Kisah melancarkan rejeki ini saya dapat tanpa sengaja. Beberapa tahun yang lalu, tepatnya sekitar tahun 1994-an saat saya berangkat kuliah, saya bertemu dengan orang yang memberikan wejangan ini. Hari itu saya terburu-buru berangkat ke tempat kuliah, maklum hari itu saya agak terlambat padahal hari itu mata kuliah favorit saya. Saat hujan turun tiba-tiba, saya baru sadar kalau lupa membawa mantel, akhirnya berteduhlah saya di sudut sebuah warung. Di tempat itu saya berkenalan dengan seorang yang sangat baik, dia seorang menantu kyai pemilik pondok pesantren. Obrolan kami tambah seru saat menginjak materi rejeki bagi manusia.
Pekerjaan dia adalah pekerjaan serabutan. Dia tidak memiliki pekerjaan tetap, tetapi dia bersyukur bisa mencukupi kebutuhan keluarganya dengan baik. Sandang, pangan, dan perhiasan untuk istrinya selalu tercukupi tanpa kekurangan. “Itulah misteri rejeki mas”, Kata orang itu pada saya. Saat saya tanya apa rahasianya rejeki dia selalu berlimpah, jawaban dia terletak pada selalu bersyukur, dan terpenting jangan pernah sedikitpun menyakiti atau membuat kecewa istri. “Itu wejangan yang selalu diberikan oleh mertua saya, dan saya membuktikan sendiri sampai sekarang”, kata orang itu dengan wajah serius.
Dengan selalu bersyukur, bahkan saat terkena musibah sekalipun, kenikmatan yang akan kita terima akan ditambah oleh Allah. “Itu janji Allah, bukan main-main mas”, kata orang itu. Janji Allah tentang umatnya yang mau bersyukur memang sering kita dengar dalam berbagai kotbah atau ceramah agama. Jika kita mau menghitung berapa nikmat yang diberikan Allah pada kita, pasti tidak akan pernah habis. Itulah gambaran rasa syukur yang harus kita ungkapkan, tapi terkadang banyak manusia yang lupa mensyukuri nikmat tersebut.
Berikutnya jangan sakiti istri anda. Inilah poin yang saya pegang terus sampai sekarang. Pekerjaan seorang istri adalah pekerjaan terberat dalam keluarga. Seorang istri harus selalu melayani suami, melahirkan dengan taruhan nyawa. Membesarkan dengan susah payah, terkadang rela mengorbankan waktunya agar anaknya bisa tumbuh sehat dan berbagai pengorbanan yang tak terhitung saat harus berusaha memenuhi serta melayani kebutuhan suami dan anak-anaknya. Dengan melihat beratnya tugas sang istri di atas, tegakah anda menyakiti istri anda?
Menurut orang yang saya kenal tersebut, banyak tidaknya rejeki yang dia terima terkadang tergantung pada perlakuannya pada sang istri. Saat dia keluar rumah mencari sesuap nasi dengan niat membahagiakan istrinya (saat itu dia belum punya anak), rejeki yang dia terima hari itu pasti banyak. Sebaliknya jika saat berangkat mencari nafkah dia sebelumnya menyakiti hati istrinya, terkadang dia tidak mendapat hasil apapun yang bisa dibawa pulang.
Kisah di atas mungkin terkesan dibuat-buat, tetapi saya baru sadar dan merasakan sendiri saat saya sudah berkeluarga. Apa yang saya alami sama persis dengan yang dialami orang yang saya kenal beberapa tahun yang lalu tersebut. Istri memang mempunyai peranan sangat besar dalam mendatangkan rejeki bagi kita. Mungkin doa istri mempunyai kekuatan yang dahsyat bagi sebuah keluarga. Pesan saya, jangan pernah sedikitpun menyakiti hati istri anda jika ingin rejeki kita berlimpah. Semoga kisah ini berguna bagi anda semua.
Sukses untuk anda…..
Tags: Bersyukur, kekuatan istri, melancarkan rejeki, rejeki lancar
|
|
106 Responses to “Demi Lancarnya Rejeki; Selalu Bersyukur dan Jangan Sakiti Istri”
Leave a Reply
|
|
February 23rd, 2009 at 17:25
saya rasa pendpat anda ada benarnya, dan hal itu sudah saya alami berkali – kali.
memang kalau kita kerja dan istri itu mendukung dalam artian kegiatan yang kita
lakukan itu tidak membuatnya sakit hati, insyaallah kegiatan yang kita lakukan itu
kemungkinan besar berhasil.
semoga ALLAH SWT senantiasa memberikan kemudahan bagi kita semua.
amin…..
[Reply]
tendi Reply:
September 29th, 2010 at 13:00
subhanallah….materi yang menarik dan bagus….semoga istriku tidak tersakiti kitak saya marah….amin….salam kenal semuanya. ^_^
[Reply]
March 1st, 2009 at 02:53
betul pakm semoga kita semua bisa menjadi suami yang baik bagi keluarga
[Reply]
March 5th, 2009 at 04:50
betul pak dan itu sudah terjadi di dalam ruang lingkup keluarga saya sendiri ………semoga ini sebagai pelajaran bagi laki2 yg beristri dua……. jangan sekali kali meremehkan wanita apalagi seorang istri
[Reply]
March 12th, 2009 at 13:36
Betul saya setuju asal Semua dilakukan secara IKLAS (itu yang sulit karena kita kadang lupa) Suami mencari nafkah tuk Keluarga, Istri Membimbing Anak dan melayani Suami kalo semua dilakukan dengan Iklas pasti akan BERKAH adanya dari Sang Maha Kuasa.
[Reply]
March 27th, 2009 at 06:58
Ya, saya juga setuju. Tapi bagaimana dengan seorang suami yang mencari rezekinya untuk keluarga tapi dia pelit dengan istri dan menyakiti seorang istri tanpa sadar? Jika kita menegur suami tapi suami diam saja dan tidak mendengar nasehat istri apa seorang suami itu dosa pak? apa ini penyebab dari tidak lancarnya rezeki di keluarga saya?
Apa solusinya pak agar suami sadar bisa menghargai istri dan bisa lancar rezeki?
[Reply]
March 30th, 2009 at 02:27
Saya Setuju dengan kisah diatas, yang mau saya tanyakan apakah kalau saya sudah berusaha membahagiakan istri tapi istri saya masih saja sering marah2 kalau saya berbuat yang tidah cocok untuknya meskipun hal2 kecil. apa itu juga menjadikan rejeki kurang barokahnya??
[Reply]
aa Reply:
March 15th, 2012 at 11:57
Menurut sy, segalanya tetap pada porsinya, Allah Maha Pemilik setiap jiwa Dzat yang Maha Tahu, jika kita mmg telah berbuat maksimal dlm porsi tugas kita selaku suami dlm kontek tanggung jawab kita secara islam, maka tidaklah hal itu menghambat kelancaran rizki kita, karena harus diingat istri kita jg tidak sekedar pakaian untuk kita tp juga ujian buat kita,..maka bersabarlah jika ternyata segala kemaksimalan kita belum jg cukup untuk istri kita,..satu lagi yg tidk kalah pentingnya, JGN PRNH lupakan sosok wanita pertama utk kita, yaitu IBU, jika masih ada selalulah mohon do’a darinya, krn keridhoan Allah kadang bergantung pd keridoan org tua,..jika sudah tidak ada rajin2lah mendoakan… insyaAllah ada perubahan,..semoga bermanfaat…
[Reply]
April 15th, 2009 at 09:13
saya tdk bermaksud atau berniat untuk menyangkal pernyataan anda di atas itung2 untk nambah ILMU krn sy haus akan ilmu yg POSITIF, yg ingin sy tanya kan adakah hadist shoheh tentang jangan menyakiti istri , MAAF KALO ADA SALAH KATA , wassalam .
[Reply]
Adi Reply:
June 8th, 2010 at 08:13
Ada, Sabda Rasulullah: “Sebaik-baiknya manusia di antara kalian adalah yang paling baik terhadap istrinya. Dan aku adalah orang yang paling baik terhadap istriku di antara kalian.”
(Shahih: [Shahih al-Jaami'ish Shaghiir (no. 3266)], Sunan at-Tirmidzi (V/369, no. 3985) )
[Reply]
Adi Reply:
June 8th, 2010 at 08:26
Hadits: Sabda Rasulullah ketika ditanya “Apa hak istri salah seorang di antara kami terhadapnya? Jawab Rasulullah, “Berilah ia makan sesuai dengan yang engkau makan dan berilah pakaian sebagaimana pakaianmu. Jangan kau pukul wajahnya, jangan menjelek-jelekkannya, dan jangan menjauhinya kecuali di dalam rumah.”
( Shahih: [Shahiih Sunan Ibni Majah (no 1500)], Sunan Abi Dawud (Aunul Ma’buud (VI/180, no 2128), Sunan Ibni Majah (I/594, no. 1850) )
[Reply]
May 3rd, 2009 at 09:36
Saya sebenarnya setuju dg ulasan diatas mas, tp kadang istri agak rewel klo kita sering keluar malam utk sekedar ngobrol tukar pikiran (karena siang habis waktu tuk bekerja ).
