisa mencukupi kebutuhan keluarganya dengan baik. Sandang, pangan, dan perhiasan untuk istrinya selalu tercukupi tanpa kekurangan. “Itulah misteri rejeki mas”, Kata orang itu pada saya. Saat saya tanya apa rahasianya rejeki dia selalu berlimpah, jawaban dia terletak pada selalu bersyukur, dan terpenting jangan pernah sedikitpun menyakiti atau membuat kecewa istri. “Itu wejangan yang selalu diberikan oleh mertua saya, dan saya membuktikan sendiri sampai sekarang”, kata orang itu dengan wajah serius.

Dengan selalu bersyukur, bahkan saat terkena musibah sekalipun, kenikmatan yang akan kita terima akan ditambah oleh Allah. “Itu janji Allah, bukan main-main mas”, kata orang itu. Janji Allah tentang umatnya yang mau bersyukur memang sering kita dengar dalam berbagai kotbah atau ceramah agama. Jika kita mau menghitung berapa nikmat yang diberikan Allah pada kita, pasti tidak akan pernah habis. Itulah gambaran rasa syukur yang harus kita ungkapkan, tapi terkadang banyak manusia yang lupa mensyukuri nikmat tersebut.

Berikutnya jangan sakiti istri anda. Inilah poin yang saya pegang terus sampai sekarang. Pekerjaan seorang istri adalah pekerjaan terberat dalam keluarga. Seorang istri harus selalu melayani suami, melahirkan dengan taruhan nyawa. Membesarkan dengan susah payah, terkadang rela mengorbankan waktunya agar anaknya bisa tumbuh sehat dan berbagai pengorbanan yang tak terhitung saat harus berusaha memenuhi serta melayani kebutuhan suami dan anak-anaknya. Dengan melihat beratnya tugas sang istri di atas, tegakah anda menyakiti istri anda?

Menurut orang yang saya kenal tersebut, banyak tidaknya rejeki yang dia terima terkadang tergantung pada perlakuannya pada sang istri. Saat dia keluar rumah mencari sesuap nasi dengan niat membahagiakan istrinya (saat itu dia belum punya anak), rejeki yang dia terima hari itu pasti banyak. Sebaliknya jika saat berangkat mencari nafkah dia sebelumnya menyakiti hati istrinya, terkadang dia tidak mendapat hasil apapun yang bisa dibawa pulang.

Kisah di atas mungkin terkesan dibuat-buat, tetapi saya baru sadar dan merasakan sendiri saat saya sudah berkeluarga. Apa yang saya alami sama persis dengan yang dialami orang yang saya kenal beberapa tahun yang lalu tersebut. Istri memang mempunyai peranan sangat besar dalam mendatangkan rejeki bagi kita. Mungkin doa istri mempunyai kekuatan yang dahsyat bagi sebuah keluarga. Pesan saya, jangan pernah sedikitpun menyakiti hati istri anda jika ingin rejeki kita berlimpah. Semoga kisah ini berguna bagi anda semua.

Sukses untuk anda…..


Google BookmarksYahoo BookmarksShare/Save

Tags: , , ,


Artikel ini ditulis secara eksklusif oleh Eko Yulianto. Hanya untuk kepentingan NON KOMERSIAL, Anda bebas memakai sebagian atau seluruh isi artikel ini dengan mencantumkan nama Eko Yulianto sebagai penulis dan URL/link asli artikelnya.
Silahkan gunakan PETA SITUS untuk melihat arsip artikel lebih lengkap. Terimakasih.


120 Responses to “Demi Lancarnya Rejeki; Selalu Bersyukur dan Jangan Sakiti Istri”

  1. deronye Says:

    saya rasa pendpat anda ada benarnya, dan hal itu sudah saya alami berkali – kali.
    memang kalau kita kerja dan istri itu mendukung dalam artian kegiatan yang kita
    lakukan itu tidak membuatnya sakit hati, insyaallah kegiatan yang kita lakukan itu
    kemungkinan besar berhasil.
    semoga ALLAH SWT senantiasa memberikan kemudahan bagi kita semua.
    amin…..

    Jawaban saya:
    Betul pak, banyak beberapa orang yang saya ketahui secara langsung mengalami kebangkrutan karena mendzolimi istrinya. Berselingkuh, menelantarkan istri, dan beberapa tindakan yang menyakitkan istri seharusnya kita jauhi. Kalaupun sampai saat ini ada beberapa orang yang berselingkuh tapi rejekinya tetap lancar, berarti dia akan mendapatkan balasan di akherat nanti. Salam…..

  2. muslim Says:

    betul pakm semoga kita semua bisa menjadi suami yang baik bagi keluarga

    Jawaban saya:
    Amin….

  3. bimo Says:

    betul pak dan itu sudah terjadi di dalam ruang lingkup keluarga saya sendiri ………semoga ini sebagai pelajaran bagi laki2 yg beristri dua……. jangan sekali kali meremehkan wanita apalagi seorang istri

    Jawaban saya:
    Semoga pengalaman saya dan mas Bimo bisa membuka mata hati para suami agar lebih menghormati istri kita yang telah mengabdikan diri sepenuhnya untuk keluarga. Amin…..

  4. awe Says:

    Betul saya setuju asal Semua dilakukan secara IKLAS (itu yang sulit karena kita kadang lupa) Suami mencari nafkah tuk Keluarga, Istri Membimbing Anak dan melayani Suami kalo semua dilakukan dengan Iklas pasti akan BERKAH adanya dari Sang Maha Kuasa.

    Jawaban saya:
    Terimakasih tambahannya…

  5. Nila Khresna Says:

    Ya, saya juga setuju. Tapi bagaimana dengan seorang suami yang mencari rezekinya untuk keluarga tapi dia pelit dengan istri dan menyakiti seorang istri tanpa sadar? Jika kita menegur suami tapi suami diam saja dan tidak mendengar nasehat istri apa seorang suami itu dosa pak? apa ini penyebab dari tidak lancarnya rezeki di keluarga saya?
    Apa solusinya pak agar suami sadar bisa menghargai istri dan bisa lancar rezeki?

    Jawaban saya:
    Jika lewat teguran tidak membuahkan hasil, berdoalah agar suami ibu bisa sadar. Ingat, Allah pasti akan mengabulkan doa hambaNya jika dilakukan dengan tulus dan untuk kebaikan. Salam…..

  6. zozo Says:

    Saya Setuju dengan kisah diatas, yang mau saya tanyakan apakah kalau saya sudah berusaha membahagiakan istri tapi istri saya masih saja sering marah2 kalau saya berbuat yang tidah cocok untuknya meskipun hal2 kecil. apa itu juga menjadikan rejeki kurang barokahnya??

  7. pargus Says:

    saya tdk bermaksud atau berniat untuk menyangkal pernyataan anda di atas itung2 untk nambah ILMU krn sy haus akan ilmu yg POSITIF, yg ingin sy tanya kan adakah hadist shoheh tentang jangan menyakiti istri , MAAF KALO ADA SALAH KATA , wassalam .

    Jawaban saya:
    Saya hanya menuliskan pengalaman saja, untuk hadist shoheh tentang itu mungkin ada yang bisa bantu?

  8. bungsu Says:

    Saya sebenarnya setuju dg ulasan diatas mas, tp kadang istri agak rewel klo kita sering keluar malam utk sekedar ngobrol tukar pikiran (karena siang habis waktu tuk bekerja ).
    Klo bikin kecewa tapi tujuanya benar gimana mas ???

    Jawaban saya:
    Allah maha adil pak, tujuannya baik pasti akan diberi hasil baik…..

  9. Deddy Hidayat Says:

    Ciri Orang yang Sempurna Imannya
    Abu Huroiroh ra mengemukakan, Muhammad Rosululloh saw bersabda:
    ” Orang mukmin yang sempurna imannya ialah yang paling baik akhlaknya. Dan se-baik-baik pribadi ialah orang yang paling baik terhadap istrinya.”
    (HR.Achmad & Timidzi)

  10. Deddy Hidayat Says:

    Anjuran Memperlakukan Istri dengan Baik
    Muhamamd Rosululloh saw bersabda: ” Perlakukan wanita dengan baik, karena sesungguhnya mereka diciptakan dari tulang rusuk yang paling bengkok. Tulang rusuk yang paling bengkok adalah yang teratas. Jika kamu berusaha meluruskannya, dia akan patah. Dan jika kamu meninggalkannya, maka dia akan tetap bengkok. Maka perlakukannlah mereka dengan sebaik-baiknya.”
    (HR.Al-Hafidz Al-Iraqi & dishochihkan olehnya).

    Jawaban saya:
    Terimakasih banyak atas tambahannya pak, sangat membantu dan bermanfaat…..

  11. rid Says:

    bagaimana jika kita sudah terlanjur menyakiti istri dengan mengatakan wanita lain lebih indah secara fisik…
    bagaimana saya memperbaiki keadaan ini den menutup luka yang sudah saya buat

  12. yanto jawa Says:

    terima kasih … ilmunya
    salam kenal

    slamat berjuang salam 165

  13. echi Says:

    tq so much…. sangat bermanfaat…

  14. endang Says:

    Bagaimana kalau suami sudah mengatakan dengan uang yg di berikan bulanan cukup tdk cukup harus cukup?? kenyataannya jelas sangatlah kurang…sedang kita tahu suami menggunakan uang lain2nya yg ia dapatkan yg jauuh lebih besar kadang untuk hal-hal yang kurang bermanfaat?? bukannya itu namanya menyiksa istri??tidak adil terhadap istri?? sedang istri mau usaha tidak selalu di support malah sebaliknya?? Bagaimana solusinya???

  15. Eko Yulianto Says:

    @Endang: Itu yang namanya menyakiti istri mbak….. :)

  16. Adi Says:

    Ada, Sabda Rasulullah: “Sebaik-baiknya manusia di antara kalian adalah yang paling baik terhadap istrinya. Dan aku adalah orang yang paling baik terhadap istriku di antara kalian.”
    (Shahih: [Shahih al-Jaami'ish Shaghiir (no. 3266)], Sunan at-Tirmidzi (V/369, no. 3985) )

  17. Adi Says:

    Hadits: Sabda Rasulullah ketika ditanya “Apa hak istri salah seorang di antara kami terhadapnya? Jawab Rasulullah, “Berilah ia makan sesuai dengan yang engkau makan dan berilah pakaian sebagaimana pakaianmu. Jangan kau pukul wajahnya, jangan menjelek-jelekkannya, dan jangan menjauhinya kecuali di dalam rumah.”
    ( Shahih: [Shahiih Sunan Ibni Majah (no 1500)], Sunan Abi Dawud (Aunul Ma’buud (VI/180, no 2128), Sunan Ibni Majah (I/594, no. 1850) )

  18. kelik basuki Says:

    Pak Admin…ijin share ya…

  19. Eko Yulianto Says:

    Silahkan pak :)

  20. arlina Says:

    kata2 suami sering kasar dan nyakitin.dosakah si istri bila memendam sakit hatinya dan kekecewaanya?apalag suami sering dusta dan menceritakan aib siistri ke orang lain.

  21. Yuni Says:

    Saya sependapat dengan bapak, karena itu adalah kenyataan yanng saya hadapi sekarang. Baru pertama kali ini suami saya menyakiti saya lahir batin dan doa saya agar yang terakhir. Ternyata usaha suami saya hancur berantakan tak bersisa apapun. Bahkan meninggalkan hutang yang tidak sedikit.

