Saat kita menikah, Allah akan melipat gandakan rejeki kita. Saat kita punya anak, Allah juga akan melipat gandakan lagi rejeki kita. Mengapa bisa terjadi? Karena Allah maha adil, saat Allah menitipkan istri dan anak pada suami, Allah juga akan menambah jatah rejeki agar beban seorang suami tidak berat.

Itu adalah logika rejeki dalam rumah tangga. Lalu bagaimana jika seorang suami menyakiti anak istri? Mungkinkah jatah rejeki yang telah diberikan akan diambil lagi oleh Allah? Berdasarkan pengamatan dan penelitian selama ini dikehidupan sekitar saya, jawaban saya adalah; IYA…..

Saya pernah punya kenalan seorang pemborong kaya raya. Kehidupan dia sungguh jauh dari fikiran banyak orang bahwa dia bisa jatuh terjerembab dalam keterpurukan seperti saat ini. Setelah saya telusuri mengapa dia bisa jatuh bangkrut sampai tak tersisa, ternyata ada sebuah poin yang berhubungan dengan hal diatas. Awal kebangkrutan dia karena; dia selingkuh dengan seorang gadis remaja. Terus bergumul dosa dengan gadis itu hingga akhirnya diketahui oleh istri dan anak-anaknya. Ini masuk kategori menyakiti anak istri khan?

Saya masih ingat betul saat SMA, pernah mendengar keluhan seorang istri mengapa kehidupan keluarganya selalu kurang, padahal penghasilan suaminya sangatlah besar. Mau beli motor sebulan sekali aja bisa tetapi rejeki mereka seakan tidak pernah berwujud (selalu habis). Uang mereka seakan berlalu saja dalam kehidupan keluarganya. Setelah uang datang selalu ada musibah atau kesulitan sehingga uangnya habis tak tersisa. Setelah sekian lama, saya mendengar ternyata sang suami punya simpanan wanita muda. Ini masuk kategori menyakiti anak istri khan?

Kisah seorang suami yang mendzolimi anak istri dan rejekinya akhirnya tidak membawa berkah bukanlah kisah yang asing. Kalau anda mau jeli sebenarnya banyak yang bisa kita ketahui di sekeliling kita. Saat kita memberi yang terbaik pada anak istri kita, pasti Tuhan juga memberi yang terbaik untuk keluarga kita. Saat kita memberi keburukan pada anak istri kita, pasti keburukan pula yang akan kita terima sebagai bentuk peringatan Tuhan pada kita.

Lewat artikel ini, saya ingin mengajak pada saudaraku semua. Ayo kita sayangi anak istri kita. Karena saat kita menyayangi mereka, berarti kita menghargai Tuhan yang telah memberi kepercayaan pada kita untuk menerima titipan anak istri dariNya.

Ingat, seperti apa anak istri kita, apa yang telah kita berikan pada anak istri kita, ADA PERHITUNGANNYA. Saat diakherat kelak kita akan ditanya dan dimintai pertanggung jawaban olehNya. Jangan lupa sedekah ya, dengan manfaat sedekah semoga keluarga kita berkah. Semoga kita semua terhindar dari dosa karena mendzolimi anak istri kita. Amiin…..