Klo bikin kecewa tapi tujuanya benar gimana mas ???
[Reply]
May 12th, 2009 at 16:14
Ciri Orang yang Sempurna Imannya
Abu Huroiroh ra mengemukakan, Muhammad Rosululloh saw bersabda:
” Orang mukmin yang sempurna imannya ialah yang paling baik akhlaknya. Dan se-baik-baik pribadi ialah orang yang paling baik terhadap istrinya.”
(HR.Achmad & Timidzi)
[Reply]
May 12th, 2009 at 16:19
Anjuran Memperlakukan Istri dengan Baik
Muhamamd Rosululloh saw bersabda: ” Perlakukan wanita dengan baik, karena sesungguhnya mereka diciptakan dari tulang rusuk yang paling bengkok. Tulang rusuk yang paling bengkok adalah yang teratas. Jika kamu berusaha meluruskannya, dia akan patah. Dan jika kamu meninggalkannya, maka dia akan tetap bengkok. Maka perlakukannlah mereka dengan sebaik-baiknya.”
(HR.Al-Hafidz Al-Iraqi & dishochihkan olehnya).
[Reply]
May 24th, 2009 at 03:12
bagaimana jika kita sudah terlanjur menyakiti istri dengan mengatakan wanita lain lebih indah secara fisik…
bagaimana saya memperbaiki keadaan ini den menutup luka yang sudah saya buat
[Reply]
June 5th, 2009 at 22:21
terima kasih … ilmunya
salam kenal
slamat berjuang salam 165
[Reply]
April 6th, 2010 at 13:04
tq so much…. sangat bermanfaat…
[Reply]
May 18th, 2010 at 18:34
Bagaimana kalau suami sudah mengatakan dengan uang yg di berikan bulanan cukup tdk cukup harus cukup?? kenyataannya jelas sangatlah kurang…sedang kita tahu suami menggunakan uang lain2nya yg ia dapatkan yg jauuh lebih besar kadang untuk hal-hal yang kurang bermanfaat?? bukannya itu namanya menyiksa istri??tidak adil terhadap istri?? sedang istri mau usaha tidak selalu di support malah sebaliknya?? Bagaimana solusinya???
[Reply]
Eko Yulianto Reply:
May 31st, 2010 at 19:28
[Reply]
June 23rd, 2010 at 11:04
Pak Admin…ijin share ya…
[Reply]
Eko Yulianto Reply:
June 23rd, 2010 at 12:15
Silahkan pak
[Reply]
July 10th, 2010 at 13:01
kata2 suami sering kasar dan nyakitin.dosakah si istri bila memendam sakit hatinya dan kekecewaanya?apalag suami sering dusta dan menceritakan aib siistri ke orang lain.
[Reply]
Eko Yulianto Reply:
August 19th, 2010 at 22:34
Semoga suami seperti itu segera sadar. Ingatlah, Allah akan sangat dekat dengan orang teraniaya. Makanya orang teraniaya mempunyai keutamaan dalam setiap doanya… Terus berlindung kepada Allah adalah jalan terbaik bagi sang istri
[Reply]
July 28th, 2010 at 08:55
Saya sependapat dengan bapak, karena itu adalah kenyataan yanng saya hadapi sekarang. Baru pertama kali ini suami saya menyakiti saya lahir batin dan doa saya agar yang terakhir. Ternyata usaha suami saya hancur berantakan tak bersisa apapun. Bahkan meninggalkan hutang yang tidak sedikit.
[Reply]
August 16th, 2010 at 14:37
Terus gmna Klo istrix yg selingkuh sedang suami mencarinafkah dengan susah
[Reply]
Eko Yulianto Reply:
August 19th, 2010 at 22:29
Klo seperti itu lain ceritanya pak :hammer
[Reply]
August 18th, 2010 at 23:46
pak suami saya sebenarnya orangnya punya itikat baik tuk membahagiakan istri ditahun2 pertama usia nikah kita insha Allah kita baik2 aja tapi setelah tahun kedua saat mau melahirkan anak pertama dia mulai beda dan setelah melahirkan dia seperti mudah sekali dan lebih dekat ke keluarga nya terutama ke bapak dan ibunya dan bapaknya memnginginkan sekali anak saya dirawat di rumah mertua saya,padahal dijauh2 hari saya sdh minta ijin sama suami tuk sementara saya tinggal dirumah ibu saya karena saat itu saya lahir sesar.2-3 kali bapak suami saya mengatakan sesuatu yang membuat saya tidak bisa melupakan hal itu smpai sekarang,,dan sebenranya saya juga punya masalah yang lebih pelik lagi,,sampai sekrang kenapa suami saya tidak punya kekutan besar tuk bicara sama ayahnya memberikan kelayakan papan itu penting buat saya dan anak saya tuk masa depan,,,dia dibekali sepeda motor kata suami saya dan mertua saya itu sdh hak dia tapi surat2 dibawa mertua saya sepeda dan hak sepenuhnya ndk ada dan katanya dikasih sebidang tanah tapi sampai sekarang juga ndk ada kebebasan hak ke dia,,suami saya juga termasuk orang yang sangat mudah marah ke saya walau itu kecil/sindiran,,sering sekali..dan orang tua dia terlihat mengontrol dia dan saya sangat merasakan…pertanyaan saya apakah tanda bahwa mertua dan suami saya belum ikhlas 100 persen punya menantu saya…padahal disisi lain saya tidak pernah minta yang ndk2 ke suami saya…saya sempat terpikir mau minta cerai krn saya rasa dia tdk bisa ksh harapan dan lindungi saya..tapi alkmdlh sya selalu doa minta sama Allah tuk tetap sabar dan mendoakn suami saya…pertanyaan ke dua dari saya..apa harus saya perbuat agar dia tulus ikhlas ke saya tanpa gangguan atau kontrol berlebihan dari mertua saya? terimakasih.
[Reply]
Eko Yulianto Reply:
August 19th, 2010 at 22:50
Masalah yang ibu utarakan, adalah cobaan bagi keluarga ibu. Pasti ada hikmah di balik itu semua. Allah ingin menunjukkan sesuatu lewat cobaan itu, itulah cara Allah membuka mata hati umatNya. Walau terkadang menyakitkan, tapi yakinlah, Allah tidak memberi cobaan yang ibu tidak kuat menerimanya.
Yang harus selalu ibu ingat; DALAM SETIAP KESULITAN SEBENARNYA ALLAH MENYERTAKAN 2 KEMUDAHAN/JALAN KELUAR. Ikhlas dan bersabar adalah cara tercepat bertemu dengan kemudahan itu. Teruslah berserah diri padaNya, semoga jalan keluar segera ibu dapatkan…Amiin.
[Reply]
August 20th, 2010 at 06:04
ya pak terimakasih atas semua saranya dan motifasinya,insha A llah.semoga dengan doa dan motifasi bapak bisa menambah saya kuat,sabar dan ikhlas,,
[Reply]
Eko Yulianto Reply:
September 1st, 2010 at 00:09
Amiin….. Satu hal lagi bu, cobalah ibu bersedekah dengan niat ingin segera keluar dari permasalahan. Allah akan menjaga umatnya yang mau bersedekah dari segala kesedihan dan ketakutan. Lebih jelasnya ibu bisa baca di artikel ini:
http://motivasi.petamalang.com/sedekah-ekstrem-balasan-ekstrem
Semoga membantu
[Reply]
August 31st, 2010 at 10:59
Assalamu’alaykum wa rahmatullahi wa barakatuh
Mengenai artikel anda, sebenarnya saya setuju-setuju saja, namun yang saya alami sungguh bertolak belakang dengan apa yang anda utarakan, begini bapak, bagaimana seandainya saya sudah berusaha bersikap baik dan sabar terhadap istri saya namun yang saya dapatkan adalah istri saya semakin kurang ajar terhadap saya dan bahkan berani membentak-bentak Ibu saya dihadapan saya dan saudara-saudara saya, saya tidak pernah memukulnya atau bahkan memakinya, saya hanya berusaha mengingatkan dia baik-baik, tiap bulan pun saya berikan semua gaji saya kepadanya, sampai-sampai untuk beli bensin saja saya harus pinjam teman, karena malu kalau harus meminta uang pada istri saya, sampai saat ini saya masih berusaha bersabar dengan harapan Allah mau membukakan pintu hatinya, menurut bapak apa yang seharusnya saya lakukan? bercerai mungkin menyelesaikan masalah diantara kami namun akan berdampak pada anak kami, saat ini usia pernikahan kamu sudah 4 tahun…mohon saran dari bapak…
Wassalam
[Reply]
Eko Yulianto Reply:
September 1st, 2010 at 00:19
Pak Riko, perceraian adalah salah satu hal yang tidak disukai oleh Allah. Kalau jalan terasa buntu, serahkanlah kembali pada Allah. Pasrahkan dan kembalikan semuanya pada Allah. Biar Allah yang membukakan pintu kebaikan bagi istri dan keluarga anda.
