Teman dan kenalan pelaku MLM banyak saya dapat dari ibu saya. Maklum, ibu adalah pelaku bisnis MLM sejati. Sudah banyak perusahaan MLM yang beliau ikuti. Dan bisa dipastikan setiap perusahaan MLM yang dia ikuti, pasti posisi manager cepat dia dapatkan.

Dari ibu saya, dan beberapa teman seperjuangannya, saya bisa melakukan pengamatan dengan sangat mudah. Sebuah pengamatan tentang bagaimana sebenarnya prospek bisnis MLM. Tentang sebuah pertanyaan, bisakah bisnis MLM dipakai untuk hidup? Bisakah bisnis MLM dipakai untuk menghidupi keluarga?

Saya ingin fokuskan pengamatan pada ibu saya. Posisi ibu saya saat ini, aktif di sebuah MLM. Dia menginvestasikan puluhan juta untuk mendaftar sebagai stokis dan membangun kantor khusus. Bisa dibayangkan khan, seperti apa keseriusan ibu saya bisnis MLM?

Sekarang Anda saya ajak beberapa tahun kebelakang
Posisi ibu beberapa tahun lalu juga seperti saat ini. Berjuang habis-habisan di sebuah perusahaan MLM. Saat itu penghasilannya lumayan, bahkan ibu berencana mengambil pensiun dini demi fokus total pada bisnis MLM tersebut. Tapi rencana itu gagal karena sebuah peristiwa yang membuat para downline-nya tidak aktif. Penghasilan terus menurun dan ditinggalkanlah perusahaan MLM tersebut…..

Sejak saat itu ibu membangun jaringan mulai dari nol. Berjuang di bisnis MLM yang baru dengan semangat dan produk yang baru. Di perusahaan yang baru ibu kembali meraih posisi penting dengan panghasilan yang lumayan. Tapi rupanya juga tidak bertahan lama. Sampai ibu bertemu dengan perusahaan MLM yang digeluti saat ini.

Pernah dalam sebuah dialog, saya bertanya pada ibu saya; apakah bisnis MLM bisa dipakai untuk hidup? Jawaban ibu; tergantung siapa yang menjawab. Artinya; kalau yang menjawab adalah orang seperti ibu saya, yang memang pejuang bisnis MLM, pasti akan jawab BISA. Tapi kalau yang menjawab pertanyaan adalah orang yang setengah-setengah saja menjalankan bisnis MLM, pasti menjawab TIDAK BISA.

Masih menurut ibu saya; berjuang di perusahaan bisnis MLM dengan tujuan “untuk hidup” harus banyak faktor yang diperhatikan. Semangat, tim yang solid, produk yang bagus, dan dukungan perusahaan yang bagus, adalah satu kesatuan yang tidak boleh terpisahkan. Semangat dan tim yang solid tanpa dukungan produk yang bagus pasti akan mentah di penawaran. Begitu pula saat semua elemen bagus, tapi penghargaan perusahaan kurang, pasti akan mentah juga buat semangat para downline.

Intinya, menjawab pertanyaan apakah bisnis MLM bisa dipakai untuk hidup? Jawabannya tergantung pada diri kita sendiri, kualitas dan tingkat kebutuhan produk, support perusahaan bisnis MLM, dan semangat juang para downline. 

Semoga artikel ini bermanfaat buat Anda yang ingin menggeluti dunia bisnis MLM. Sukses untuk Anda…..