Antasari sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan oleh polisi. Indikasi polisi akan menetapkan sebagai tersangka kepada Antasari memang sangat jelas dalam beberapa hari terakhir, beberapa bukti memang mengarah pada Antasari. Dengan hasil ini keraguan saya akan keterlibatan Antasari dan kecurigaan saya bahwa Antasari menjadi korban konspirasi atau rekayasa pihak yang tidak suka pada dia dan KPK menjadi hilang.
Kasus yang menimpa Antasari bagi saya menarik saya angkat karena berkaitan dengan godaan manusia dari dulu hingga sekarang. Ya, godaan abadi bagi manusia (laki-laki) adalah harta, tahta, dan wanita. Ada pepatah, saat kita berada di atas akan semakin keraslah angin yang akan menerpa kita. Tak terkecuali pada Antasari.
Bagi Antasari, tahta sudah dia raih. Siapa sih yang tidak tahu Antasari di Indonesia ini? Gebrakan-gebrakan yang dia buat bersama KPK memuat dia seperti seorang Superman. Antasari dan KPK seakan sudah identik sebagai sebuah perorangan dan lembaga penyelamat bangsa dari rongrongan para koruptor jahat.
Setelah harta dan tahta berhasi diraih, biasanya seorang laki-laki akan dihadapkan pada ujian berikutnya yaitu wanita. Sungguh disayangkan ternyata ujian itu tidak berhasil dilalui oleh Antasari. Dia lengah sehingga jalinan asmara terlarang antara Antasari dan istri siri Burhanudin terjadi. Sampai akhirnya timbullah ide pembunuhan terhadap Burhanudin.
Seandainya Antasari tidak menjalin asmara terlarang pasti kejadian ini tidak sampai terjadi. Mungkin saat ini Antasari masih dianggap sebagai penyelamat bangsa dalam kapasitasnya sebagai ketua KPK. Tapi, saat ini semua telah menjadi bubur, seandainya waktu bisa diulang pasti Antasari tidak akan pernah mau menjalin asmara terlarang itu. Karena jalinan asmara terlarang itulah akhirnya harta dan tahta Antasari menjadi hilang, masyarakat kini mengenal Antasari sebagai seorang pembunuh, bukan lagi Antasari sebagai seorang pahlawan.
Satu pelajaran penting bisa kita petik pada kasus Antasari, kita semua harus bisa menghindari godaan alami yang akan dialami manusia. Godaan harta, tahta, dan wanita adalah satu urutan yang pasti akan dialami oleh semua orang. Saat seseorang sudah memperoleh harta dan tahta, pasti cobaan berikutnya adalah wanita. Dan kebanyakan kejatuhan seorang pria berada di level ini. Jadi, berhati-hatilah pada wanita penggoda yang orientasinya hanya uang belaka. Tidak ada manfaatnya berhubungan dengan wanita seperti ini. Semoga bermanfaat.
Tags: antasari, kpk, pembunuhan antasari

Komentar Anda