Seperti saran untuk ibu Sari. Cobalah bersedekah dengan niat segera keluar dari masalah anda. Sedekah adalah solusi 1001 masalah, Allah sudah menjanjikan langsung untuk urusan itu. Semoga membantu…..
[Reply]
Riko Reply:
September 1st, 2010 at 08:19
Jazakallahu khayr…
[Reply]
September 22nd, 2010 at 08:12
ijin share yah pak..trims:)
[Reply]
November 16th, 2010 at 11:47
suami saya juga sangat mamanjakan saya.. walau kerjanya hanya guru sukwan dan bertani tapi dia mampu mencukupi semua kebutuhan keluarganya. Dari pakaian, biaya kuliah saya dan biaya sekolah putra kami serta untuk makan tidak penah kekurangan. Kami sekeluarga juga bersedekah semampu kami. Alhamduliilah… Allah selalu mencukupi kebutuhan kami.
[Reply]
Eko Yulianto Reply:
November 21st, 2010 at 21:39
Terimaksih telah turut berbagi bu Lea…..
[Reply]
November 22nd, 2010 at 08:25
assllmlkum,sy gak tau harus gimana menghadapi suami.apakah setiap sedekah yng sy lakukan jg pernah membantu keluarga dan orangtua sy walau sedikit,tapi…sy diam”gak bilang suami.soalnya kalo bilang kesuami sy males ribut”.kalo dia tau sy bersedekah apalagi terlihat lebih suami sy psti akn mengeluarkn kata”yng sngt menyakitkan sy.tp sy yakin dengn apa yg sy lakukan itu tdk menyimpang djln Allah.dan sy yakin bhwa Allah akan memberikan balasan yng baik bagi sy jg keluarga.dan saat ini sy juga lg bingung,krn bpk sy lagi sakit keras bahkan lg koma dirumah skit siap oprasi.sy harus pulang oleh keluarga tapi sy gak punya biaya.sy memang punya usaha tapi punya mertua.bilang kesuami tak ada respon.jd sy harus bgaimana ya pak…..?dan apa yng sy lakukan sedekah diam”tanpa tahu suami itu apa hukumnya dimata Allah…..?murka atau pahala.dan sy hrs gimana lg supaya memperoleh jalan dr masalah yng sy hadapi saat ini.semntr adek juga maunikah hr ini.sy bingung tolong dong ……beri sy solusinya…….
[Reply]
Eko Yulianto Reply:
November 24th, 2010 at 12:19
Dalam setiap kesulitan, Allah pasti menyertakan 2 kemudahan/solusinya. Cara supaya cepat bertemu dengan solusi itu adalah “bersabar dan ikhlas” menjalani proses setelah ibu berusaha.
Ingat, kejadian tidak mengenakkan yang terjadi pada kita hanya karena 2 perkara; KARENA ALLAH MARAH PADA KITA ATAU KARENA ALLAH SAYANG PADA KITA. Jalani saja apa kehendak Allah bu, teruslah memohon ampunan (istiqfar tiap hari) dan syukurilah apa yang telah ibu terima….. Semoga jalan untuk mengatasi permasalahan ibu segera terbentang. Amiin…..
Masalah sedekah yang tidak diutarakan pada suami ibu, seharusnya itu tidak boleh, bagaimanapun suami adalah kepala rumah tangga. TAPI SEMUA TERGANTUNG SITUASI DAN KONDISI BU….. Aturan Islam tidak ribet kok bu, dan masalah sedekah adalah masalah anda pribadi dengan Allah. Biar Allah yang akan membukakan mata hati suami ibu. Amiin…..
[Reply]
January 5th, 2011 at 11:40
saya juga pernah mengalaminya pak,tapi kejadian ini menimpa ibu saya….saya sangat sedih kenapa bapak saya gak pernah mau tau urusan rumah tangga,kebutuhan anak istri,bahkan makan sehari2.semua itu ibu saya sendiri yang memikirkannya,,,,sampai suatu hari kejadian menimpa bpk saya,,bapak saya berbohong kpd ibu saya,tapi ibu saya tau dan sakit hati…entah apa yang ada dalam pikiran ibu saya,saya gak tau.Tapi beberapa hari kemudian( kalo gak salah 3 hari ) bapak saya mendapatkan musibah dompetyang berisi uang,stnk,dll hilang…tau kejadian itu ibu saya saya berucap Allah itu emang adil….mungkin karna ibu saya sakit hati kali ya pak…yang mau saya tanyakan bagaimana ya mengubah sifat bapak saya agar lebih mau perduli terhadap keluarga…karna beliau lebih perduli kpd orang lain daripada keluarganya sendiri…mohon saranya pak trims…..
[Reply]
Eko Yulianto Reply:
January 5th, 2011 at 12:10
Doakan semoga Allah membuka pintu hidayah bagi ayah anda. Usaha, doa dan kesabaran adalah langkah terbaik bagi kita sebagai manusia yang patuh dan tunduk kepada setiap keputusan Tuhan.
Saya yakin, apa yang anda alami pasti ada hikmah didalamnya. Karena dengan cara itulah Tuhan menyampaikan sesuatu pada kita…..
[Reply]
January 6th, 2011 at 13:07
Sya mungkin terlambat baca artikel n motifasi ini, karna sya dah py 2 anak, tp lbh baik terlambat dari pada tidak sma skli, bener g???? Ya ALLAH mdh2an mulai skrg dan seterusnya n selamamya sya tidak menyakiti hati istri. tengkyu bgt atas smua motivasiny, moga sukses slalu.
[Reply]
January 6th, 2011 at 14:09
Assalamu’alaikum Wr. Wb…
Saya seorang istri, ibu rumah tangga dan juga karyawati. Suami saya sudah lebih dari 4 tahun menganggur. Dulunya dia bekerja di proyek, setiap kali dia mau jalan pasti saya tanya “mau kemana?” dan dia selalu marah : katanya kalo suami mau jalan, ngga usah ditanya mau kemana, yang penting bawa uang. Akhirnya saya tidak pernah lagi bertanya. Ternyata dia menyalahgunakan “kebebasannya” itu. Dia berselingkuh dan saya juga dibohongi masalah keuangan. Sampai akhirnya saya bekerja (karena saya juga ingin jajan dengan uang sendiri dan membelikan anak-anak saya sesuatu). Setelah saya bekerja proyek suami saya selesai, akhirnya dia menganggur sampai sekarang (kami sudah punya 3 orang anak). Dia selalu bilang kalau saya ini istri yang tidak tahu diri dan selalu menyumpahi suami ( karena saya bilang : setiap kali saya berdo’a, saya mohon kepada Allah, jika memang suami saya mencari rezeki tulus ikhlas untuk anak-istrinya, berikanlah ya Allah. Tapi jika memang di hati suami masih ada rasa ingin selingkuh biarkan kondisinya seperti ini saja selamanya. Dan saya pernah ungkapkan ini kepada suami) akhirnya suami saya marah dan bilang saya istri yang tidak berbakti. Padahal disaat saya sakit, sayapun harus cari biaya sendiri untuk ke rumah sakit karena dia bilang ngga bisa cari uang. Padahal suami saya masih sehat wal’afiat dan dia lebih suka kumpul-kumpul dan ngobrol yang ngga jelas dengan teman-temannya.
Yang saya mau tanyakan :
1. Apakah do’a yang saya minta seperti itu kepada Allah adalah do’a yang salah? ( Karena suami saya sering menyakiti hati saya dengan mengungkit apa yang telah dia berikan untuk saya dan anak-anak sedangkan itu adalah kewajiban dia untuk menafkahi kami)
2. Apa karena do’a itu, jadi rezeki di dalam rumah tangga kami susah? ( Tapi Alhamdulillah, kalo saya mencari rezeki mudah sekali. Misalnya dengan berdagang ataupun bonus dari orang-orang yang sudah saya bantu)
Saya mohon jawabannya pak. Terima kasih.
[Reply]
Eko Yulianto Reply:
January 6th, 2011 at 22:43
Wa’alaikum salam wrwb, Salam kenal bu Rava, berikut ini jawaban saya:
1. Salah satu doa yang mudah terkabul adalah doa seorang yang teraniaya. Berhati-hatilah jika anda dalam kondisi ini. Harusnya ibu tidak berdoa dalam keadaan dendam, MOHONLAH pada Allah agar hidayah tercurahkan pada hati suami anda bu. Agar mendatangkan kebaikan pada semua…..
2. Bisa jadi iya. Makanya, ulangilah terus doa ibu dengan permintaan dibukakan pintu rahmat, hidayah, dan keberkahan bagi suami dan keluarga ibu. Jangan lupa iringi dengan sedekah bu. Karena sedekah adalah solusi 1001 masalah. Iringi pula dengan sholat pembuka pintu rejeki (sholat Dhuha).