  22. Udin Says:

    Terus gmna Klo istrix yg selingkuh sedang suami mencarinafkah dengan susah

  23. sari Says:

    pak suami saya sebenarnya orangnya punya itikat baik tuk membahagiakan istri ditahun2 pertama usia nikah kita insha Allah kita baik2 aja tapi setelah tahun kedua saat mau melahirkan anak pertama dia mulai beda dan setelah melahirkan dia seperti mudah sekali dan lebih dekat ke keluarga nya terutama ke bapak dan ibunya dan bapaknya memnginginkan sekali anak saya dirawat di rumah mertua saya,padahal dijauh2 hari saya sdh minta ijin sama suami tuk sementara saya tinggal dirumah ibu saya karena saat itu saya lahir sesar.2-3 kali bapak suami saya mengatakan sesuatu yang membuat saya tidak bisa melupakan hal itu smpai sekarang,,dan sebenranya saya juga punya masalah yang lebih pelik lagi,,sampai sekrang kenapa suami saya tidak punya kekutan besar tuk bicara sama ayahnya memberikan kelayakan papan itu penting buat saya dan anak saya tuk masa depan,,,dia dibekali sepeda motor kata suami saya dan mertua saya itu sdh hak dia tapi surat2 dibawa mertua saya sepeda dan hak sepenuhnya ndk ada dan katanya dikasih sebidang tanah tapi sampai sekarang juga ndk ada kebebasan hak ke dia,,suami saya juga termasuk orang yang sangat mudah marah ke saya walau itu kecil/sindiran,,sering sekali..dan orang tua dia terlihat mengontrol dia dan saya sangat merasakan…pertanyaan saya apakah tanda bahwa mertua dan suami saya belum ikhlas 100 persen punya menantu saya…padahal disisi lain saya tidak pernah minta yang ndk2 ke suami saya…saya sempat terpikir mau minta cerai krn saya rasa dia tdk bisa ksh harapan dan lindungi saya..tapi alkmdlh sya selalu doa minta sama Allah tuk tetap sabar dan mendoakn suami saya…pertanyaan ke dua dari saya..apa harus saya perbuat agar dia tulus ikhlas ke saya tanpa gangguan atau kontrol berlebihan dari mertua saya? terimakasih.

  24. Eko Yulianto Says:

    Klo seperti itu lain ceritanya pak :hammer

  25. Eko Yulianto Says:

    Semoga suami seperti itu segera sadar. Ingatlah, Allah akan sangat dekat dengan orang teraniaya. Makanya orang teraniaya mempunyai keutamaan dalam setiap doanya… Terus berlindung kepada Allah adalah jalan terbaik bagi sang istri

  26. Eko Yulianto Says:

    Masalah yang ibu utarakan, adalah cobaan bagi keluarga ibu. Pasti ada hikmah di balik itu semua. Allah ingin menunjukkan sesuatu lewat cobaan itu, itulah cara Allah membuka mata hati umatNya. Walau terkadang menyakitkan, tapi yakinlah, Allah tidak memberi cobaan yang ibu tidak kuat menerimanya.

    Yang harus selalu ibu ingat; DALAM SETIAP KESULITAN SEBENARNYA ALLAH MENYERTAKAN 2 KEMUDAHAN/JALAN KELUAR. Ikhlas dan bersabar adalah cara tercepat bertemu dengan kemudahan itu. Teruslah berserah diri padaNya, semoga jalan keluar segera ibu dapatkan…Amiin.

  27. sari Says:

    ya pak terimakasih atas semua saranya dan motifasinya,insha A llah.semoga dengan doa dan motifasi bapak bisa menambah saya kuat,sabar dan ikhlas,,

  28. Riko Says:

    Assalamu’alaykum wa rahmatullahi wa barakatuh

    Mengenai artikel anda, sebenarnya saya setuju-setuju saja, namun yang saya alami sungguh bertolak belakang dengan apa yang anda utarakan, begini bapak, bagaimana seandainya saya sudah berusaha bersikap baik dan sabar terhadap istri saya namun yang saya dapatkan adalah istri saya semakin kurang ajar terhadap saya dan bahkan berani membentak-bentak Ibu saya dihadapan saya dan saudara-saudara saya, saya tidak pernah memukulnya atau bahkan memakinya, saya hanya berusaha mengingatkan dia baik-baik, tiap bulan pun saya berikan semua gaji saya kepadanya, sampai-sampai untuk beli bensin saja saya harus pinjam teman, karena malu kalau harus meminta uang pada istri saya, sampai saat ini saya masih berusaha bersabar dengan harapan Allah mau membukakan pintu hatinya, menurut bapak apa yang seharusnya saya lakukan? bercerai mungkin menyelesaikan masalah diantara kami namun akan berdampak pada anak kami, saat ini usia pernikahan kamu sudah 4 tahun…mohon saran dari bapak…

    Wassalam

  29. Eko Yulianto Says:

    Amiin….. Satu hal lagi bu, cobalah ibu bersedekah dengan niat ingin segera keluar dari permasalahan. Allah akan menjaga umatnya yang mau bersedekah dari segala kesedihan dan ketakutan. Lebih jelasnya ibu bisa baca di artikel ini:

    http://motivasi.petamalang.com/sedekah-ekstrem-balasan-ekstrem

    Semoga membantu

  30. Eko Yulianto Says:

    Pak Riko, perceraian adalah salah satu hal yang tidak disukai oleh Allah. Kalau jalan terasa buntu, serahkanlah kembali pada Allah. Pasrahkan dan kembalikan semuanya pada Allah. Biar Allah yang membukakan pintu kebaikan bagi istri dan keluarga anda.

    Seperti saran untuk ibu Sari. Cobalah bersedekah dengan niat segera keluar dari masalah anda. Sedekah adalah solusi 1001 masalah, Allah sudah menjanjikan langsung untuk urusan itu. Semoga membantu…..

  31. Riko Says:

    Jazakallahu khayr…

  32. Nik Says:

    ijin share yah pak..trims:)

  33. tendi Says:

    subhanallah….materi yang menarik dan bagus….semoga istriku tidak tersakiti kitak saya marah….amin….salam kenal semuanya. ^_^

  34. Lea Says:

    suami saya juga sangat mamanjakan saya.. walau kerjanya hanya guru sukwan dan bertani tapi dia mampu mencukupi semua kebutuhan keluarganya. Dari pakaian, biaya kuliah saya dan biaya sekolah putra kami serta untuk makan tidak penah kekurangan. Kami sekeluarga juga bersedekah semampu kami. Alhamduliilah… Allah selalu mencukupi kebutuhan kami.

  35. Eko Yulianto Says:

    Terimaksih telah turut berbagi bu Lea…..

  36. bu yet Says:

    assllmlkum,sy gak tau harus gimana menghadapi suami.apakah setiap sedekah yng sy lakukan jg pernah membantu keluarga dan orangtua sy walau sedikit,tapi…sy diam”gak bilang suami.soalnya kalo bilang kesuami sy males ribut”.kalo dia tau sy bersedekah apalagi terlihat lebih suami sy psti akn mengeluarkn kata”yng sngt menyakitkan sy.tp sy yakin dengn apa yg sy lakukan itu tdk menyimpang djln Allah.dan sy yakin bhwa Allah akan memberikan balasan yng baik bagi sy jg keluarga.dan saat ini sy juga lg bingung,krn bpk sy lagi sakit keras bahkan lg koma dirumah skit siap oprasi.sy harus pulang oleh keluarga tapi sy gak punya biaya.sy memang punya usaha tapi punya mertua.bilang kesuami tak ada respon.jd sy harus bgaimana ya pak…..?dan apa yng sy lakukan sedekah diam”tanpa tahu suami itu apa hukumnya dimata Allah…..?murka atau pahala.dan sy hrs gimana lg supaya memperoleh jalan dr masalah yng sy hadapi saat ini.semntr adek juga maunikah hr ini.sy bingung tolong dong ……beri sy solusinya…….

  37. Eko Yulianto Says:

    Dalam setiap kesulitan, Allah pasti menyertakan 2 kemudahan/solusinya. Cara supaya cepat bertemu dengan solusi itu adalah “bersabar dan ikhlas” menjalani proses setelah ibu berusaha.
    Ingat, kejadian tidak mengenakkan yang terjadi pada kita hanya karena 2 perkara; KARENA ALLAH MARAH PADA KITA ATAU KARENA ALLAH SAYANG PADA KITA. Jalani saja apa kehendak Allah bu, teruslah memohon ampunan (istiqfar tiap hari) dan syukurilah apa yang telah ibu terima….. Semoga jalan untuk mengatasi permasalahan ibu segera terbentang. Amiin…..

    Masalah sedekah yang tidak diutarakan pada suami ibu, seharusnya itu tidak boleh, bagaimanapun suami adalah kepala rumah tangga. TAPI SEMUA TERGANTUNG SITUASI DAN KONDISI BU….. Aturan Islam tidak ribet kok bu, dan masalah sedekah adalah masalah anda pribadi dengan Allah. Biar Allah yang akan membukakan mata hati suami ibu. Amiin…..

  38. JAZIRAH Says:

    saya juga pernah mengalaminya pak,tapi kejadian ini menimpa ibu saya….saya sangat sedih kenapa bapak saya gak pernah mau tau urusan rumah tangga,kebutuhan anak istri,bahkan makan sehari2.semua itu ibu saya sendiri yang memikirkannya,,,,sampai suatu hari kejadian menimpa bpk saya,,bapak saya berbohong kpd ibu saya,tapi ibu saya tau dan sakit hati…entah apa yang ada dalam pikiran ibu saya,saya gak tau.Tapi beberapa hari kemudian( kalo gak salah 3 hari ) bapak saya mendapatkan musibah dompetyang berisi uang,stnk,dll hilang…tau kejadian itu ibu saya saya berucap Allah itu emang adil….mungkin karna ibu saya sakit hati kali ya pak…yang mau saya tanyakan bagaimana ya mengubah sifat bapak saya agar lebih mau perduli terhadap keluarga…karna beliau lebih perduli kpd orang lain daripada keluarganya sendiri…mohon saranya pak trims…..

  39. Eko Yulianto Says:

    Doakan semoga Allah membuka pintu hidayah bagi ayah anda. Usaha, doa dan kesabaran adalah langkah terbaik bagi kita sebagai manusia yang patuh dan tunduk kepada setiap keputusan Tuhan.
    Saya yakin, apa yang anda alami pasti ada hikmah didalamnya. Karena dengan cara itulah Tuhan menyampaikan sesuatu pada kita…..

  40. Bisri Nursama Says:

    Sya mungkin terlambat baca artikel n motifasi ini, karna sya dah py 2 anak, tp lbh baik terlambat dari pada tidak sma skli, bener g???? Ya ALLAH mdh2an mulai skrg dan seterusnya n selamamya sya tidak menyakiti hati istri. tengkyu bgt atas smua motivasiny, moga sukses slalu.

