Menjadi makelar atau perantara adalah salah satu bisnis yang tidak memerlukan modal uang. Asal kita bisa menjalin relasi dengan baik, semua pasti bisa berjalan dengan lancar.
Bisnis perantara yang banyak mendatangkan uang adalah menjual barang yang nilainya tinggi. Menjadi perantara bidang properti tentu menjadi pilihan untuk hal ini. Bayangkan saja, untuk komisi anggap saja 2%, kemudian bisa menjualkan rumah senilai 200 juta, kita bisa mendapatkan komisi sebesar 4 juta. Lumayan khan? Kita tidak mengeluarkan modal uang tetapi bisa mendapatkan uang. Istilah kerennya, modal dengkul.
Saya pernah bertemu teman yang berprofesi sebagai seorang broker properti. Saat kami bicara tentang bisnis dia nyeletuk,”Kalau ingin kaya, jadilah makelar properti”. Dalam hati, saya mengiyakan hal itu. Seperti yang saya uraikan di atas, perkataan teman saya tadi memang beralasan. Kalau dalam satu bulan anggap saja bisa menjualkan 2 rumah saja, sudah cukup lumayan tuh untuk biaya hidup.
TapiĀ bisnis broker atau perantara bidang apa pun, tidak semudah membalikkan telapak tangan. Memerlukan kemampuan yang bagus untuk bisa menjalin hubungan baik dengan semua orang. Bahkan dengan orang yang baru kenal sekali pun. Tahu sendiri khan bagaimana kesan masyarakat terhadap seorang makelar.
Tapi, bagi yang ingin terjun jadi perantara atau makelar terutama bidang properti, ada baiknya bergabung dulu dengan perusahaan boker properti yang profesional (ERA, RayWhite, dll). Biasanya mereka selalu merekrut marketing baru dengan disertai pembekalan dan pelatihan sebelumnya. Ilmu dan pengetahuan serta pengalaman yang sangat berharga pasti akan bisa kita dapatkan di sini.
Sukses untuk anda…..

June 30th, 2008 at 12:28
Boleh juga dicoba…… siapa tau ada jalan
[Reply]
July 7th, 2008 at 07:58
iya juga ya….
[Reply]
July 15th, 2008 at 09:59
Wau Gimana CAranya join with Property gt ? Setau saya pakai biaya 2-3 jt buat trainingan / pendaftaran
[Reply]
July 15th, 2008 at 11:33
Di Malang sewaktu saya menghadiri seminar gratisnya, cuma dimintai biaya 500rb pak untuk bisa ikut trainingnya ERA dan menjadi marketingnya. Nggak tahu kalau yang lain ya….
Kalau anda bilang 2-3juta mungkin nggak ya? Nggak tahu sih kalau di kota besar (jakarta).
[Reply]
May 20th, 2009 at 03:55
tambah sedikit bila belum disela….
percayalah, pertentangan itu banyak sekali datangnya utkmu ….
karena serba ketidakpastiannya.. serba tidak jelas….dan karuan hidupmu pun menjadi agak sedikit aneh… karena pola dan style yang dilakukan kita para makelar berbeda pada umumnya dibandingkan dengan orang-orang pekerja tetap. sorry mereka berpenghasilan tetap tentu tidak se happy kita…
hehehe..
saran gua nihh…..
setelah adanya proyek yang goal … tabung dan investasikan.
buat budgeting promisi dan biaya hunting dan segalanyalah….
lalu buat usaha yang dapat menghasilkan harian…mingguan, bulanan ..tahunannn…
jadi saat proyek sepi…
income km sudah ada dan saling menutupi…
subsidi silanglah…
tidak bisa semuanya kmu pegang
kita bukan superman…
bagilah…pekerjakan orang untuk mengurusi bisnis anda itu…
dari sanalah anda menjadi besar…
bisa mengurusi bisnis anda sendiri….
dan bisnis andapun diurusi oleh orang lainnn..
menjadi bosss sekarang dari hasil makelarmu….
soory bahasanya agak awut2an, karena mencoba peruntungan untuk bisa mjd article yang ketiga…..
semoga berhasil sajaa…..
soni_karim@yahoo.com
[Reply]
June 13th, 2009 at 23:09
To Sony : Wah, gw salut bgt liat pola pikir lo…
[Reply]
March 13th, 2010 at 01:10
to mas soni : wihhh.. sip mas..
[Reply]