Tentang kekuatan sedekah dalam mengatasi 1001 masalah silahkan ibu baca di artikel ini:
http://motivasi.petamalang.com/sedekah-ekstrem-balasan-ekstrem/
Semoga membantu
[Reply]
January 7th, 2011 at 11:15
Assalamu’alaikum Wr. Wb….
Setelah sekian lama saya banyak bertanya dan cari solusi untuk masalah ini kepada teman & kerabat (saya ceritakan seolah2 kejadian ini menimpa teman saya, bukan masalah saya), hampir rata-rata memberikan jawaban yang emosional ( cerai atau cuekin aja suami macam itu ). Saya harus berpikir beberapa kali demi anak-anak saya.
Terima kasih banyak atas solusinya pak. Insya Allah, saya akan coba jalankan saran-saran dari bapak. Semoga bermanfaat untuk saya dan keluarga.
Tapi bagaimana ya pak, karena sampai hari inipun dia masih bersikap yang sama terhadap saya & anak-anak (selalu berkata keras & menyakiti hati).
Sekali lagi terima kasih atas saran dan solusi dari bapak.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb…
[Reply]
Eko Yulianto Reply:
January 8th, 2011 at 23:45
Saya yakin doa ibu langsung didengar Allah. Mintalah kepada Allah agar dibukakan hidayah bagi suami bu….. Hanya itu yang dibutuhkan suami ibu untuk menjadi sadar akan peran dan tanggung jawab sebagai seorang suami. Jikalau belum juga terkabul apa yang ibu inginkan, bersabarlah bu, petiklah hikmah dari kejadian yang ibu alami. Allah pasti memberikan yang terbaik kok
Dalam setiap kesulitan atau permasalahan sebenarnya Allah menyertakan 2 kemudahan. Sabar dan ikhlas adalah salah satu cara bertemu dengan kemudahan itu.
[Reply]
March 2nd, 2011 at 22:17
saya juga punya permasalahan yang hampir sama pak….
selama ini saya dan suami tinggal di rumah orang tua suami
saya tidak pernah cocok dengan ibu mertua saya juga sama adik suami saya
saya selalu serba salah dan apapun yang saya lakukan selalu salah dimata ibu mertua saya. Sementara suami saya tidak mau kalo saya ajak pindah dengan berbagai alasan. Saat ini saya dan suami juga tengah menghadapi permasalan ekonomi yang cukup berat, hutang menumpuk tapi mertua saya gak pernah mau tahu,setiap bulan kami hrs menyisihkan uang untuk mertua saya, setiap saya bilang ke suami, seandainya dulu mau mendengar omongan saya pasti gak begini, suami saya pasti marah, jangan mengungkit yang sudah2 begitu katanya, saya kan cuma mau mengingatkan sebagai istri saya juga berhak kasih masukan kan pak, saya gak tahu lagi harus bagaimana menghadapi suami dan mertua saya….
[Reply]
Eko Yulianto Reply:
April 27th, 2011 at 00:36
Seseorang tidak cocok antara satu dengan yang lain pasti ada sebabnya bu. Cobalah ibu cari penyebab itu semua, ibu telaah satu persatu, pasti akan ketemu jawabnya. Perbaikilah pelan-pelan apa yang menjadi ketidak cocokan itu bu. Teruslah bersabar dan berdoa kepada Allah, hanya Dia yang bisa memberikan hidayah buat semua anggota keluarga ibu. Semoga permasalahan ibu segera terselesaikan dengan baik. Amiin…..
[Reply]
April 13th, 2011 at 12:28
Bagaimana menghadapi sikap suami yang suka berkata kasar dan menyakiti hati saya pak..tetapi terkadang dia sangat baik dan perhatian terhadap saya. Sekarang suami saya sangat sulit sekali saya ajak shalat pak..saya cuma bisa berdoa semoga Allah membuka pintu hati suami agar dekat lagi padaNYA.
[Reply]
Eko Yulianto Reply:
April 18th, 2011 at 14:17
bersabarlah bu (bersabar dan tanpa bosan mengajak suami ibu menuju kebaikan). Seandainya semua langkah telah ibu lakukan tapi suami ibu masih tetap seperti itu, kembalikan semua pada Allah bu. Semua pasti ada hikmahnya…..
[Reply]
April 22nd, 2011 at 15:07
Pak, sy punya maslah besar mohon bantuan bapak untuk mencerahkan hati saya……..Sejak diangkat jadi manger suami sya banyak berubah dia jadi hobi selingkuh dan berbohong….berkali kali dia selingkuh dengan teman kerjanya tapi saya mencoba unutk bersabar… tapi sepertinya kesabaran saya mulai habis ketika terakhir dia selingkuh dengan teman sma nya yang juga telah bersuami.Allah memang maha baik selalu menunjukan semua perselingkhan suami saya dengan berbagai macam jalan…dan akhirnya suami mengakui dia telah “tidur” dengan teman sma nya itu….teman suami sy itu juga ketahuna selingkuh oleh suaminya dan sedang dalam proses cerai.
Suami sy merasa bersalah terhadap selingkuhannya itu pak dan berniat menikahinya setelah ekta cerai keluar…
sungguh sy sangat sakit hati….tanpa saya berdoa yang tidak2 pun alloh sebenarnya berkali kali menegur suami saya pak…..dengan banyknya masalah dikantor, sakit liver sampai dirawat sebuln di RS, rejeki yang sempit tapi suami sy gak pernah sadar
menurut bapak apa yang harus sy lakukan?
Tiap malam sy sudah shalat tahajud, hampir tiap hari sy shalat duha tapi kenapa cobaan ini gak pernah berhenti?
Apa yang harus sy lakukan pak?mengijinkan dia menikah lagi atau sy minta cerai saja?
saya butuh banget pekerjaan supaya saya bisa mandiri gak bergantung ama suami terus, sy udah nglamar kemana mana tapi selalu saja gagal, padahal sy selalu shalat duha pak? apa yang salah ya pak?
mohon sharenya pak
[Reply]
Eko Yulianto Reply:
April 27th, 2011 at 00:15
Ibu Lala, saya turut prihatin dengan yang ibu alami saat ini.
Bu Lala, Allah itu maha penyayang lho. Dalam setiap kejadian, sekecil apapun itu, sebenarnya ada makna tersirat yang ingin disampaikan Allah.
Apa yang terjadi pada bu Lala saat ini, sebenarnya adalah sebuah proses Allah ingin menyampaikan sesuatu kepada ibu.
Pahit memang, sakit memang, tapi begitulah cara Allah berbicara dan memberi hikmah pada kita. Tapi YAKINLAH bu Lala, pahit dan sakit itu nanti akan berbuah menjadi kenikmatan yang luar biasa saat ibu berhasil melalui kejadian ini dengan sabar dan hanya BERSANDAR KEPADA ALLAH…..
Ada pepatah, kita ini ibarat wayang dan Allah ibarat dalangnya. Artinya kita tidak punya kuasa apapun dalam menentukan apa yang kita inginkan. Mengalir sajalah seperti air bu, ibu ikuti saja apa kemauan Allah, nikmatilah pahit dan sakit yang Allah berikan untuk ibu saat ini, sambil ibu terus berikhtiar (berusaha) dan selalu bertawakal (menyerahkan hasil akhir kepada Allah).
Menikmati sakit dan pahit cobaan yang Allah berikan memang berat bu, bahkan terkadang sangat berat, TAPI KALAU KITA SUDAH YAKIN BAHWA ALLAH ITU SANGAT SAYANG PADA KITA, pasti akan terasa ringan bu. Sekali lagi, kejadian yang ibu alami saat ini karena Allah sayang pada ibu….. Allah ingin menunjukkan sebuah kebaikan pada ibu…..
Ibu sudah berusaha (tahajjud, duha, dll) tapi masih belum juga bisa keluar dari masalah yang ibu alami saat ini? Ibu bertanya apa ada yang salah??
JAWABAN SAYA CUMA SATU BU; Allah masih belum selesai MEMBERIKAN PETUNJUKNYA PADA IBU lewat kejadian ini. Sebagai contoh; saat anak ibu sakit dan ibu memberi obat tapi belum juga sembuh, pasti obat itu akan terus ibu kasihkan sampai anak ibu sembuh khan? Obatnya pahit khan buat anak ibu? Anak ibu nggak suka khan? Padahal ibu memberi obat pahit itu karena ibu sayang anak ibu…. ITULAH SEBUAH PERUMPAMAAN YANG SESUAI UNTUK IBU DAN ALLAH SAAT INI.
Cobalah ibu lebih bersabar dan menyerahkan semua pada Allah. Mungkin ada baiknya ibu melakukan sholat Istikharoh, memohon petunjuk keputusan terbaik yang bisa ibu ambil untuk menyelesaikan masalah ini.
Masalah pekerjaan/rejeki ibu tidak usah kuatir, Allah maha kaya kok bu. Kembalikan semuanya pada Allah bu, pasti ada pertolongan. Cobalah lebih bersabar dan lebih dekat lagi kepada Allah. Allah akan selalu bersama orang2 yang sabar lho bu…..