  41. Rava Says:

    Assalamu’alaikum Wr. Wb…
    Saya seorang istri, ibu rumah tangga dan juga karyawati. Suami saya sudah lebih dari 4 tahun menganggur. Dulunya dia bekerja di proyek, setiap kali dia mau jalan pasti saya tanya “mau kemana?” dan dia selalu marah : katanya kalo suami mau jalan, ngga usah ditanya mau kemana, yang penting bawa uang. Akhirnya saya tidak pernah lagi bertanya. Ternyata dia menyalahgunakan “kebebasannya” itu. Dia berselingkuh dan saya juga dibohongi masalah keuangan. Sampai akhirnya saya bekerja (karena saya juga ingin jajan dengan uang sendiri dan membelikan anak-anak saya sesuatu). Setelah saya bekerja proyek suami saya selesai, akhirnya dia menganggur sampai sekarang (kami sudah punya 3 orang anak). Dia selalu bilang kalau saya ini istri yang tidak tahu diri dan selalu menyumpahi suami ( karena saya bilang : setiap kali saya berdo’a, saya mohon kepada Allah, jika memang suami saya mencari rezeki tulus ikhlas untuk anak-istrinya, berikanlah ya Allah. Tapi jika memang di hati suami masih ada rasa ingin selingkuh biarkan kondisinya seperti ini saja selamanya. Dan saya pernah ungkapkan ini kepada suami) akhirnya suami saya marah dan bilang saya istri yang tidak berbakti. Padahal disaat saya sakit, sayapun harus cari biaya sendiri untuk ke rumah sakit karena dia bilang ngga bisa cari uang. Padahal suami saya masih sehat wal’afiat dan dia lebih suka kumpul-kumpul dan ngobrol yang ngga jelas dengan teman-temannya.
    Yang saya mau tanyakan :
    1. Apakah do’a yang saya minta seperti itu kepada Allah adalah do’a yang salah? ( Karena suami saya sering menyakiti hati saya dengan mengungkit apa yang telah dia berikan untuk saya dan anak-anak sedangkan itu adalah kewajiban dia untuk menafkahi kami)
    2. Apa karena do’a itu, jadi rezeki di dalam rumah tangga kami susah? ( Tapi Alhamdulillah, kalo saya mencari rezeki mudah sekali. Misalnya dengan berdagang ataupun bonus dari orang-orang yang sudah saya bantu)
    Saya mohon jawabannya pak. Terima kasih.

  42. Eko Yulianto Says:

    Wa’alaikum salam wrwb, Salam kenal bu Rava, berikut ini jawaban saya:
    1. Salah satu doa yang mudah terkabul adalah doa seorang yang teraniaya. Berhati-hatilah jika anda dalam kondisi ini. Harusnya ibu tidak berdoa dalam keadaan dendam, MOHONLAH pada Allah agar hidayah tercurahkan pada hati suami anda bu. Agar mendatangkan kebaikan pada semua…..
    2. Bisa jadi iya. Makanya, ulangilah terus doa ibu dengan permintaan dibukakan pintu rahmat, hidayah, dan keberkahan bagi suami dan keluarga ibu. Jangan lupa iringi dengan sedekah bu. Karena sedekah adalah solusi 1001 masalah. Iringi pula dengan sholat pembuka pintu rejeki (sholat Dhuha).

    Tentang kekuatan sedekah dalam mengatasi 1001 masalah silahkan ibu baca di artikel ini:
    http://motivasi.petamalang.com/sedekah-ekstrem-balasan-ekstrem/

    Semoga membantu :)

  43. Rava Says:

    Assalamu’alaikum Wr. Wb….
    Setelah sekian lama saya banyak bertanya dan cari solusi untuk masalah ini kepada teman & kerabat (saya ceritakan seolah2 kejadian ini menimpa teman saya, bukan masalah saya), hampir rata-rata memberikan jawaban yang emosional ( cerai atau cuekin aja suami macam itu ). Saya harus berpikir beberapa kali demi anak-anak saya.
    Terima kasih banyak atas solusinya pak. Insya Allah, saya akan coba jalankan saran-saran dari bapak. Semoga bermanfaat untuk saya dan keluarga.
    Tapi bagaimana ya pak, karena sampai hari inipun dia masih bersikap yang sama terhadap saya & anak-anak (selalu berkata keras & menyakiti hati).
    Sekali lagi terima kasih atas saran dan solusi dari bapak.
    Wassalamu’alaikum Wr. Wb…

  44. Eko Yulianto Says:

    Saya yakin doa ibu langsung didengar Allah. Mintalah kepada Allah agar dibukakan hidayah bagi suami bu….. Hanya itu yang dibutuhkan suami ibu untuk menjadi sadar akan peran dan tanggung jawab sebagai seorang suami. Jikalau belum juga terkabul apa yang ibu inginkan, bersabarlah bu, petiklah hikmah dari kejadian yang ibu alami. Allah pasti memberikan yang terbaik kok :)

    Dalam setiap kesulitan atau permasalahan sebenarnya Allah menyertakan 2 kemudahan. Sabar dan ikhlas adalah salah satu cara bertemu dengan kemudahan itu. :)

  45. ninis Says:

    saya juga punya permasalahan yang hampir sama pak….
    selama ini saya dan suami tinggal di rumah orang tua suami
    saya tidak pernah cocok dengan ibu mertua saya juga sama adik suami saya
    saya selalu serba salah dan apapun yang saya lakukan selalu salah dimata ibu mertua saya. Sementara suami saya tidak mau kalo saya ajak pindah dengan berbagai alasan. Saat ini saya dan suami juga tengah menghadapi permasalan ekonomi yang cukup berat, hutang menumpuk tapi mertua saya gak pernah mau tahu,setiap bulan kami hrs menyisihkan uang untuk mertua saya, setiap saya bilang ke suami, seandainya dulu mau mendengar omongan saya pasti gak begini, suami saya pasti marah, jangan mengungkit yang sudah2 begitu katanya, saya kan cuma mau mengingatkan sebagai istri saya juga berhak kasih masukan kan pak, saya gak tahu lagi harus bagaimana menghadapi suami dan mertua saya….

  46. Yuni Says:

    Bagaimana menghadapi sikap suami yang suka berkata kasar dan menyakiti hati saya pak..tetapi terkadang dia sangat baik dan perhatian terhadap saya. Sekarang suami saya sangat sulit sekali saya ajak shalat pak..saya cuma bisa berdoa semoga Allah membuka pintu hati suami agar dekat lagi padaNYA.

  47. Eko Yulianto Says:

    bersabarlah bu (bersabar dan tanpa bosan mengajak suami ibu menuju kebaikan). Seandainya semua langkah telah ibu lakukan tapi suami ibu masih tetap seperti itu, kembalikan semua pada Allah bu. Semua pasti ada hikmahnya….. :)

  48. lala Says:

    Pak, sy punya maslah besar mohon bantuan bapak untuk mencerahkan hati saya……..Sejak diangkat jadi manger suami sya banyak berubah dia jadi hobi selingkuh dan berbohong….berkali kali dia selingkuh dengan teman kerjanya tapi saya mencoba unutk bersabar… tapi sepertinya kesabaran saya mulai habis ketika terakhir dia selingkuh dengan teman sma nya yang juga telah bersuami.Allah memang maha baik selalu menunjukan semua perselingkhan suami saya dengan berbagai macam jalan…dan akhirnya suami mengakui dia telah “tidur” dengan teman sma nya itu….teman suami sy itu juga ketahuna selingkuh oleh suaminya dan sedang dalam proses cerai.
    Suami sy merasa bersalah terhadap selingkuhannya itu pak dan berniat menikahinya setelah ekta cerai keluar…
    sungguh sy sangat sakit hati….tanpa saya berdoa yang tidak2 pun alloh sebenarnya berkali kali menegur suami saya pak…..dengan banyknya masalah dikantor, sakit liver sampai dirawat sebuln di RS, rejeki yang sempit tapi suami sy gak pernah sadar
    menurut bapak apa yang harus sy lakukan?
    Tiap malam sy sudah shalat tahajud, hampir tiap hari sy shalat duha tapi kenapa cobaan ini gak pernah berhenti?
    Apa yang harus sy lakukan pak?mengijinkan dia menikah lagi atau sy minta cerai saja?
    saya butuh banget pekerjaan supaya saya bisa mandiri gak bergantung ama suami terus, sy udah nglamar kemana mana tapi selalu saja gagal, padahal sy selalu shalat duha pak? apa yang salah ya pak?
    mohon sharenya pak

  49. Eko Yulianto Says:

    Ibu Lala, saya turut prihatin dengan yang ibu alami saat ini.
    Bu Lala, Allah itu maha penyayang lho. Dalam setiap kejadian, sekecil apapun itu, sebenarnya ada makna tersirat yang ingin disampaikan Allah.
    Apa yang terjadi pada bu Lala saat ini, sebenarnya adalah sebuah proses Allah ingin menyampaikan sesuatu kepada ibu.
    Pahit memang, sakit memang, tapi begitulah cara Allah berbicara dan memberi hikmah pada kita. Tapi YAKINLAH bu Lala, pahit dan sakit itu nanti akan berbuah menjadi kenikmatan yang luar biasa saat ibu berhasil melalui kejadian ini dengan sabar dan hanya BERSANDAR KEPADA ALLAH….. :)

    Ada pepatah, kita ini ibarat wayang dan Allah ibarat dalangnya. Artinya kita tidak punya kuasa apapun dalam menentukan apa yang kita inginkan. Mengalir sajalah seperti air bu, ibu ikuti saja apa kemauan Allah, nikmatilah pahit dan sakit yang Allah berikan untuk ibu saat ini, sambil ibu terus berikhtiar (berusaha) dan selalu bertawakal (menyerahkan hasil akhir kepada Allah).

    Menikmati sakit dan pahit cobaan yang Allah berikan memang berat bu, bahkan terkadang sangat berat, TAPI KALAU KITA SUDAH YAKIN BAHWA ALLAH ITU SANGAT SAYANG PADA KITA, pasti akan terasa ringan bu. Sekali lagi, kejadian yang ibu alami saat ini karena Allah sayang pada ibu….. Allah ingin menunjukkan sebuah kebaikan pada ibu….. :)

    Ibu sudah berusaha (tahajjud, duha, dll) tapi masih belum juga bisa keluar dari masalah yang ibu alami saat ini? Ibu bertanya apa ada yang salah??

    JAWABAN SAYA CUMA SATU BU; Allah masih belum selesai MEMBERIKAN PETUNJUKNYA PADA IBU lewat kejadian ini. Sebagai contoh; saat anak ibu sakit dan ibu memberi obat tapi belum juga sembuh, pasti obat itu akan terus ibu kasihkan sampai anak ibu sembuh khan? Obatnya pahit khan buat anak ibu? Anak ibu nggak suka khan? Padahal ibu memberi obat pahit itu karena ibu sayang anak ibu…. ITULAH SEBUAH PERUMPAMAAN YANG SESUAI UNTUK IBU DAN ALLAH SAAT INI.

    Cobalah ibu lebih bersabar dan menyerahkan semua pada Allah. Mungkin ada baiknya ibu melakukan sholat Istikharoh, memohon petunjuk keputusan terbaik yang bisa ibu ambil untuk menyelesaikan masalah ini.

    Masalah pekerjaan/rejeki ibu tidak usah kuatir, Allah maha kaya kok bu. Kembalikan semuanya pada Allah bu, pasti ada pertolongan. Cobalah lebih bersabar dan lebih dekat lagi kepada Allah. Allah akan selalu bersama orang2 yang sabar lho bu….. :)

    Semoga membantu

  50. Eko Yulianto Says:

    Seseorang tidak cocok antara satu dengan yang lain pasti ada sebabnya bu. Cobalah ibu cari penyebab itu semua, ibu telaah satu persatu, pasti akan ketemu jawabnya. Perbaikilah pelan-pelan apa yang menjadi ketidak cocokan itu bu. Teruslah bersabar dan berdoa kepada Allah, hanya Dia yang bisa memberikan hidayah buat semua anggota keluarga ibu. Semoga permasalahan ibu segera terselesaikan dengan baik. Amiin…..

  51. someone in somewhere Says:

    Artikel yang indah pak.. Semoga para suami tidak melakukan hal itu..krn sampai detik ini saya msh mengalaminya 3 tahun sudah saya dikhianati dari belum hamil, kemudian hamil dan sekarang menyusui.. Suami saya menyakiti saya tidak hanya dengan berselingkuh, tiap hari pulang larut malam, narkoba,minum2an keras, KDRT dan mudah berkata cerai sdh puluhan kali dia ucapkan sampai akhirnya saya berpikir mungkin dimata agama saya sdh tidak lagi menjadi istrinya..dan kamipun sudah 6 bulan tak berhub layaknya suami istri..