Semoga membantu
[Reply]
April 30th, 2011 at 11:13
Artikel yang indah pak.. Semoga para suami tidak melakukan hal itu..krn sampai detik ini saya msh mengalaminya 3 tahun sudah saya dikhianati dari belum hamil, kemudian hamil dan sekarang menyusui.. Suami saya menyakiti saya tidak hanya dengan berselingkuh, tiap hari pulang larut malam, narkoba,minum2an keras, KDRT dan mudah berkata cerai sdh puluhan kali dia ucapkan sampai akhirnya saya berpikir mungkin dimata agama saya sdh tidak lagi menjadi istrinya..dan kamipun sudah 6 bulan tak berhub layaknya suami istri..
Setiap hari saya menitikkan air mata.. Sedih,perih, kecewa dan terluka perkawinan kami takut tak diridhoi oleh-nya.. Saya berpikir. Introspeksi diri Krn saya suka emosi melihat perbuatannya yg mengabaikan kami secara cinta kasih berkeluarga..
Bgm menyingkapi ini..disatu sisi saya berat menjalani hari2 seperti ini..disisi lain saya tau betul bhw anak2 belum mengerti apa2 dan butuh sentuhan dan melihat bapaknya.. Mohon sharingnya dan pencerahannya… Wass
[Reply]
Eko Yulianto Reply:
May 2nd, 2011 at 01:44
Ibu, perkataan “cerai” yang terlontar dari suami jika lebih dari 3 kali, maka ibu bukan lagi istrinya dalam hukum agama Islam. Ibu dan suami harus dinikahkan lagi agar tidak diperhitungkan melakukan perbuatan zina saat berhubungan suami istri.
Cobalah ibu lebih mendekatkan diri pada Allah SWT. Doakan suami ibu agar segera mendapat hidayah dariNya.
Ibu, tidak ada api tanpa asap, cobalah ibu renungkan apa yang menjadi penyebab semua ini. Perbaikilah penyebab itu agar permasalahan tidak berlarut-larut.
Jika jalan buntu, kembalikan semuanya pada Allah SWT. Hanya Dia yang bisa memberi pertolongan dan jalan bu.
Jika ibu bimbang pada sebuah keputusan, ada baiknya ibu shalat istikharah (meminta petunjuk) agar ibu mendapat jalan terbaik dari Allah SWT.
Bersabarlah bu, karena Allah selalu beserta orang2 yang sabar. Allah tidak akan memberi cobaan diluar kemampuan ibu kok. Semoga permasalahan ibu cepat terselesaikan dengan baik. Amiin…..
[Reply]
May 2nd, 2011 at 08:42
Pa ..apakah masih boleh untuk dinikahkan ulang,,, kalo tidak salah betulkah jika suami berkata cerai 3 kali.. Maka si istri harus menikah dengan orang lain dulu.. Baru bisa menikah dengan mantan suami… Saya binggung dengan hal ini.. Krn untuk menikah dengan orang lain saya tidak tega terhadap anak2 yang masih kecil2…
Mohon saran dan pencerahannya..
[Reply]
Eko Yulianto Reply:
May 3rd, 2011 at 11:06
Untuk lebih jelasnya bisa ibu baca di link ini: http://ruslihasbi.wordpress.com/tanya-jawab/pernikahan/kita-cerai-saja/
[Reply]
June 6th, 2011 at 21:21
ass wb wr
pak saya ingin pendapat bapak,,,,,ap yang hrs saya lakuin bila suami saya mlakukan perbuataan yg tdk baik,sy berkali2 sll mengigatkan suami kl apa yang d lakuin itu salahsamapai kl kami ribut,dada saya sesak dan sy trs menangisjujur pak dada saya sesak kl ingt suami saya sering menyembunyikan uang untuk adu ayam,saya sering menangis kl ingt suami saya smpai skrg blm berubah,bila saya mengigatkan suami sering ribut karna suami saya tdk mau mendengarkan kata 2 saya malu dgn tetangga juga kluarga sering di ingatkan,tp suami saya tdk menangapi,kalau saya ingat kesalahan suami pasti dada saya sesak ,pak tolong bantu saya
[Reply]
Eko Yulianto Reply:
June 6th, 2011 at 21:35
wa’alaikumsalam wrwb,
Teruslah berdoa bu, sabar, dan menerima semuanya sebagai bentuk ujian dari Allah. Hanya Allah yang bisa membuka pintu hidayah bagi suami ibu.
Dada yang sesak itu akibat beratnya tubuh menerima beban pikiran ibu. Jangan teruskan hal itu bu, bisa2 menjadi penyakit berkepanjangan. Serahkan kembali pada Allah.
Allah tidak akan memberi cobaan diluar kemampuan kita kok, cobaan itu akan terasa ringan saat kita IKHLAS…..
[Reply]
June 22nd, 2011 at 01:35
Bgmn menghafapi suami yg pemarah,egois. Sgla sesuatu yg sy lakukan sll salah,ujung2nya dia marah2 dan memaki,tdk ketinggalan membawa agama. Blg klo sy istri durhaka,ga nurut,tdk dpt ridho suami. Pdhl kllo dia mrh jarang utk sholat. Apa yg harus sy perbuat. Pa benar sy ttp tdk bs dpt ridho suami,trs sy hrs bgmn?
[Reply]
Eko Yulianto Reply:
July 7th, 2011 at 20:10
Bu Chacha, suami ibu selalu marah2 pasti ada sebabnya. Cobalah instrospeksi semuanya, pasti akan ketemu penyebabnya. Jangan bosan berdoa agar keluarga ibu selalu mendapat hidayah dari Tuhan. Agar suasana rumah tentram, cobalah untuk sering mengumandangkan ayat2 Al-Qur’an.
Ridlo seorang suami akan berlaku dari SUAMI YANG BENAR, klo suami yang salah jalan, ya gak
[Reply]
July 13th, 2011 at 21:10
Ass wr wb..
Pa alamat yang bapa berikan tidak bisa dibuka..http://ruslihasbi.wordpress.com/tanya-jawab/pernikahan/kita-cerai-saja
Bagaimana ya…
Wass
[Reply]
August 24th, 2011 at 18:18
Nah….pengasuh yang terhormat, JIKA ISTRI yang selalu menyakiti hati & perasaan Suami bagaimana?, dari Awal Nikah selalu menghina pendapatan suami padahal yang menghabisi adalah dia, tidak menghargai apa yg telah diperoleh dari suami, selalu menurut kata ibunya walaupun cenderung menjerumuskan, selalu menilai kesuksesan dari tingkatan MATERI, selalu menghilangkan apa yang telah suami peroleh dengan susah payah, berkata menyakitkan…….bagaimana donk.
[Reply]
Eko Yulianto Reply:
September 6th, 2011 at 12:21
Artikel ini sebenarnya berlaku juga untuk para istri pak, mereka juga harus menghargai suami
[Reply]
Abu Jahal Reply:
May 17th, 2012 at 15:51
Klo sya punya istri macam gitu, udah sya tinggal minggat pak, Kawin lagi, wkwkwkkwkwkwk
[Reply]
August 31st, 2011 at 23:32
alhamdulillah dapat artikel yg bagus.saya taun depan menikah dan saya beniat menjadi suami yg baek. makasi pak eko yulianto
[Reply]
September 14th, 2011 at 01:52
Artikelbya bagus, seandainya suami say membacanya ,sy ingin memberitahukan artikel ini pd suami tp takut suami tersinggung. Se andainya bpk bisa membantu mengirimkanx ke email suami sy, sy bersyukur skali. Jd bisa buat masukan buat suami.
[Reply]
Eko Yulianto Reply:
September 15th, 2011 at 10:10
Klo saya yang mengirimkan pada suami ibu, saya malah lebih takut lagi kalau suami ibu tersinggung…hehehe
[Reply]
September 19th, 2011 at 11:54
sy ter sentuh skli membaca artikel bapak, saya sampai meneteskan air mata. justru saat ini saya merasa kalo saya sdh memperlakukan suami dgn tdk baik, sy sering marah2 dgn dia karena kesalahan kecil yg dilakukanny. sy sdh menikah 6 tahun silam dan belum dikaruniai anak tapi kami msh bersabar. sdh 3 tahun terakhir ini suami sakit yg membuatnya terbatas dalam pekerjaan, tapi sy melihat suami sy sangat teguh utk selalu mencari rezeki utk keluarga, meski hasilnya tak mampu menutupi kebutuhan. selama menikah saya bekerja dgn penghasilan yg justru lbh besar dr suami. sebenarnya sy tdk pernah itung2an. tapi sy kadang kesal dgn suami yg terlalu mendengarkan apa kata orang tuanya tanpa mempertimbangkan dgn saya, padahal akibat yg terjadi selalu saya ikut merasakan imbasnya. selain itu suami jg selalu merasa bahwa apa yg diberikanny sdh sangatlah cukup. akhirny saya sampai membuat catatan harian mengenai keuangan kami hanya untuk membuktikan padanya bahwa apa yg dia berikan tidaklah mencukupi dan sy harus menambah dari hasil kerja saya. saya bilang padanya kalo saya jg ingin dihargai karena sy tidak pernah itung2an padanya. sy sangat sakit hati waktu suami saya meremehkan saya bahwa uang yg saya hasilkan tidaklah seberapa dan remeh, padahal kalo mau dibandingkan apa yg dia hasilkan tidaklah sampai separo dari yg telah saya hasilkan.apa mungkin karena ini rejeki yg kami dapatkan serasa tdk barokah dan cepat sekali habisnya……mohon masukannya
[Reply]
Eko Yulianto Reply:
September 25th, 2011 at 09:30
Jalinlah komunikasi yang lebih baik dengan suami bu. Ingat, saat kita bertengkar dengan suami/istri sebenarnya yang kita lontarkan dalam perdebatan adalah bisikan setan lho. Seringlah istighfar agar ibu dan suami terlindung dari bisikan jahat itu bu.
Terakhir, biasakan untuk BERSYUKUR. Saat suami-istri sering bersyukur, Allah pasti akan banyak mencurahkan rahmat dan hidayahNya bu. Semoga membantu
[Reply]
September 26th, 2011 at 13:31
Maaf mas, ijin bertanya jika sang suami telah berupaya semaksimal mungkin membahagiakan istrinya , tetapi istri atas dorongan dan pengaruh orang tuanya (mertua perempuan) selalu menafikan usaha suaminya, dan ujung2nya minta cerai karena ibu mertua mendukung perselingkuhan yang dilakukan istriku karena alasan materi padahal semua penghasilanku dan istriku harus diserahkan ke mertua perempuan semuanya dan dia yang berhak mengaturnya, apakah wajar jika saya marah/protes ke mertua, tapi hasilnya malah bertambah buruk. maaf kalau susunan katanya ngaco. terima kasih. andy – cierebon
[Reply]
echa Reply:
September 30th, 2011 at 14:44
kayak na pa andy harus lebih TEGAS,, memang 2 orang yang menikah itu sebenarnya juga menikahkan 2 keluarga sekaliguss, tapi yang menjalani kehidupan RT itu kan suami dan istri,, pa andy adalah kepala rumah tangga yang menjadi pemimpin bagi istri dan anak nya, bukan orangtua apalagi mertua!!!
kalo masalah perselingkuhan ….hmmm,,jujur bagi saya harga mati, walopun saya sendiri perempuan,tp kalo dengar ada istri selingkuh gara2 materi, huuh,, buang ke laut aja (maaf y pa dg kata2 na),,tapi kita semua juga perlu tau terkadang ujian Allah itu sebagai balasan atas kesalahan qt dmasa lalu ato juga Allah akan menggantikan yg lebih baik dr sebelumnya asal kita sabar n ikhlas (sabar bukan berarti diam loh!!?!)
so,, jangan putus asa, tetap doa, shalat sunnah na dbanyakin, ngaji untuk penenang, sedekah…………
maaf y pa, kalo kurang membantu, heehehe
[Reply]
September 30th, 2011 at 14:30
GE-ER deh baca artikel ini,hihihi
,, walaupun g kaya,tp saya bahagia… selain itu saya juga harus terus belajar menjadi istri yang sholehah dan pendidik terbaik bagi buah hati kami,, g nuntut yang macam2 dluar kemampuan suami (tp kalo sanggup, sah2 aja kali y?hehe)
alhamdulillah yaahh saya dberikan jodoh yang baik
[Reply]
Eko Yulianto Reply:
October 4th, 2011 at 13:05
Alhamdulillah…ya……
[Reply]
October 4th, 2011 at 13:54
Assalamualaikum Wr.wb,
Izin Share yaa…haturnuhun.
[Reply]
October 24th, 2011 at 03:07
Ass.wr.wb.
mohon bantuannya mas, sudah 14 th saya menjadi seorang suami dan mempunyai anak,pernikahan kami dulu tidak dilandasi cinta karna terpaksa istri hamil diluar nikah,saat ini saya sedang selingkuh hampir 8 bln dan merahasiakan dgn istri,saya bingung harus bagaimana karna seumur hidup baru merasakan jatuh cinta yg sebenarnya dgn wanita lain dan sangat berat untuk berpisah,disisi lain saya harus mempertahankan keluarga dan tidak ada niat sedikitpun untuk bercerai.Pengeluaran juga lebih besar krn saya harus menafkahi keluarga & wanita lain,padahal akhir2 ini rezeki saya tambah seret,apakah ini penyebab saya selingkuh atau hukuman dari Allah? saya takut cerai,istri tidak mungkin akan merestui bila berpoligami,saya sangat tersiksa jika kehilangan wanita lain tsb.Inikah yang dinamakan misteri hidup & cinta?
Mohon jalan keluarnya harus bagaimana mas?
Terima kasih,
Wass.wr.wb
Iwan – Smg
[Reply]
elly Reply:
January 6th, 2012 at 15:44
aneh banget pak, nggak cinta / terpaksa kok bisa kawin karena istri hamil dul duluan, lha emang waktu menggauli calon istri waktu itu juga terpaksa ya…?
Istighfar pak, kayaknya bapak harus melakukan sholat TAUBAT dengan bersungguh-sungguh (taubat Nasuhaa)…
[Reply]
October 28th, 2011 at 03:20
Sedih bgt baca komen” nya
Untuk istri” yg disakiti sabar ya, semoga Allah persiapkan surgaNya untk kalian
[Reply]
Eko Yulianto Reply:
October 29th, 2011 at 05:47
Amiiin….
[Reply]
October 29th, 2011 at 19:23
Ass, Sya mohon bantuanx biar sya tetap sabar menghadapi suami yg bru saja sya mengthui selingkuh…sebenarx sya sdh mencium gelagat yg aneh yaitu slama 1thn sya tdk diberikn nafkah bathin..slama itu jg sya tetap sabar dan melayani suami dg baik, tp allah mungkin kasian melihat kehidupan sya yg diwarnai kebohongan suami. Waktu itu sya meminjam memory card hp suami, sya senenarx ingin liat foto2 eh..ga taux sya melihat foto syur suami dg perempuan lain..rsax bagai petir disiang hari sya rsax mau pingsan, krna slama ini sya sangat percaya dg suami yg tidak akan…tau aj jwbanx
yg ingin sya tnyakan apakah salah klaw sya menampar suami dan menyakitix sampai berdarah…pokokx sya khilaf waktu sya menyakiti suami tp perasaan sya puas..sakit yg diderita suami lebih lg salit lg yg sdh diperbuatx.
tp syukurx suami memgakui kesalhanx..ktax sya sdh tdk pernah percaya lg dg suami. apakah sya hrs lakukan agar kebencian sya terhdp suami berkurang dan kembali percaya…saat ini sya bwaanx curiga trus, salam kenal smuax..trims
[Reply]
Eko Yulianto Reply:
November 3rd, 2011 at 20:37
Benci dan tidak percaya lagi pada suami ibu, adalah hal wajar yang pasti dialami oleh siapapun yang dikhianati.
Untuk menghilangkan kebencian dan rasa curiga yang terus menerus, jalinlah komunikasi yang lebih baik lagi dengan suami. Carilah akar permasalah mengapa suami ibu selingkuh, dan selesaikan akar permasalahan itu satu-persatu.
Mohonlah perlindungan dan petunjuk pada Allah SWT agar keluarga ibu selalu rukun dan utuh. Semoga membantu…..
[Reply]
November 10th, 2011 at 11:00
Salam kenal bpk.eko,sangat menarik sekali artikel ini yg akan menuntun sya ke arah yg lebih baik.thanks a lot!
[Reply]
December 15th, 2011 at 23:08
ass…
pak mohon pencerahanya..
saya sdh menikah 6 tahun.
suami saya tingkah lakunya sangat baik.
sopan dan bisa dengan cepat menarik simpati orang kepadanya.
tapi sangat disayangkan, dibalik semua itu, suami saya sngt suka berbohong..
dia bisa berbohong dalam hal apapun..
karna terlalu banyak kebohongannya pada saya, sampai saya sgt sulit untuk percaya lagi padanya..
suami saya kalau diingatin sholat, alhamdulillah dia mau.tapi kalau tidak diingetin ya dia sering lupa dan kalau sdh tidur susah sekali dibangunin disuruh sholat. malah lebih sering dia marah2 kalau dibangunin sholat.apalagi kalau kami sedang bertengkar,jgn harap dia akan sholat.. selama kami tdk bertegur sapa selama itu pula dia tidak sholat.saya paling jengkel kalo dia gak sholat,jadi kalo lagi bertengkar dia seakan manasin saya dgn sengaja gak sholat.
tapi entahlah.. dari pertama menikah sampai sekarang,suami dlm mencari nafkah susah sekali.. ada modalpun (diberikan ortu saya) rintangan banyak sekali saya harus bagaimana,pak? terima kasih
[Reply]
Eko Yulianto Reply:
December 17th, 2011 at 00:13
Wa’alaikumsalam wrwb,
Saat hidayah tertutup bagi seseorang, dengan cara apapun kita akan sulit untuk mengetuk hatinya. Itulah yang terjadi pada suami anda.