    Setiap hari saya menitikkan air mata.. Sedih,perih, kecewa dan terluka perkawinan kami takut tak diridhoi oleh-nya.. Saya berpikir. Introspeksi diri Krn saya suka emosi melihat perbuatannya yg mengabaikan kami secara cinta kasih berkeluarga..

    Bgm menyingkapi ini..disatu sisi saya berat menjalani hari2 seperti ini..disisi lain saya tau betul bhw anak2 belum mengerti apa2 dan butuh sentuhan dan melihat bapaknya.. Mohon sharingnya dan pencerahannya… Wass

  52. Eko Yulianto Says:

    Ibu, perkataan “cerai” yang terlontar dari suami jika lebih dari 3 kali, maka ibu bukan lagi istrinya dalam hukum agama Islam. Ibu dan suami harus dinikahkan lagi agar tidak diperhitungkan melakukan perbuatan zina saat berhubungan suami istri.

    Cobalah ibu lebih mendekatkan diri pada Allah SWT. Doakan suami ibu agar segera mendapat hidayah dariNya.

    Ibu, tidak ada api tanpa asap, cobalah ibu renungkan apa yang menjadi penyebab semua ini. Perbaikilah penyebab itu agar permasalahan tidak berlarut-larut.
    Jika jalan buntu, kembalikan semuanya pada Allah SWT. Hanya Dia yang bisa memberi pertolongan dan jalan bu.

    Jika ibu bimbang pada sebuah keputusan, ada baiknya ibu shalat istikharah (meminta petunjuk) agar ibu mendapat jalan terbaik dari Allah SWT.

    Bersabarlah bu, karena Allah selalu beserta orang2 yang sabar. Allah tidak akan memberi cobaan diluar kemampuan ibu kok. Semoga permasalahan ibu cepat terselesaikan dengan baik. Amiin…..

  53. someone in somewhere Says:

    Pa ..apakah masih boleh untuk dinikahkan ulang,,, kalo tidak salah betulkah jika suami berkata cerai 3 kali.. Maka si istri harus menikah dengan orang lain dulu.. Baru bisa menikah dengan mantan suami… Saya binggung dengan hal ini.. Krn untuk menikah dengan orang lain saya tidak tega terhadap anak2 yang masih kecil2…

    Mohon saran dan pencerahannya..

  54. Eko Yulianto Says:

    Untuk lebih jelasnya bisa ibu baca di link ini: http://ruslihasbi.wordpress.com/tanya-jawab/pernikahan/kita-cerai-saja/

  55. nany Says:

    ass wb wr
    pak saya ingin pendapat bapak,,,,,ap yang hrs saya lakuin bila suami saya mlakukan perbuataan yg tdk baik,sy berkali2 sll mengigatkan suami kl apa yang d lakuin itu salahsamapai kl kami ribut,dada saya sesak dan sy trs menangisjujur pak dada saya sesak kl ingt suami saya sering menyembunyikan uang untuk adu ayam,saya sering menangis kl ingt suami saya smpai skrg blm berubah,bila saya mengigatkan suami sering ribut karna suami saya tdk mau mendengarkan kata 2 saya malu dgn tetangga juga kluarga sering di ingatkan,tp suami saya tdk menangapi,kalau saya ingat kesalahan suami pasti dada saya sesak ,pak tolong bantu saya

  56. Eko Yulianto Says:

    wa’alaikumsalam wrwb,
    Teruslah berdoa bu, sabar, dan menerima semuanya sebagai bentuk ujian dari Allah. Hanya Allah yang bisa membuka pintu hidayah bagi suami ibu.
    Dada yang sesak itu akibat beratnya tubuh menerima beban pikiran ibu. Jangan teruskan hal itu bu, bisa2 menjadi penyakit berkepanjangan. Serahkan kembali pada Allah.
    Allah tidak akan memberi cobaan diluar kemampuan kita kok, cobaan itu akan terasa ringan saat kita IKHLAS….. :)

  57. chacha Says:

    Bgmn menghafapi suami yg pemarah,egois. Sgla sesuatu yg sy lakukan sll salah,ujung2nya dia marah2 dan memaki,tdk ketinggalan membawa agama. Blg klo sy istri durhaka,ga nurut,tdk dpt ridho suami. Pdhl kllo dia mrh jarang utk sholat. Apa yg harus sy perbuat. Pa benar sy ttp tdk bs dpt ridho suami,trs sy hrs bgmn?

  58. Eko Yulianto Says:

    Bu Chacha, suami ibu selalu marah2 pasti ada sebabnya. Cobalah instrospeksi semuanya, pasti akan ketemu penyebabnya. Jangan bosan berdoa agar keluarga ibu selalu mendapat hidayah dari Tuhan. Agar suasana rumah tentram, cobalah untuk sering mengumandangkan ayat2 Al-Qur’an.
    Ridlo seorang suami akan berlaku dari SUAMI YANG BENAR, klo suami yang salah jalan, ya gak :)

  59. someone in somewhere Says:

    Ass wr wb..

    Pa alamat yang bapa berikan tidak bisa dibuka..http://ruslihasbi.wordpress.com/tanya-jawab/pernikahan/kita-cerai-saja

    Bagaimana ya…

    Wass

  60. andy wg Says:

    Nah….pengasuh yang terhormat, JIKA ISTRI yang selalu menyakiti hati & perasaan Suami bagaimana?, dari Awal Nikah selalu menghina pendapatan suami padahal yang menghabisi adalah dia, tidak menghargai apa yg telah diperoleh dari suami, selalu menurut kata ibunya walaupun cenderung menjerumuskan, selalu menilai kesuksesan dari tingkatan MATERI, selalu menghilangkan apa yang telah suami peroleh dengan susah payah, berkata menyakitkan…….bagaimana donk.

  61. zigit Says:

    alhamdulillah dapat artikel yg bagus.saya taun depan menikah dan saya beniat menjadi suami yg baek. makasi pak eko yulianto

  62. Eko Yulianto Says:

    Artikel ini sebenarnya berlaku juga untuk para istri pak, mereka juga harus menghargai suami :)

  63. bunda Says:

    Artikelbya bagus, seandainya suami say membacanya ,sy ingin memberitahukan artikel ini pd suami tp takut suami tersinggung. Se andainya bpk bisa membantu mengirimkanx ke email suami sy, sy bersyukur skali. Jd bisa buat masukan buat suami.

  64. Eko Yulianto Says:

    Klo saya yang mengirimkan pada suami ibu, saya malah lebih takut lagi kalau suami ibu tersinggung…hehehe

  65. dewi Says:

    sy ter sentuh skli membaca artikel bapak, saya sampai meneteskan air mata. justru saat ini saya merasa kalo saya sdh memperlakukan suami dgn tdk baik, sy sering marah2 dgn dia karena kesalahan kecil yg dilakukanny. sy sdh menikah 6 tahun silam dan belum dikaruniai anak tapi kami msh bersabar. sdh 3 tahun terakhir ini suami sakit yg membuatnya terbatas dalam pekerjaan, tapi sy melihat suami sy sangat teguh utk selalu mencari rezeki utk keluarga, meski hasilnya tak mampu menutupi kebutuhan. selama menikah saya bekerja dgn penghasilan yg justru lbh besar dr suami. sebenarnya sy tdk pernah itung2an. tapi sy kadang kesal dgn suami yg terlalu mendengarkan apa kata orang tuanya tanpa mempertimbangkan dgn saya, padahal akibat yg terjadi selalu saya ikut merasakan imbasnya. selain itu suami jg selalu merasa bahwa apa yg diberikanny sdh sangatlah cukup. akhirny saya sampai membuat catatan harian mengenai keuangan kami hanya untuk membuktikan padanya bahwa apa yg dia berikan tidaklah mencukupi dan sy harus menambah dari hasil kerja saya. saya bilang padanya kalo saya jg ingin dihargai karena sy tidak pernah itung2an padanya. sy sangat sakit hati waktu suami saya meremehkan saya bahwa uang yg saya hasilkan tidaklah seberapa dan remeh, padahal kalo mau dibandingkan apa yg dia hasilkan tidaklah sampai separo dari yg telah saya hasilkan.apa mungkin karena ini rejeki yg kami dapatkan serasa tdk barokah dan cepat sekali habisnya……mohon masukannya

  66. Eko Yulianto Says:

    Jalinlah komunikasi yang lebih baik dengan suami bu. Ingat, saat kita bertengkar dengan suami/istri sebenarnya yang kita lontarkan dalam perdebatan adalah bisikan setan lho. Seringlah istighfar agar ibu dan suami terlindung dari bisikan jahat itu bu.
    Terakhir, biasakan untuk BERSYUKUR. Saat suami-istri sering bersyukur, Allah pasti akan banyak mencurahkan rahmat dan hidayahNya bu. Semoga membantu :)

  67. andy wg Says:

    Maaf mas, ijin bertanya jika sang suami telah berupaya semaksimal mungkin membahagiakan istrinya , tetapi istri atas dorongan dan pengaruh orang tuanya (mertua perempuan) selalu menafikan usaha suaminya, dan ujung2nya minta cerai karena ibu mertua mendukung perselingkuhan yang dilakukan istriku karena alasan materi padahal semua penghasilanku dan istriku harus diserahkan ke mertua perempuan semuanya dan dia yang berhak mengaturnya, apakah wajar jika saya marah/protes ke mertua, tapi hasilnya malah bertambah buruk. maaf kalau susunan katanya ngaco. terima kasih. andy – cierebon

  68. echa Says:

    GE-ER deh baca artikel ini,hihihi
    alhamdulillah yaahh saya dberikan jodoh yang baik :),, walaupun g kaya,tp saya bahagia… selain itu saya juga harus terus belajar menjadi istri yang sholehah dan pendidik terbaik bagi buah hati kami,, g nuntut yang macam2 dluar kemampuan suami (tp kalo sanggup, sah2 aja kali y?hehe)

  69. echa Says:

    kayak na pa andy harus lebih TEGAS,, memang 2 orang yang menikah itu sebenarnya juga menikahkan 2 keluarga sekaliguss, tapi yang menjalani kehidupan RT itu kan suami dan istri,, pa andy adalah kepala rumah tangga yang menjadi pemimpin bagi istri dan anak nya, bukan orangtua apalagi mertua!!!

    kalo masalah perselingkuhan ….hmmm,,jujur bagi saya harga mati, walopun saya sendiri perempuan,tp kalo dengar ada istri selingkuh gara2 materi, huuh,, buang ke laut aja (maaf y pa dg kata2 na),,tapi kita semua juga perlu tau terkadang ujian Allah itu sebagai balasan atas kesalahan qt dmasa lalu ato juga Allah akan menggantikan yg lebih baik dr sebelumnya asal kita sabar n ikhlas (sabar bukan berarti diam loh!!?!)

    so,, jangan putus asa, tetap doa, shalat sunnah na dbanyakin, ngaji untuk penenang, sedekah…………

    maaf y pa, kalo kurang membantu, heehehe

  70. Eko Yulianto Says:

    Alhamdulillah…ya…… :)

  71. ratu Says:

    Assalamualaikum Wr.wb,

    Izin Share yaa…haturnuhun.