Jalan satu-satunya adalah mohonkan hidayah pada Allah buat suami anda. Mintalah dengan kesungguhan hati, lebih tingkatkan kualitas ibadah anda dan bersedekahlah dengan niat agar suami anda mendapatkan hidayah dan terbuka hatinya.
Semoga membantu…..
[Reply]
January 9th, 2012 at 20:55
aslmkm,,,
Pak eko saya minta ijin untuk me share’nya yaaa,,,
[Reply]
January 24th, 2012 at 14:27
saya punya istri kalau suami gk punya uang disyukurin dibilangin kalau rejeki saya sedikit bahkan minta cerai tapi kalau suami punya uang istriku bilang kalau gk dari aku atau anakmu km gk bakalan punya karna tironmu kecil.kalau aku jatuh istriku akan bilang bahwa ada orang yg mau pinjami dg bunga 10% padahal itu uang istriku.gmn enaknya istriku menurut agama?
[Reply]
Eko Yulianto Reply:
January 24th, 2012 at 17:12
Doakan istri anda mendapat hidayah, karena sifat istri seperti itu adalah seorang istri yang belum mendapat hidayah pak…..
[Reply]
January 26th, 2012 at 22:49
Assmlm, Mohon pencerahannya Mas
Kalau Istri saya, Kerjaannya Makan sama tidur saja, Kalau waktu luang, baca2 Novel seharian, Tidak pernah bersih2 rumah, Anak kami pun, kadang tdk mandi sampai 2 hari, dan kadang sampai saya yg turun tangan mandiin, sedangkan dya sedang tidur”an sj diranjang..Istri saya Mandi dan sikat gigi pun jarang…mungkin seminggu hanya dua kali ( Bukan saya bermaksud menjelekkan istri saya sndiri, tapi saya terbuka apa adanya, agar pencerahan dari anda obyektif ),Sedangkan saya, lebih menyukai kebersihan, Dan kami sdah punya seorang anak umur 4 tahun, Jadi saya bertahan demi anak dan mau menerima segala kekurangannya,walau begitu, saya sayang sm dya, karena memang sy mau trima sifatnya yang kurang bersih itu, Saya tidak pernah juga KDRT, apalagi ada orang ketiga, dan dya tau itu, karena smua HP saya, dya bisa buka kapan saja dya mau, bahkan saya tidak pernah keluar malam, Tetapi yang membuat saya semakin hari semakin tertekan, Istri saya itu, seperti robot orang tuanya yang matre saja, Kebetulan bisnis saya sdang menurun sekali dalam 3 bulan terakhir belakangan ini( Sebelumnya, hidup kami baik” saja ), Dan istri saya meninggalkan saya disaat saya sedang susah karena disuruh orang tua nya, Bahkan saat dia pergi, kami tidak ribut sama sekali, dan tanpa sepengetahuan saya, dia membawa juga uang tunai yang ada dirumah serta ATM” saya dan buku nikah saya, Dan pergi meninggalkan saya, itu sdah sering mas, bila kemauannya tidak dituruti, dya selalu pulang, dan disaat saya coba jemput, orang tuanya selalu mnghalangi, tetapi bila sdah saya penuhi kemauannya, baru dya pulang, bahkan pernah sampai 3 bulan dya dirumah orang tuanya, karena saya baru bisa memenuhinya selama 3 bulan..baru dya pulang…Usia pernikahan kami 5 tahun, mungkin sdah 15X dya kabur seperti ini..Lalu yang sekarang, 10 hari yang lalu baru dya pergi kerumah orang tua nya lagi, Dan sudah buat status di FB, bahwa dia sudah berpisah dengan saya, Apakah istri seperti ini, dibenarkan dalam islam…?? Dan mohon pencerahannya…saya mesti bagaimana, karena lama” saya jenuh juga, Dya bilang, kalau usaha saya sdah jalan lagi, baru jemput dya kembali, saya menarik kesimpulan, dya mau berkeluarga dengan saya, disaat saya sedang ada, disaat saya sedang jatuh dya pergi meninggalkan saya, saya jadi timbul rasa egois sebagai laki”…Kalau saya sdah bangkit lagi, buat apa saya jmput dya, lebih baik saya menikah lagi, apakah sikap saya seperti ini , salah mas..?? Disaat saya mau menikah dulu sama dya…sebenarnya saya ada dua pilihan lain, tapi saya mlihat, istri saya yang saya ceritakan diatas, dya menggunakan jilbab, yang satunya tidak, karena saya mau jadikan istri, tentu saya pilih yang memakai jilbab, karena saya pikir, ini adalah istri yang soleha, tetapi saya salah mas, Ternyata dya sholat pun tidak, Dan bila saya bicarakan baik” ke orang tua nya soal kebersihan anaknya itu, Orang tuanya menyalahkan saya, katanya saya tdk mendidik istri untuk mandi dan sikat gigi, saya pikir , apakah istri jarang mandi dan gosok gigi, adalah kwajiban suami juga untuk mendidik itu, bikankah itu kwajiban istri agar selalu tampil bersih didepan suami, dan saya selalu mengingatkan dya, tp dya selalu marah kalau saya ingatkan soal mandi dan gosok gigi….Jadi dikeluarga saya mas..ada extra pengeluaran untuk bersihkan karang gigi dya setiap 2 bulan ….Dan sebagai suami, saya tdk banyak menuntut, selain bisa menjaga kebersihan diri, dan saya mau, semua itu dya lakukan kebersihan atasa kesadarannya sendiri…mohon pencerahnnya mas..
Wassalam
Terima kasih
[Reply]
Eko Yulianto Reply:
January 31st, 2012 at 15:41
Sudah saya jawab di inbox Facebook ya pak. Semoga anda ditunjukkan jalan terbaik oleh Allah SWT. Amiiin
[Reply]
January 28th, 2012 at 22:03
ass…
Pak Eko, makasih banyak udh menjawab pertanyaan saya sebelumnya
tapi saya minta maaf sebelumnya karena saya sekarang mau bertanya lagi…
Pak, saya sudah berdoa setiap kali saya sholat agar suami saya diberi hidayah…
tapi sekarang yang terjadi terbalik dari yang diharapkan. saya pernah mengingatkan suami saya untuk shalat, lalu dia ambil wudhu terus masuk kamar untuk sholat dan kamarnya dikunci dari dalam, ini selalu dia lakukan belakangan ini setiap kali shalat, terus terang saya positif thinking, Pak… saya mengira dia melakukan ini untuk lebih khusuk shalatnya. tapi hari itu iseng iseng saya intip dia dari jendela kamar, apa yang terjadi?? saya benar benar terpukul pak dengan apa yang saya lihat. suami saya merapikan rambutnya lalu merapikan pakaiannya dan cuma bolak balik dikamar, tidak lama kemudian dia keluar dari kamar…. ya allah ya rabb… saya benar benar sakit rasanya melihat kenyataan itu.. setelah dia keluar kamar saya pura pura tidak tau dan bertanya udah selesai sholatnya? dia menganggukkan kepala… detik itu juga saya menangis didepannya, saya tidak menyangka suami saya melakukan hal ini,.. saya bertanya pada suami saya, kenapa dia lakukan ini?? dengan ringan suami saya menjawab… aku mau sholat tapi jangan disuruh-suruh, kalau disuruh-suruh aku malah tambah gak mau, katanya. sejak saat itu aku tidak pernah menyuruhnya sholat lagi pak, dia sholat walaupun waktunya udh mepet terus. tapi sudah hampir 2 minggu ini, suami saya sama sekali tidak sholat, hubungan kami sangat buruk sekarang… sejak dia meminjam uang kepada kakak saya tanpa sepengetahuan saya.. lalu uang itu saya ambil dan saya kembalikan kepada kakak saya. ini semua saya lakukan karena sudah banyak uang saya yang diberikan orang tua saya dipakai suami saya untuk modal kerja tapi jangankan untung, uang modalpun hilang entah kemana… saya trauma dengan semua itu pak… saya tidak ingin uang kakak saya juga hilang seperti uang saya, apakah saya salah pak? sejak saat itu suami saya sama sekali tidak mau shalat dan setiap memandang saya seakan-akan dia sangat membenci saya… pak, saya sudah tidak tahan dengan suami saya, yang lebih parah lagi.. saya sama sekali tidak percaya lagi kepada suami saya, dosa kah saya, Pak?
saya pernah minta cerai suami saya, dan saya lihat dari reaksinya sepertinya dia tidak berat untuk melakukan itu. tapi ketika melihat putri saya, saya ragu untuk benar2 minta cerai pada suami saya. saya mohon pak… tolong saya, apa yang harus saya lakukan? saya tidak pernah curhat seperti ini kepada siapapun termasuk orangtua saya, karena saya tidak mau kalau orangtua saya tau keburukan suami saya. saya selalu melindungi dia didepan orangtua saya, Pak…
saat ini sudah 80% keinginan dihati saya untuk bererai dengan suami saya…
sudah setahun ini suami saya tidak memberi nafkah lahir kepada saya…
tolong saya pak… apa yang harus saya lakukan?? terima kasih banyak sebelumnya… semoga bapak sekeluarga selalu dalam lindungan allah, swt…amin ya rabb…
[Reply]
Eko Yulianto Reply:
January 31st, 2012 at 15:47
Saya bisa merasakan beratnya penderitaan ibu. Saran saya; curhatlah pada Allah lewat sholat Tahajud anda bu. Lakukan secara rutin, dan jalanilah semuanya dengan ikhlas hanya karena Allah bu….. Pasti semua ini ada hikmahnya buat kebaikan ibu.