  72. iwan Says:

    Ass.wr.wb.
    mohon bantuannya mas, sudah 14 th saya menjadi seorang suami dan mempunyai anak,pernikahan kami dulu tidak dilandasi cinta karna terpaksa istri hamil diluar nikah,saat ini saya sedang selingkuh hampir 8 bln dan merahasiakan dgn istri,saya bingung harus bagaimana karna seumur hidup baru merasakan jatuh cinta yg sebenarnya dgn wanita lain dan sangat berat untuk berpisah,disisi lain saya harus mempertahankan keluarga dan tidak ada niat sedikitpun untuk bercerai.Pengeluaran juga lebih besar krn saya harus menafkahi keluarga & wanita lain,padahal akhir2 ini rezeki saya tambah seret,apakah ini penyebab saya selingkuh atau hukuman dari Allah? saya takut cerai,istri tidak mungkin akan merestui bila berpoligami,saya sangat tersiksa jika kehilangan wanita lain tsb.Inikah yang dinamakan misteri hidup & cinta?
    Mohon jalan keluarnya harus bagaimana mas?
    Terima kasih,
    Wass.wr.wb
    Iwan – Smg

  73. Ratih Says:

    Sedih bgt baca komen” nya :(
    Untuk istri” yg disakiti sabar ya, semoga Allah persiapkan surgaNya untk kalian :)

  74. Eko Yulianto Says:

    Amiiin….

  75. iinbali Says:

    Ass, Sya mohon bantuanx biar sya tetap sabar menghadapi suami yg bru saja sya mengthui selingkuh…sebenarx sya sdh mencium gelagat yg aneh yaitu slama 1thn sya tdk diberikn nafkah bathin..slama itu jg sya tetap sabar dan melayani suami dg baik, tp allah mungkin kasian melihat kehidupan sya yg diwarnai kebohongan suami. Waktu itu sya meminjam memory card hp suami, sya senenarx ingin liat foto2 eh..ga taux sya melihat foto syur suami dg perempuan lain..rsax bagai petir disiang hari sya rsax mau pingsan, krna slama ini sya sangat percaya dg suami yg tidak akan…tau aj jwbanx
    yg ingin sya tnyakan apakah salah klaw sya menampar suami dan menyakitix sampai berdarah…pokokx sya khilaf waktu sya menyakiti suami tp perasaan sya puas..sakit yg diderita suami lebih lg salit lg yg sdh diperbuatx.
    tp syukurx suami memgakui kesalhanx..ktax sya sdh tdk pernah percaya lg dg suami. apakah sya hrs lakukan agar kebencian sya terhdp suami berkurang dan kembali percaya…saat ini sya bwaanx curiga trus, salam kenal smuax..trims

  76. Eko Yulianto Says:

    Benci dan tidak percaya lagi pada suami ibu, adalah hal wajar yang pasti dialami oleh siapapun yang dikhianati.
    Untuk menghilangkan kebencian dan rasa curiga yang terus menerus, jalinlah komunikasi yang lebih baik lagi dengan suami. Carilah akar permasalah mengapa suami ibu selingkuh, dan selesaikan akar permasalahan itu satu-persatu.
    Mohonlah perlindungan dan petunjuk pada Allah SWT agar keluarga ibu selalu rukun dan utuh. Semoga membantu….. :)

  77. Widiana Says:

    Salam kenal bpk.eko,sangat menarik sekali artikel ini yg akan menuntun sya ke arah yg lebih baik.thanks a lot!

  78. Diandra Says:

    ass…
    pak mohon pencerahanya..
    saya sdh menikah 6 tahun.
    suami saya tingkah lakunya sangat baik.
    sopan dan bisa dengan cepat menarik simpati orang kepadanya.
    tapi sangat disayangkan, dibalik semua itu, suami saya sngt suka berbohong..
    dia bisa berbohong dalam hal apapun..
    karna terlalu banyak kebohongannya pada saya, sampai saya sgt sulit untuk percaya lagi padanya..
    suami saya kalau diingatin sholat, alhamdulillah dia mau.tapi kalau tidak diingetin ya dia sering lupa dan kalau sdh tidur susah sekali dibangunin disuruh sholat. malah lebih sering dia marah2 kalau dibangunin sholat.apalagi kalau kami sedang bertengkar,jgn harap dia akan sholat.. selama kami tdk bertegur sapa selama itu pula dia tidak sholat.saya paling jengkel kalo dia gak sholat,jadi kalo lagi bertengkar dia seakan manasin saya dgn sengaja gak sholat.
    tapi entahlah.. dari pertama menikah sampai sekarang,suami dlm mencari nafkah susah sekali.. ada modalpun (diberikan ortu saya) rintangan banyak sekali saya harus bagaimana,pak? terima kasih

  79. Eko Yulianto Says:

    Wa’alaikumsalam wrwb,
    Saat hidayah tertutup bagi seseorang, dengan cara apapun kita akan sulit untuk mengetuk hatinya. Itulah yang terjadi pada suami anda.
    Jalan satu-satunya adalah mohonkan hidayah pada Allah buat suami anda. Mintalah dengan kesungguhan hati, lebih tingkatkan kualitas ibadah anda dan bersedekahlah dengan niat agar suami anda mendapatkan hidayah dan terbuka hatinya.
    Semoga membantu…..

  80. elly Says:

    aneh banget pak, nggak cinta / terpaksa kok bisa kawin karena istri hamil dul duluan, lha emang waktu menggauli calon istri waktu itu juga terpaksa ya…?
    Istighfar pak, kayaknya bapak harus melakukan sholat TAUBAT dengan bersungguh-sungguh (taubat Nasuhaa)…

  81. tri setyaningsih Says:

    aslmkm,,,
    Pak eko saya minta ijin untuk me share’nya yaaa,,,

  82. andik Says:

    saya punya istri kalau suami gk punya uang disyukurin dibilangin kalau rejeki saya sedikit bahkan minta cerai tapi kalau suami punya uang istriku bilang kalau gk dari aku atau anakmu km gk bakalan punya karna tironmu kecil.kalau aku jatuh istriku akan bilang bahwa ada orang yg mau pinjami dg bunga 10% padahal itu uang istriku.gmn enaknya istriku menurut agama?

  83. Eko Yulianto Says:

    Doakan istri anda mendapat hidayah, karena sifat istri seperti itu adalah seorang istri yang belum mendapat hidayah pak…..

  84. Anton Says:

    Assmlm, Mohon pencerahannya Mas

    Kalau Istri saya, Kerjaannya Makan sama tidur saja, Kalau waktu luang, baca2 Novel seharian, Tidak pernah bersih2 rumah, Anak kami pun, kadang tdk mandi sampai 2 hari, dan kadang sampai saya yg turun tangan mandiin, sedangkan dya sedang tidur”an sj diranjang..Istri saya Mandi dan sikat gigi pun jarang…mungkin seminggu hanya dua kali ( Bukan saya bermaksud menjelekkan istri saya sndiri, tapi saya terbuka apa adanya, agar pencerahan dari anda obyektif ),Sedangkan saya, lebih menyukai kebersihan, Dan kami sdah punya seorang anak umur 4 tahun, Jadi saya bertahan demi anak dan mau menerima segala kekurangannya,walau begitu, saya sayang sm dya, karena memang sy mau trima sifatnya yang kurang bersih itu, Saya tidak pernah juga KDRT, apalagi ada orang ketiga, dan dya tau itu, karena smua HP saya, dya bisa buka kapan saja dya mau, bahkan saya tidak pernah keluar malam, Tetapi yang membuat saya semakin hari semakin tertekan, Istri saya itu, seperti robot orang tuanya yang matre saja, Kebetulan bisnis saya sdang menurun sekali dalam 3 bulan terakhir belakangan ini( Sebelumnya, hidup kami baik” saja ), Dan istri saya meninggalkan saya disaat saya sedang susah karena disuruh orang tua nya, Bahkan saat dia pergi, kami tidak ribut sama sekali, dan tanpa sepengetahuan saya, dia membawa juga uang tunai yang ada dirumah serta ATM” saya dan buku nikah saya, Dan pergi meninggalkan saya, itu sdah sering mas, bila kemauannya tidak dituruti, dya selalu pulang, dan disaat saya coba jemput, orang tuanya selalu mnghalangi, tetapi bila sdah saya penuhi kemauannya, baru dya pulang, bahkan pernah sampai 3 bulan dya dirumah orang tuanya, karena saya baru bisa memenuhinya selama 3 bulan..baru dya pulang…Usia pernikahan kami 5 tahun, mungkin sdah 15X dya kabur seperti ini..Lalu yang sekarang, 10 hari yang lalu baru dya pergi kerumah orang tua nya lagi, Dan sudah buat status di FB, bahwa dia sudah berpisah dengan saya, Apakah istri seperti ini, dibenarkan dalam islam…?? Dan mohon pencerahannya…saya mesti bagaimana, karena lama” saya jenuh juga, Dya bilang, kalau usaha saya sdah jalan lagi, baru jemput dya kembali, saya menarik kesimpulan, dya mau berkeluarga dengan saya, disaat saya sedang ada, disaat saya sedang jatuh dya pergi meninggalkan saya, saya jadi timbul rasa egois sebagai laki”…Kalau saya sdah bangkit lagi, buat apa saya jmput dya, lebih baik saya menikah lagi, apakah sikap saya seperti ini , salah mas..?? Disaat saya mau menikah dulu sama dya…sebenarnya saya ada dua pilihan lain, tapi saya mlihat, istri saya yang saya ceritakan diatas, dya menggunakan jilbab, yang satunya tidak, karena saya mau jadikan istri, tentu saya pilih yang memakai jilbab, karena saya pikir, ini adalah istri yang soleha, tetapi saya salah mas, Ternyata dya sholat pun tidak, Dan bila saya bicarakan baik” ke orang tua nya soal kebersihan anaknya itu, Orang tuanya menyalahkan saya, katanya saya tdk mendidik istri untuk mandi dan sikat gigi, saya pikir , apakah istri jarang mandi dan gosok gigi, adalah kwajiban suami juga untuk mendidik itu, bikankah itu kwajiban istri agar selalu tampil bersih didepan suami, dan saya selalu mengingatkan dya, tp dya selalu marah kalau saya ingatkan soal mandi dan gosok gigi….Jadi dikeluarga saya mas..ada extra pengeluaran untuk bersihkan karang gigi dya setiap 2 bulan ….Dan sebagai suami, saya tdk banyak menuntut, selain bisa menjaga kebersihan diri, dan saya mau, semua itu dya lakukan kebersihan atasa kesadarannya sendiri…mohon pencerahnnya mas..

    Wassalam

    Terima kasih

  85. Diandra Says:

    ass…
    Pak Eko, makasih banyak udh menjawab pertanyaan saya sebelumnya :)
    tapi saya minta maaf sebelumnya karena saya sekarang mau bertanya lagi…
    Pak, saya sudah berdoa setiap kali saya sholat agar suami saya diberi hidayah…
    tapi sekarang yang terjadi terbalik dari yang diharapkan. saya pernah mengingatkan suami saya untuk shalat, lalu dia ambil wudhu terus masuk kamar untuk sholat dan kamarnya dikunci dari dalam, ini selalu dia lakukan belakangan ini setiap kali shalat, terus terang saya positif thinking, Pak… saya mengira dia melakukan ini untuk lebih khusuk shalatnya. tapi hari itu iseng iseng saya intip dia dari jendela kamar, apa yang terjadi?? saya benar benar terpukul pak dengan apa yang saya lihat. suami saya merapikan rambutnya lalu merapikan pakaiannya dan cuma bolak balik dikamar, tidak lama kemudian dia keluar dari kamar…. ya allah ya rabb… saya benar benar sakit rasanya melihat kenyataan itu.. setelah dia keluar kamar saya pura pura tidak tau dan bertanya udah selesai sholatnya? dia menganggukkan kepala… detik itu juga saya menangis didepannya, saya tidak menyangka suami saya melakukan hal ini,.. saya bertanya pada suami saya, kenapa dia lakukan ini?? dengan ringan suami saya menjawab… aku mau sholat tapi jangan disuruh-suruh, kalau disuruh-suruh aku malah tambah gak mau, katanya. sejak saat itu aku tidak pernah menyuruhnya sholat lagi pak, dia sholat walaupun waktunya udh mepet terus. tapi sudah hampir 2 minggu ini, suami saya sama sekali tidak sholat, hubungan kami sangat buruk sekarang… sejak dia meminjam uang kepada kakak saya tanpa sepengetahuan saya.. lalu uang itu saya ambil dan saya kembalikan kepada kakak saya. ini semua saya lakukan karena sudah banyak uang saya yang diberikan orang tua saya dipakai suami saya untuk modal kerja tapi jangankan untung, uang modalpun hilang entah kemana… saya trauma dengan semua itu pak… saya tidak ingin uang kakak saya juga hilang seperti uang saya, apakah saya salah pak? sejak saat itu suami saya sama sekali tidak mau shalat dan setiap memandang saya seakan-akan dia sangat membenci saya… pak, saya sudah tidak tahan dengan suami saya, yang lebih parah lagi.. saya sama sekali tidak percaya lagi kepada suami saya, dosa kah saya, Pak?
    saya pernah minta cerai suami saya, dan saya lihat dari reaksinya sepertinya dia tidak berat untuk melakukan itu. tapi ketika melihat putri saya, saya ragu untuk benar2 minta cerai pada suami saya. saya mohon pak… tolong saya, apa yang harus saya lakukan? saya tidak pernah curhat seperti ini kepada siapapun termasuk orangtua saya, karena saya tidak mau kalau orangtua saya tau keburukan suami saya. saya selalu melindungi dia didepan orangtua saya, Pak…
    saat ini sudah 80% keinginan dihati saya untuk bererai dengan suami saya…
    sudah setahun ini suami saya tidak memberi nafkah lahir kepada saya…
    tolong saya pak… apa yang harus saya lakukan?? terima kasih banyak sebelumnya… semoga bapak sekeluarga selalu dalam lindungan allah, swt…amin ya rabb…

  86. Eko Yulianto Says:

    Sudah saya jawab di inbox Facebook ya pak. Semoga anda ditunjukkan jalan terbaik oleh Allah SWT. Amiiin

  87. Eko Yulianto Says:

    Saya bisa merasakan beratnya penderitaan ibu. Saran saya; curhatlah pada Allah lewat sholat Tahajud anda bu. Lakukan secara rutin, dan jalanilah semuanya dengan ikhlas hanya karena Allah bu….. Pasti semua ini ada hikmahnya buat kebaikan ibu.
    Saya turut mendoakan semoga ibu segera mendapatkan jalan kebaikan. Amiin…..

  88. Nina Says:

    Pak Eko,

    Saya sependapat dgn artikel bapak,
    mohon petunjuk, saya ibu dari 2 gadis kecil, dan istri, suami saya ketahuan selingkuh dengan orang yg saya kenal dekat, dan ingin menikahinya, ini sangat menyakitkan.
    Dari semua keluarganya tdk ada yg menyetujui, bahkan ibunya di tentang, dia beranggapan yg di lakukannya dengan selingkuhannya benar menurut agama (poligami).
    sampai dengan saat ini kami masih bersama, dengan harapan, Allah akan membuka hati suami saya, berharap akan sadar dan mengurungkan niatnya.
    sebenarnya jika dilihat dari prinsip suami, dari kehidupan nyata sekarang ini, dimana usaha kami timbul berbagai kendala, hingga menambah hutang2 kami, ini seharusnya menjadi pertanda kehancuran perekonomian kami, ato pertanda Allah mengingatkan dia, tapi dia tdk juga menyadarinya.
    pertanyaan saya, bagaimana agar suami saya menyadari agar perbuatannya salah, dan tdk di ridloi oleh istri dan ibunya, saya sudah mengingatkan baik2 tapi tdk digubris.
    Mohon di beritahu cara tepat mengingatkan suami saya pak, terimasih atas jawabannya, semoga bapak diberikah berkah melimpah oleh Allah. Aamiin.

  89. Eko Yulianto Says:

    Saran saya; jangan bosan berdoa membuka kebekuan hati suami anda. Sampaikan hal ini pada ibu suami anda, karena kekuatan doa seorang ibu sangatlah besar ijabahnya.
    Tetap berbaik sangkalah pada Allah, semua kejadian yang kita alami pasti bertujuan agar kita menjadi lebih baik. Amiin…..

  90. Muslimahsamid Says:

    Sy setuju,apapun yng dlakukan dngan ikhlas insya Allah segalax akan brjalan lancar

  91. aa Says:

    Menurut sy, segalanya tetap pada porsinya, Allah Maha Pemilik setiap jiwa Dzat yang Maha Tahu, jika kita mmg telah berbuat maksimal dlm porsi tugas kita selaku suami dlm kontek tanggung jawab kita secara islam, maka tidaklah hal itu menghambat kelancaran rizki kita, karena harus diingat istri kita jg tidak sekedar pakaian untuk kita tp juga ujian buat kita,..maka bersabarlah jika ternyata segala kemaksimalan kita belum jg cukup untuk istri kita,..satu lagi yg tidk kalah pentingnya, JGN PRNH lupakan sosok wanita pertama utk kita, yaitu IBU, jika masih ada selalulah mohon do’a darinya, krn keridhoan Allah kadang bergantung pd keridoan org tua,..jika sudah tidak ada rajin2lah mendoakan… insyaAllah ada perubahan,..semoga bermanfaat…

  92. ais Says:

    ijin share ya pak….

  93. ais Says:

    ijin share ya pak… makasih

  94. iyan apriyana Says:

    ass, ,saya mau tanya?
    klo misalkan istri nya yg gak bnr gmana?
    ngelawan sama suami,bentak-bentak,penghasilanya pingin besar terus,karna sy seorang wiraswasta (berdagang),yg pling farah lg ngelawan sama orang tua saya,pa lagi masak pun jarang,,tolong d jawab sy mhon minta pencerahanya trima kasih. . .ass. .wr. .wb

  95. Abu Jahal Says:

    Klo sya punya istri macam gitu, udah sya tinggal minggat pak, Kawin lagi, wkwkwkkwkwkwk

  96. caskinah kinah Says:

    Betul banget Pak,
    Skrng sy rasain sendiri susahnya,dulu kami mkn buat sehari2 ga pernah kurang mala bnyak lebihnya,tp sekarang semenjak suamiku selingkuh ma wanita lain,tiap hari kami bertengkar,usaha suami sy pun merosot,
    skrng hutang berceceran,buat makan sehari2pun kadang ngutang.

  97. Jaya Says:

    Membaca tulisan ini, membuat saya sedikit mengeluarkan air mata. Bukan krn sy pria cengeng, tp sy baru disadarkan betapa Islam begitu menghargai wanita. Bukan spt sy yg selalu menyakiti istri dengan perkataan yg tdk pantas. Dengan membaca tulisan ini sy jg menjadi lbh tahu diri telah mendapatkan istri yg tetap setia mendampingi walau sering disakiti suami seperti saya.

    Ya Allah, semoga masih kau bukakan pintu maaf bagi hambamu yg sombong ini…

  98. Heri Says:

    Pak mohon pencerahan..
    Istri dan anak saya skr tinggal di rumah ibu saya,tapi sikap ibu saya thd istri saya selalu membuat bingung…
    Ibu saya selalu menganggap istri saya itu bukan seperti istri anak nya..
    Yg selalu di puja”adek saya krn selalu memenuhi kebutuhan nya..
    Pdhal saya selalu memberikan uang bulanan kepada ibu saya lewat istri saya..
    Tapi ketika ada benturan,ibu saya selalu menganggap saya tidak pernah kasih apa”,sedangkan pada saat dia pergi haji itu saya yg bayarin…
    Sepertinya dia sudah tidak menganggap saya sebagai anak .
    Apakah yg harus saya lakujan thd sikap saya thd ibu saya saya,mohon pencerahan pak trima kasih

  99. Eko Yulianto Says:

    Saat berurusan dengan ibu, tidak ada pilihan bagi kita kecuali; kesabaran tanpa batas. Sejelek apapun sifat ibu kita, dia adalah tetap ibu kita, yang telah melahirkan kita dengan taruhan nyawa. Kembalikan semuanya pada Allah, Allah maha mengetahui dan maha pemberi keadilan pada kita. Pasti semuanya akan mudah saat Allah kita libatkan :)

  100. Saya Says:

    Justru prilaku istri yg menentukan berhasil tdknya ikhtiar suami dlm mencari rezeki, cerita diatas cm buat istri yg ikhlas dan soleha

  101. ayu Says:

    assalamualaikum pak eko,,saya mau sharing..
    saya sudah 3 thn menikah,,pda saat 2 thn pernikahan kami suami saya berselingkuh,,dan hampir terjadi perceraian di rmh tangga kami,,setelah beliau mengakui kekhilafannya saya fikir keadaan akan kembali normal,,apalagi saya tau selama dia selingkuh perempuan itu byk digelimangin barang2 mahal,,yg saya sendiri pak belum pernah yg nama nya ngerasain bgtu,,bukan saya tidak mau atau pun tdk minta tp saya coba untuk tau diri dan coba mengerti,,dalam rumah tangga saya yg skr saya tdk merasakan ada nya kasih sayang dari seorang suami,,suami saya suka perhitungan sama saya dan suami saya sibuk dgn sosialisasi nya dgn alasan itu utk pekerjaan,,saya ingin terus bertahan dalam pernikahan kami,,tp apa kah bagus klo dalam pernikahan ini saya lbh ngerasa lbh sering menangis dan tidak bahagia,,terimakasih pa

  102. Sherley Says:

    Apa hukumnya bila suami mencari nafkah untuk wanita lain yg ia cintai sedangkan istrinya tahu suaminya mencintai wanita itu. setiap kali berangkat kerja sakit hati sang istri terus berjalan, suami pun tahu tapi tetap melakukannya dengan alasan perempuan itu tidak mencintainya.. Sebagai istri yang solehah apa yang harus diperbuat bila teguran halus sudah dilaksanakan. terima kasih

  103. Tego Says:

    Ini saya setuju. Kadang istri mintanya suka aneh,melebihi kemampuan.meski suami empot2an masih kurang saja. Tapi kalau ditegur malah mikirnya nyakitin istri,mana tanggungjawab suami,dll

  104. nurchasanah Says:

    lsubhanallah…. bahagianya para istri yg turut bekerja dan di harhagi suaminya……..terlebih bila semua keperluanya terpenuhi………

  105. ervina saputri Says:

    aq menikah bru 1 bln ini, tak sengaja aq mmbuka fb.nya.. saya ga tahu no. pinnya, cma suamiku pernah memakai hp.ku utk fb.an.. lalu saya mmbukanya.. & trnyata suamiku inbox sma sseorang, ktanya pernah suka, d inboxnya kta suamiku jgn lupain aq, I LOVE YOU aq menangis melihatnya ada serasa sakit hti sedikit, sebenarnya saya pengin ngmong tpi takut.. apa itu juga menyakiti istri..

  106. Aning Says:

    Saya jadi mbrebes mili airmata ini,seaandainya suami saya mau percaya tentang hal yang bapak tulis diatas mungkin hidup saya jadi lebih baik. Terlalu banyak kalo untuk diceritakan dan tidak pernah ada kata maaf diucapkan kpd saya….kepada ALLAH saja saya berserah

  107. Harie Says:

    Allhamdulillah. Saya semakin sadar dan semakin sayang istri saya setelah membaca artikel ini. Saya semakin bersykur dengan apa yang saya punya.
    Yaallah. Makasih ya sudah memberikan semuanya. Dan untuk mas eko yulianto makasih sudah berbagi artikel dan pengalaman berharga ini.