Saya turut mendoakan semoga ibu segera mendapatkan jalan kebaikan. Amiin…..
[Reply]
March 1st, 2012 at 11:44
Pak Eko,
Saya sependapat dgn artikel bapak,
mohon petunjuk, saya ibu dari 2 gadis kecil, dan istri, suami saya ketahuan selingkuh dengan orang yg saya kenal dekat, dan ingin menikahinya, ini sangat menyakitkan.
Dari semua keluarganya tdk ada yg menyetujui, bahkan ibunya di tentang, dia beranggapan yg di lakukannya dengan selingkuhannya benar menurut agama (poligami).
sampai dengan saat ini kami masih bersama, dengan harapan, Allah akan membuka hati suami saya, berharap akan sadar dan mengurungkan niatnya.
sebenarnya jika dilihat dari prinsip suami, dari kehidupan nyata sekarang ini, dimana usaha kami timbul berbagai kendala, hingga menambah hutang2 kami, ini seharusnya menjadi pertanda kehancuran perekonomian kami, ato pertanda Allah mengingatkan dia, tapi dia tdk juga menyadarinya.
pertanyaan saya, bagaimana agar suami saya menyadari agar perbuatannya salah, dan tdk di ridloi oleh istri dan ibunya, saya sudah mengingatkan baik2 tapi tdk digubris.
Mohon di beritahu cara tepat mengingatkan suami saya pak, terimasih atas jawabannya, semoga bapak diberikah berkah melimpah oleh Allah. Aamiin.
[Reply]
Eko Yulianto Reply:
March 4th, 2012 at 10:46
Saran saya; jangan bosan berdoa membuka kebekuan hati suami anda. Sampaikan hal ini pada ibu suami anda, karena kekuatan doa seorang ibu sangatlah besar ijabahnya.
Tetap berbaik sangkalah pada Allah, semua kejadian yang kita alami pasti bertujuan agar kita menjadi lebih baik. Amiin…..
[Reply]
March 11th, 2012 at 12:31
Sy setuju,apapun yng dlakukan dngan ikhlas insya Allah segalax akan brjalan lancar
[Reply]
March 27th, 2012 at 10:11
ijin share ya pak….
[Reply]
March 27th, 2012 at 10:12
ijin share ya pak… makasih
[Reply]
May 9th, 2012 at 12:21
ass, ,saya mau tanya?
klo misalkan istri nya yg gak bnr gmana?
ngelawan sama suami,bentak-bentak,penghasilanya pingin besar terus,karna sy seorang wiraswasta (berdagang),yg pling farah lg ngelawan sama orang tua saya,pa lagi masak pun jarang,,tolong d jawab sy mhon minta pencerahanya trima kasih. . .ass. .wr. .wb
[Reply]
May 23rd, 2012 at 21:02
Betul banget Pak,
Skrng sy rasain sendiri susahnya,dulu kami mkn buat sehari2 ga pernah kurang mala bnyak lebihnya,tp sekarang semenjak suamiku selingkuh ma wanita lain,tiap hari kami bertengkar,usaha suami sy pun merosot,
skrng hutang berceceran,buat makan sehari2pun kadang ngutang.
[Reply]
June 13th, 2012 at 13:35
Membaca tulisan ini, membuat saya sedikit mengeluarkan air mata. Bukan krn sy pria cengeng, tp sy baru disadarkan betapa Islam begitu menghargai wanita. Bukan spt sy yg selalu menyakiti istri dengan perkataan yg tdk pantas. Dengan membaca tulisan ini sy jg menjadi lbh tahu diri telah mendapatkan istri yg tetap setia mendampingi walau sering disakiti suami seperti saya.
Ya Allah, semoga masih kau bukakan pintu maaf bagi hambamu yg sombong ini…
[Reply]
December 19th, 2012 at 20:17
Pak mohon pencerahan..
Istri dan anak saya skr tinggal di rumah ibu saya,tapi sikap ibu saya thd istri saya selalu membuat bingung…
Ibu saya selalu menganggap istri saya itu bukan seperti istri anak nya..
Yg selalu di puja”adek saya krn selalu memenuhi kebutuhan nya..
Pdhal saya selalu memberikan uang bulanan kepada ibu saya lewat istri saya..
Tapi ketika ada benturan,ibu saya selalu menganggap saya tidak pernah kasih apa”,sedangkan pada saat dia pergi haji itu saya yg bayarin…
Sepertinya dia sudah tidak menganggap saya sebagai anak .
Apakah yg harus saya lakujan thd sikap saya thd ibu saya saya,mohon pencerahan pak trima kasih
[Reply]
Eko Yulianto Reply:
December 21st, 2012 at 13:49
Saat berurusan dengan ibu, tidak ada pilihan bagi kita kecuali; kesabaran tanpa batas. Sejelek apapun sifat ibu kita, dia adalah tetap ibu kita, yang telah melahirkan kita dengan taruhan nyawa. Kembalikan semuanya pada Allah, Allah maha mengetahui dan maha pemberi keadilan pada kita. Pasti semuanya akan mudah saat Allah kita libatkan
[Reply]
January 3rd, 2013 at 23:07
Justru prilaku istri yg menentukan berhasil tdknya ikhtiar suami dlm mencari rezeki, cerita diatas cm buat istri yg ikhlas dan soleha
[Reply]
Tego Reply:
March 11th, 2013 at 19:47
Ini saya setuju. Kadang istri mintanya suka aneh,melebihi kemampuan.meski suami empot2an masih kurang saja. Tapi kalau ditegur malah mikirnya nyakitin istri,mana tanggungjawab suami,dll
[Reply]
January 16th, 2013 at 12:44
assalamualaikum pak eko,,saya mau sharing..
saya sudah 3 thn menikah,,pda saat 2 thn pernikahan kami suami saya berselingkuh,,dan hampir terjadi perceraian di rmh tangga kami,,setelah beliau mengakui kekhilafannya saya fikir keadaan akan kembali normal,,apalagi saya tau selama dia selingkuh perempuan itu byk digelimangin barang2 mahal,,yg saya sendiri pak belum pernah yg nama nya ngerasain bgtu,,bukan saya tidak mau atau pun tdk minta tp saya coba untuk tau diri dan coba mengerti,,dalam rumah tangga saya yg skr saya tdk merasakan ada nya kasih sayang dari seorang suami,,suami saya suka perhitungan sama saya dan suami saya sibuk dgn sosialisasi nya dgn alasan itu utk pekerjaan,,saya ingin terus bertahan dalam pernikahan kami,,tp apa kah bagus klo dalam pernikahan ini saya lbh ngerasa lbh sering menangis dan tidak bahagia,,terimakasih pa
[Reply]
March 10th, 2013 at 08:24
Apa hukumnya bila suami mencari nafkah untuk wanita lain yg ia cintai sedangkan istrinya tahu suaminya mencintai wanita itu. setiap kali berangkat kerja sakit hati sang istri terus berjalan, suami pun tahu tapi tetap melakukannya dengan alasan perempuan itu tidak mencintainya.. Sebagai istri yang solehah apa yang harus diperbuat bila teguran halus sudah dilaksanakan. terima kasih
[Reply]
March 31st, 2013 at 21:13
lsubhanallah…. bahagianya para istri yg turut bekerja dan di harhagi suaminya……..terlebih bila semua keperluanya terpenuhi………
[Reply]
April 6th, 2013 at 13:29
aq menikah bru 1 bln ini, tak sengaja aq mmbuka fb.nya.. saya ga tahu no. pinnya, cma suamiku pernah memakai hp.ku utk fb.an.. lalu saya mmbukanya.. & trnyata suamiku inbox sma sseorang, ktanya pernah suka, d inboxnya kta suamiku jgn lupain aq, I LOVE YOU aq menangis melihatnya ada serasa sakit hti sedikit, sebenarnya saya pengin ngmong tpi takut.. apa itu juga menyakiti istri..
[Reply]
April 27th, 2013 at 19:37
Saya jadi mbrebes mili airmata ini,seaandainya suami saya mau percaya tentang hal yang bapak tulis diatas mungkin hidup saya jadi lebih baik. Terlalu banyak kalo untuk diceritakan dan tidak pernah ada kata maaf diucapkan kpd saya….kepada ALLAH saja saya berserah
[Reply]