  108. ika damayanti Says:

    suamiku selalu menyakitiku juga para wanita”yg lain dia suka membohongi wanita” di fb dan dijadikan pacarnya dia juga ngak memandang siapa yg dijadikan pacar dia ngak peduli itu saudara tau bukan ,krn kebohongan” itu akhirnya dia ngak betah dalam bekerja dia tak menyadari klu semua itu akibat perbuatannya sendiri rezeki seret krn menyakiti istri dan wanita” yg lain hinga kini diapun ngak kerja justru aq yg ngasih nafkah selama menikah th 2008 ampe skrng dia lum prn kasih nafkah mohon solusinya pak eko supaya suamiku sadar akan perbuatanya dan bisa kerja dng baik suapay bsa nafkahin anak istri trimakasih

  109. tini Says:

    Mohon utk share artikel ini fb saya, terima kasih

  110. cinta Says:

    Iya benar jangan sakiti istri istri mu karena akan menghambat ide ode kerjamu

  111. aries Says:

    Alhamdulillah…akhirnya menemukan artikel ini walau br skrg…sy jg mau bertanya.nasib rmh tgg sy tdk jauh beda dgn bbrp pengalaman diatas. 11 th pernikahan.. Selama itu pula suami tdk bekerja. Akhirnya sy tlg punggung klg..tp apa yg sy terima?? perlakuan kasar..caci maki dr suami..hinaan dan perselungkuhan serta kebohongan.. Smp saat ini sy bertahan dan memaafkan dgn gharapan sy mendapat surga Nya di akherat nanti…sy ttp melayani suami…mencari nafkah utk anak dan suami smp skrg…wl hati sy sakit dan hancur berkeping2..sy berusaha menyerahkan kpd Alloh SWT…dan mengharap balasan surgaNya…menurut pak Eko..apakah sy bodoh atau bgmn? trims

  112. Eko Yulianto Says:

    Saya turut prihatin dengan yang ibu alami. Menurut saya, sabar bukanlah diam saat diinjak-injak, sabar bukanlah diam saat disakiti, sabar bukanlah mengharap ridlo Allah tanpa melakukan apapun. Tunjukkan ketegasan ibu, tuntut tanggung jawab suami ibu. Dan jangan dilupakan, mintalah petunjuk Allah dalam segala tindakan, jangan pernah lepas dari wudlu.

  113. Jes Says:

    Selama nikah 2.5tahun…suami aku udah ketawan selingkuh 2x…yang terakhir waktu aku abis bner2 ngelahirin…aku ga tau apa yang ada diotaknya…aku udah berusaha jadi yang terbaik…ga nuntut dinafkahin, karna aku tau penghasilan dia pas2an…tinggal masih sama orang tua aku…udah dianggap anak sendiri sama ibu aku…dia bner2 ga tau diri…padahal dulu aku kenal dia, dari dia bukan apa2…aku temenin dia…aku kasih support…tapi ini balesannya…Aku mau cerai tapi takut nyakitin hati orang tua aku…

  114. someone Says:

    Assalamualaikum Wr Wb
    Pak Eko Yth,
    Sayaa jg mohon pencerahan dann nasehatnya pak atas kehidupan sayaa,trus terang memang sedih membaca komen2 yg ada d atas,dann trnyata bkan hnya sya sndiri yg mengalami hal serupa,cma malangnya dr smua permasalahan istri2 diatas mencakup k sya smua.
    Sya sdh menikah 4thn 2bln,dann bekerja pd sbuah perusahaan d daerah sya tinggal,sbenarnya sya bekerja bkanlah atas kemauan sya, suami yg melarang sya utk berhenti bekerja alasannya krn ekonomi kami blum terlalu mapan,padahal suami sya seorang PNS yg penghasilannya boleh dbilang cukuplah,tp syapun krn alasannya msh wajar dann mumpung syaa jg msh muda syaa jalani aj walopun sebenarnya sya ingin risen,aplg d t4 sya bekerja tdk ada waktu liburnya,masuk dr jam 8 plang jam 5, hri minggu masuk stengah hari,tgl merah jg masuk,ttpi demi menolong suami mencari nafkah y tdak apalah,cuma yg anehnya,sya bekerja atas keinginan suami,ttapi klo sya bekerja berdandan dy marah2, malahan mengeluarkan makian kpd sya,sya tau dlm islam seorg istri itu berdan2 hnya utk suami,ttapi klo dlm dunia krja perusahaan kan jg pnya standar penampilan utk kariawannya,malahan klo kami bertengkar dy sll mengungkit ttg dandan sya klo prgi krja,yg katanya seperti wanita malam,astaghfirullah,padahal sya berdandan msih dlm batasan wajar,bukan sprti artis2 jupe syahrini ato apalah yg nyentrik bgitu,tp dy sllu emosi,??? marah2,tp klo dy dii lingkungan krjanyaa suka melakukan hal yg senang dann enak olehnya,sprti dyaa sllu akrab dgn rekan kerjanya yg perempuan,mlahan klo diliat udh kurang wajar dilakukan,klo dgn tman kerja wanitanya dy sll tlpon2an,malahan prnah dy membohongi syaa,dy membelikan rekan krja wanitanya ituu bahan pakaian,(walopun uang dr wanita tsb)katanya itu titipan dr tmnnya lelaki ttp akhirnya ketahuan klo itu adl pnya tman kerja wanitanya,dann yg membuat sya sakit ati lg,trnyata kain bakal baju yg dbelinyaa ituu 1kain dgn bakal baju suami sayaa,shingga utk menjaitnya mreka menjait d t4 yg samaa dann bkan ga mgkin dy prgi kee tempai jahit berdua kan,,
    Klo lg ada dinass kee kntor lain ato kee luar kotaa,dy slaluu tukar2an nomor hp dgn pegawai2 wanita d sana,klo dtanyaa dy akn lgsg emosi,dann memaki syaa,katanyaa syaa bodoh tdak ngerti dunia krja,bla bla dsb,pernah jg tman skerjanya ituu menelpon dlm jam2 tdk wajar,sperti jam 6 pagi udh mnelpon,klo sya marah,dy balik lebih marah lg,dann tk lpa memaki,suami sya ini jg klo bertengkar sllu mengancam akn menceraikan syaa,prnah mslah ini sya adukan ato critakan k kakaknya,d dpan syaa sih baikk kkaknya,trnyata d belakang syaa,kk ipar dann mertuaa syaa mengejek syaa, katanyaa klo terlalu cemburu smaa suamii bsa2 selingkuh suami,
    Astaghfirullah,bukannya menasehati anaknya k jlan yg baik ??? benar malaahan syaa jg diejek..
    Aplg type mertua dann ipar syaa ini,type org yg cinta dann syang thdp adik dann anaknya,sdgkan menantu adlh org asing,dann ini memang mereka lakukan bkan hnya kpd sya,tetapi jg kpd menantunya yg lain,jd syaa tdak bsa mau mendapatkan perlindungan atopun solusi dr kluarga suami,sdgkan kekeluarga sya tdk mgkn sya critakan perangai suami sya,sma sj sy menjatuhkan dy d dpan kluarga sya..
    Padahal klo dipikir2 walopun sya tdaklah istri solehah tp stidaknya sya sdh tdak neko2 thd suami,sya tdk pernah mnta belikan apapun thd suami syaa,walopun hnyaa sbuah pakaian,sya sllu membeli ap yg sya inginkan pakai uang sndiri,itupun stelah sya pertimbangkan pnting tdaknya barang itu,trkadang syaa jg merasa iri dg tmn2 sya yg lain,yg cma d rmah sja tdk bekerja tp smua keinginannya trcapai dann dipenuhi suami,suami jg tiap awal blan jg sllu mengaudit smua uang yg sya dpt dr gaji dann uang yg dberikannya,kmn sja dbelanjakan,utk apaa sja dikeluarkan..
    Padahal sll stiap blan syaa rincikan dann sepeserpun uang gaji dann uang yg dberikannya sya gunakan utk keperluan pribadi syaa,prnah suatu ketika sya membeli 2spatu krja sxgus krn kebetulan wkt itu memang kami lg jaln2,dann spatunya jg menarik hati sya, sepatuu 2pasang itu sya beli sharga 300rb,suami marah2, pdahal hrga utk sebuah sepatu krja yg dipakainya takk prnah kurang dr 350rb,malahan takk jarang dy membeli spatu sharga 500rb,sya klo utk keperluan krja tdak pernah mempermasalahkannya,ttp klo utk keperluan sya sllu dibatasi..
    Tp dr smua perlakuannya yg paling membuat sya sakit hati adalah keramahannya dgn rekan2 krja yg wanita,sdgkan sya klo berbicara atoo ketawa ato trsenyum dg tmn krja sya yg pria klo trlihat olehnya lgsg keluar makiannya, klo sja kluarganya feerr dann baikk jiwanya pasti sya sdh curhat dg mereka,utk meminta supaya dinasehati,tp bgmn lg..
    Sya mohon sarannya pak, bgmn seharusnyaa sya..
    Sya sllu ingin memndam ini smua,tp tdak bsa..
    Klo sya utarakan malah sya yg kenaa semprot,dann suamipun lgsg marah meluap2..
    Oh yaa pak 1 lg kebiasaan buruk suami sya yg sulit drubah,walopun dy taat solat,gaa pernah lewat ,tp dy sgt hobi sx membaca crita porno pak,smua yg berhubungan dgn crita porno,crita mesum atopun video2 mesum dann porno dy sukaa pak,hmpir stiap mlm dy tdurr smpai jam 1 ato jam 2 dinihari hanya utk membaca crita porno..
    Jd bgmn dann apaa yg hrus sya lakukan pak utk menghadapi suami sya agar sya tdak mkan ati..
    Mohon sx utk dbalas pakk
    Trims pak atas sarannya..
    Wasalamualaikum wrwb
    Mohon maaf pak,klo kata2 dann critanya amburadull :) :) :)

  115. susan Says:

    Assalamualaikum Wr Wb
    Pak Eko Yth,
    Sayaa jg mohon pencerahan dann nasehatnya pak atas kehidupan sayaa,trus terang memang sedih membaca komen2 yg ada d atas,dann trnyata bkan hnya sya sndiri yg mengalami hal serupa,cma malangnya dr smua permasalahan istri2 diatas mencakup k sya smua.
    Sya sdh menikah 4thn 2bln,dann bekerja pd sbuah perusahaan d daerah sya tinggal,sbenarnya sya bekerja bkanlah atas kemauan sya, suami yg melarang sya utk berhenti bekerja alasannya krn ekonomi kami blum terlalu mapan,padahal suami sya seorang PNS yg penghasilannya boleh dbilang cukuplah,tp syapun krn alasannya msh wajar dann mumpung syaa jg msh muda syaa jalani aj walopun sebenarnya sya ingin risen,aplg d t4 sya bekerja tdk ada waktu liburnya,masuk dr jam 8 plang jam 5, hri minggu masuk stengah hari,tgl merah jg masuk,ttpi demi menolong suami mencari nafkah y tdak apalah,cuma yg anehnya,sya bekerja atas keinginan suami,ttapi klo sya bekerja berdandan dy marah2, malahan mengeluarkan makian kpd sya,sya tau dlm islam seorg istri itu berdan2 hnya utk suami,ttapi klo dlm dunia krja perusahaan kan jg pnya standar penampilan utk kariawannya,malahan klo kami bertengkar dy sll mengungkit ttg dandan sya klo prgi krja,yg katanya seperti wanita malam,astaghfirullah,padahal sya berdandan msih dlm batasan wajar,bukan sprti artis2 jupe syahrini ato apalah yg nyentrik bgitu,tp dy sllu emosi,??? marah2,tp klo dy dii lingkungan krjanyaa suka melakukan hal yg senang dann enak olehnya,sprti dyaa sllu akrab dgn rekan kerjanya yg perempuan,mlahan klo diliat udh kurang wajar dilakukan,klo dgn tman kerja wanitanya dy sll tlpon2an,malahan prnah dy membohongi syaa,dy membelikan rekan krja wanitanya ituu bahan pakaian,(walopun uang dr wanita tsb)katanya itu titipan dr tmnnya lelaki ttp akhirnya ketahuan klo itu adl pnya tman kerja wanitanya,dann yg membuat sya sakit ati lg,trnyata kain bakal baju yg dbelinyaa ituu 1kain dgn bakal baju suami sayaa,shingga utk menjaitnya mreka menjait d t4 yg samaa dann bkan ga mgkin dy prgi kee tempai jahit berdua kan,,
    Klo lg ada dinass kee kntor lain ato kee luar kotaa,dy slaluu tukar2an nomor hp dgn pegawai2 wanita d sana,klo dtanyaa dy akn lgsg emosi,dann memaki syaa,katanyaa syaa bodoh tdak ngerti dunia krja,bla bla dsb,pernah jg tman skerjanya ituu menelpon dlm jam2 tdk wajar,sperti jam 6 pagi udh mnelpon,klo sya marah,dy balik lebih marah lg,dann tk lpa memaki,suami sya ini jg klo bertengkar sllu mengancam akn menceraikan syaa,prnah mslah ini sya adukan ato critakan k kakaknya,d dpan syaa sih baikk kkaknya,trnyata d belakang syaa,kk ipar dann mertuaa syaa mengejek syaa, katanyaa klo terlalu cemburu smaa suamii bsa2 selingkuh suami,
    Astaghfirullah,bukannya menasehati anaknya k jlan yg baik ??? benar malaahan syaa jg diejek..
    Aplg type mertua dann ipar syaa ini,type org yg cinta dann syang thdp adik dann anaknya,sdgkan menantu adlh org asing,dann ini memang mereka lakukan bkan hnya kpd sya,tetapi jg kpd menantunya yg lain,jd syaa tdak bsa mau mendapatkan perlindungan atopun solusi dr kluarga suami,sdgkan kekeluarga sya tdk mgkn sya critakan perangai suami sya,sma sj sy menjatuhkan dy d dpan kluarga sya..
    Padahal klo dipikir2 walopun sya tdaklah istri solehah tp stidaknya sya sdh tdak neko2 thd suami,sya tdk pernah mnta belikan apapun thd suami syaa,walopun hnyaa sbuah pakaian,sya sllu membeli ap yg sya inginkan pakai uang sndiri,itupun stelah sya pertimbangkan pnting tdaknya barang itu,trkadang syaa jg merasa iri dg tmn2 sya yg lain,yg cma d rmah sja tdk bekerja tp smua keinginannya trcapai dann dipenuhi suami,suami jg tiap awal blan jg sllu mengaudit smua uang yg sya dpt dr gaji dann uang yg dberikannya,kmn sja dbelanjakan,utk apaa sja dikeluarkan..
    Padahal sll stiap blan syaa rincikan dann sepeserpun uang gaji dann uang yg dberikannya sya gunakan utk keperluan pribadi syaa,prnah suatu ketika sya membeli 2spatu krja sxgus krn kebetulan wkt itu memang kami lg jaln2,dann spatunya jg menarik hati sya, sepatuu 2pasang itu sya beli sharga 300rb,suami marah2, pdahal hrga utk sebuah sepatu krja yg dipakainya takk prnah kurang dr 350rb,malahan takk jarang dy membeli spatu sharga 500rb,sya klo utk keperluan krja tdak pernah mempermasalahkannya,ttp klo utk keperluan sya sllu dibatasi..
    Tp dr smua perlakuannya yg paling membuat sya sakit hati adalah keramahannya dgn rekan2 krja yg wanita,sdgkan sya klo berbicara atoo ketawa ato trsenyum dg tmn krja sya yg pria klo trlihat olehnya lgsg keluar makiannya, klo sja kluarganya feerr dann baikk jiwanya pasti sya sdh curhat dg mereka,utk meminta supaya dinasehati,tp bgmn lg..
    Sya mohon sarannya pak, bgmn seharusnyaa sya..
    Sya sllu ingin memndam ini smua,tp tdak bsa..
    Klo sya utarakan malah sya yg kenaa semprot,dann suamipun lgsg marah meluap2..
    Oh yaa pak 1 lg kebiasaan buruk suami sya yg sulit drubah,walopun dy taat solat,gaa pernah lewat ,tp dy sgt hobi sx membaca crita porno pak,smua yg berhubungan dgn crita porno,crita mesum atopun video2 mesum dann porno dy sukaa pak,hmpir stiap mlm dy tdurr smpai jam 1 ato jam 2 dinihari hanya utk membaca crita porno..
    Jd bgmn dann apaa yg hrus sya lakukan pak utk menghadapi suami sya agar sya tdak mkan ati..
    Mohon sx utk dbalas pakk
    Trims pak atas sarannya..
    Wasalamualaikum wrwb
    Mohon maaf pak,klo kata2 dann critanya amburadull :) :) :)

  116. ita Says:

    trmksh,,smg bermanfat n ijin share,,

  117. Yanti Says:

    Suamiku tdk pernah transparan ttg pendapatannya, dia cm memberiku 500rb/bln. Untungnya aku krj, kl tdk kerja bisa mati berdiri deh.
    Suamiku sering memakiku, temperamental dan bahkan prnah bilang akan membunuh keluargaku jika punya ilmu jari.
    Mmg dia tdk pernah memukul ttp kata-katanya menusuk hati. Kdg2 aku sampe nangis diam-diam melihat kelakuannya/sifatnya/ucapannya.
    Kalo unk org tuanya, brp pun dia keluarkan duit. Tp aku tdk pernah iri krn itu mmg org tuanya.
    Kalo org tuanya marah padaku, sdkt pun dia tdk membelaku dan mau menjelaskan mana yg baik dan mana yg buruk. Pdhl yg ku kasih tau pd mereka ada hal yg baik tp mereka tdk terima.
    Sdh 3 X dia mengusirku dari rumahnya. Jika aku diusir lagi, apa sebaiknya aku pergi tinggalkan dia atau tetap diam saja wlpn dimaki/maki.

  118. Yanti Says:

    Kami menikah baru 9 bln tp akhlak buruknya muncul semua. Sdgkan aku biasa-biasa saja. Awalnya ku kira umur 40 thn sehrsnya deasa ttp ternyata aku salah.
    Keinginananku saat ini adl cerai drpd setiap bln diajak bertengkar lalu saling diam selama 1 minggu bahkan lebih.

  119. liawati Says:

    sebelumnya saya sdh baca artikel2 yg sebelumnya, saya mau nanya sekarang ini sya merasa suami saya tdk terlalu perhatian lg sma saya karena suatu hari kami bertengkar gara2 nya suami saya minta saya berubah menjadi lebih baik lg,, dan saya ingin mendengarkan smua nasehat suami saya, krna di mata suami saya, saya ada melakukan kesalahan lg, suami saya marah dan saya mengulangi kesalahan tersebut,, smpai suami saya bicara klo saya ini tidak mau mendengarkan smua nasehat nya.. saya pernah bicara begini sma suami saya setiap orang tdk bisa berubah langsung pasti btuh waktu untuk berubah lebih baik dan dengan niat hati kita sendiri jg kan,, setelah saya berbicara seperti itu yg kurasakan sekarang ini suami saya tdk terlalu perduli dan perhatian lg sama saya,, saya bingung apa salah saya bicara seperti itu?

  120. ita Says:

    Masalah sy ga jauh dari ribut dgn biang utama nya mertua dan keluarga nya. Saya menikahi laki2 bungsu dari 4 bersaudara yg smua nya perempuan. Awal mau nikah saja sudah ribet sama ibu mertua . Saya dan suami melangkah kaka ke dua. Dan kaka ke 3 suami pun melangkah kaka ke 2 , jd bukan kami dahulu yg melangkah..namun syarat yg ibu nya minta untk melangkahi kaka nya sungguh dasyat..yaitu 2 rumah kontrakan dan sebidang tanah..harta yg cm segitu2 nya milik suami saya yg ngumpulin buat hari tua. Krn suami adalah peg.swasta. Ribut2 mewarnai proses pernikahan kami..akhir nya ibu nya minta 10 gram emas 24k sbg syarat pelangkah..Astagfirullah..pdhl kel. Suami itu dr keluarga yg tingkat religi nya lbh lah ketimbang kel saya. Di agama mana pun tdk ada nama nya pelangkah..terlebih di Islam..tp itu lah kenyataan yg saya alami. Hingga 6 thn menikah dan dikarunia 2 anak..ibu mertua nguasain rumah kontrakan dan tanah suami. Dia ga menyerahkan ke kami. Apakah wajar ? Dgn alasan ibu..untuk menyelamatkan aset2 anak nya tsb..maka dia ambil alih smua itu. Pantas kah seorang ibu mertua berlaku sprt itu? Saya kok merasa mertua terlalu mencampuri rumah tangga kami. Sampai thn kemarin kami membeli motor matic…mertua bertanya ke saya..kenapa surat motor atas nama saya? Apakah layak pertanyaan itu? Saya kan istri anak nya? Saya sll keluh kesah dgn suami..cm suami cm bisa diam. Saya ga minta suami ngelawan sama ibu nya. Saya hanya ingin kami pindah jauh saja..agar ga sll ribut sama mertua dan kel. Nya nya. Banyak sekali perbuatan mertua dan keluarga suami yg membuat saya sakit hati. Saya hanya ingin rumah tangga tenang…satu satu nya jalan adalah pindah jauh dari mereka. Dan minta hak saya sbg istri, ibu dari 2 org anak yakni cucu dari anak laki satu2 nya si mertua. Agar ibu mertua bisa lapang dada..ikhlas jika skrg anak laki2 nya dah menikah dan punya 2 anak..salah kah saya meminta hak seorang istri,demi anak2 sya..saya meminta 2 rumah kontrakan dan sebidang tanah murni punya suami saya bukan warisan dari mertua..di kembalikan ke suami. Biar kami kelola sndr..untuk tambahan pemasukan kami. Yg hanya karyawan swasta…skrg sy ga krj lg..suami sungguh banting tulang sndr..skrg perusahaan ny jg dah baru lg..jd ga sprt yg dl..dia bisa mapan. Skrg kami sungguh2 serba pas pas an..wajar kah saya meminta suami mengambil hak nya untuk dpt bisa mencukupi keluarga kami. Tetapi suami ga berani ….krn ibu nya cenderung sensitif bila urusan 2 kontrakan dan tanah tsb,.sampai surat rumah pun ibu mertua ambil …
    Ditambah perlakuan2 ibu mertua yg menurut saya itu sngt kejam…saya ini habis melahirkan..dari anak pertama smp anak kedua..mertua cari2 masalah..agar saya dan suami ribut besar. Sampai anak saya 2 bln ini mertua saya ga mau lihat cucu nya..alasan nya..krn saya cemberutin dia. Pdhl saya ga pernah kaya gt. Walau pun sehabis lahiran ibu malah ngomong ga akan kasih kabar ke sodara2…nanti dia repot. Saya masih sabar…skrg saya malah disudutkan suami..saya di anggap wajar menerima perlakuan2 dan ucapan2 yg nyakitin hati saya dari mertua. Pernah saya dan anak pertama bersilaturaahmi ke rmh mertua…itu kami ga dibukain pintu ,malah dimatikan lampu oleh kakak pertama suami…mereka ngumpet…asalan nya krn anak nya kakak ipar saya itu lg belajar…jd tak tepat waktu kunjungan kami. Anak saya menangis diluar ingin masuk..saya geret pulang..pantas kah.perbuatan tsb? Mereka keluarga yg sgt taat beribadah…aurat sngt dijaga..tp kok perlakuan sama saya dan anak2 sprt itu. Skrg malahan suami nyudutin saya..saat ini saya malah di antarkan kerumah orgtua bersama 2 anak saya.

Leave a Reply